Kalau baru pertama datang, baca ini dulu
Situs ini memuat seluruh 6.236 ayat Al-Quran, tetapi tidak semuanya digarap dengan kedalaman yang sama, dan itu ditandai terbuka di tiap halaman ayat.
Ayat yang digarap mendalam ditandai wajik pekat. Di situ setiap pilihan kata disertai alasannya: bukti pemakaian kata yang sama di ayat-ayat lain, kutipan Arab berpasangan transliterasi agar bisa diperiksa ulang, dan renungan implikasinya. Saat ini ada 1623 ayat seperti itu, daftarnya di bawah.
Ayat yang belum digarap mendalam ditandai wajik kosong. Tersedia teks Arab, terjemahan, terjemahan bertahap per jeda bacaan, dan catatan penerapan. Catatan kerja penerjemah juga ditampilkan terbuka demi keterbukaan penuh.
Kedalaman bertambah bertahap, satu ayat pada satu waktu.
Lapisan di tiap halaman ayat
| Lapisan | Isinya |
|---|---|
| Teks Arab dan terjemahan | Ayat utuh beserta terjemahan Indonesianya |
| Terjemahan bertahap | Ayat dipecah per jeda bacaan, tiap penggal berpasangan transliterasi dan artinya |
| Terjemahan per kata | Kata demi kata, pada ayat yang sudah disiapkan sampai tingkat ini |
| Penjelasan pilihan kata | Alasan tiap keputusan terjemahan, dengan buktinya |
| Tafsiran | Pembacaan ayat secara utuh setelah bukti dipaparkan |
| Implikasi | Renungan dan hikmah, tanpa menutup simpulan pembaca |
1623 ayat yang sudah digarap mendalam
Al-Fatihah (7 ayat)
- 1:1: Ayat pembuka ini menyandingkan dua kata yang berasal dari akar yang sama, namun…
- 1:2: Ayat ini menyatakan pujian bukan sebagai tindakan yang menunggu kebaikan…
- 1:3: Pengulangan “Ar-Rahman, Sang Pengasih” persis setelah “Tuhan seisi alam” di…
- 1:4: Rangkaian tiga sebutan sejak 1:2 sampai ayat ini bergerak mengikuti sebuah…
- 1:5: Ayat ini adalah inti dari seluruh surah, dan letaknya bukan kebetulan.
- 1:6: Permohonan petunjuk di ayat ini bukan permohonan sekali jadi.
- 1:7: Ayat penutup ini merampungkan seluruh surah dengan cara yang sekaligus…
Al-Baqarah (258 ayat)
- 2:1: Al-Qur’an membuka surah terpanjangnya dengan tiga huruf yang tidak membentuk…
- 2:2: Ada sesuatu yang tampak berputar dalam ayat ini.
- 2:3: Tiga ciri yang disebut di ayat ini tersusun dalam urutan yang bukan kebetulan:…
- 2:4: Pembedaan dua kata untuk keyakinan di ayat ini menyimpan sesuatu yang layak…
- 2:5: Kata terakhir dalam rangkaian pembuka surah ini menyimpan gambaran yang mudah…
- 2:6: Pernyataan bahwa peringatan tidak akan mengubah apa pun terdengar seperti…
- 2:7: Susunan ayat ini menyimpan sesuatu yang mudah terlewat kalau dibaca…
- 2:8: Pergeseran jumlah dalam ayat ini menggambarkan sesuatu yang bisa dikenali dalam…
- 2:9: Ada ironi yang tersusun rapi dalam ayat ini, dan ia terletak pada tata…
- 2:10: Pernyataan bahwa penyakit hati justru ditambah bisa terdengar seperti…
- 2:11: Yang digambarkan ayat ini bukan orang yang berbohong tentang perbuatannya,…
- 2:12: Bantahan di ayat ini tidak menyerang perbuatan mereka, melainkan sebutan yang…
- 2:13: Jawaban mereka disusun dengan mengulang persis kalimat yang ditujukan kepada…
- 2:14: Yang paling mengganggu dari ayat ini bukan isi kedua pernyataannya, melainkan…
- 2:15: Untuk kedua kalinya dalam rangkaian ini, jawaban yang diberikan memakai kata…
- 2:16: Bahasa perdagangan yang dipakai ayat ini mengubah seluruh cara memandang apa…
- 2:17: Yang dilenyapkan dalam perumpamaan ini bukan apinya, melainkan cahayanya, dan…
- 2:18: Tiga kata yang menutup perumpamaan ini disebutkan tanpa kata kerja apa pun.
- 2:19: Perumpamaan ini disambungkan dengan kata “atau”, bukan menggantikan perumpamaan…
- 2:20: Gambaran yang paling hidup dari ayat ini adalah langkah yang mengikuti kedipan…
- 2:21: Dua puluh ayat pertama surah ini menggambarkan tiga golongan tanpa menyapa…
- 2:22: Susunan ayat ini menyerupai sebuah alasan yang disampaikan sebelum permintaan.
- 2:23: Yang paling mencolok dari ayat ini bukan isi tantangannya, melainkan bahwa…
- 2:24: Yang paling berani dari ayat ini terletak pada beberapa kata di awalnya.
- 2:25: Dua ayat yang berdampingan ini bertumpu pada gagasan yang sama dan memakainya…
- 2:26: Keberatan yang dijawab ayat ini bukan keberatan terhadap isi, melainkan…
- 2:27: Kata yang dipakai untuk membatalkan perjanjian di sini bukan kata untuk…
- 2:28: Bentuk pertanyaannya sudah menentukan nada seluruh ayat.
- 2:29: Yang paling mudah terlewat dari ayat ini adalah urutan katanya.
- 2:30: Kata yang dipakai untuk kedudukan ini bukan kata untuk penguasa atau pemilik.
- 2:31: Jawaban atas keberatan di ayat sebelumnya tidak diberikan dalam bentuk…
- 2:32: Ayat ini jawaban, bukan pembelaan.
- 2:33: Ayat ini menutup rangkaian 2:30-33 dengan cara yang sekaligus sederhana dan…
- 2:34: Ayat ini adalah adegan pertama dalam Al-Quran yang menampilkan pembangkangan,…
- 2:35: Ayat ini melukiskan keadaan ideal sebelum ujian: satu larangan, selebihnya…
- 2:36: Ayat ini adalah momen yang mengubah segalanya: dari taman ke bumi, dari…
- 2:37: Ayat ini adalah titik balik dari seluruh rangkaian 2:30-37.
- 2:38: Ayat ini adalah jawaban sebelum ujian.
- 2:39: Ayat ini adalah pasangan dari 2:38, dan ia diletakkan tepat setelahnya tanpa…
- 2:40: Ayat ini membuka bagian baru surah 2: sapaan langsung kepada Bani Israil.
- 2:41: Ayat ini salah satu pernyataan paling padat dalam Al-Quran tentang hubungan…
- 2:42: Dua larangan dalam ayat ini, mencampuradukkan dan menyembunyikan, adalah dua…
- 2:43: Tiga perintah dalam ayat ini, salat, zakat, rukuk bersama, membentuk satu…
- 2:44: Ayat ini adalah salah satu diagnosis paling tajam dalam Al-Quran tentang…
- 2:45: Ayat ini adalah kunci untuk memahami seluruh rangkaian perintah di 2:40-44.
- 2:46: Ayat ini adalah penjelasan dari 2:45, siapa sebenarnya ‘al-khaasyi’iin’ itu?
- 2:47: Ayat ini menandai dua gelombang dalam struktur surah Al-Baqarah.
- 2:48: Ayat ini diletakkan tepat setelah 2:47, dan kontrasnya sengaja dibuat setajam…
- 2:49: Ayat ini memulai narasi sejarah terpanjang dalam surah Al-Baqarah, dan ia…
- 2:50: Di 2:49, Bani Israil diselamatkan dari Firaun.
- 2:51: Episode anak sapi emas adalah salah satu kisah paling memalukan dalam sejarah…
- 2:52: Enam kata.
- 2:53: Ayat ini menutup satu siklus penuh dalam narasi Bani Israil: pelanggaran (2:51)…
- 2:54: Ayat ini adalah salah satu bagian paling keras dan paling sulit dalam Al-Quran.
- 2:55: Ayat ini adalah titik paling ekstrem dari pola yang sudah berulang sepanjang…
- 2:56: Dua ayat berturut-turut (2:52 dan 2:56) ditutup dengan kalimat yang sama:…
- 2:57: Tiga lapis pemeliharaan, naungan, makanan, kebebasan memilih, dan satu…
- 2:58: Strukturnya paralel dengan 2:35, seperti Adam disuruh tinggal di taman dengan…
- 2:59: Satu kata.
- 2:60: Ayat ini adalah puncak dari pemeliharaan Allah di padang pasir: setelah naungan…
- 2:61: Ayat ini adalah titik nadir dalam narasi Bani Israil.
- 2:62: Ayat ini adalah deklarasi universal di tengah narasi yang sangat partikular…
- 2:63: Gunung yang diangkat di atas kepala adalah gambaran paling dramatis dari…
- 2:64: Ayat ini menempatkan dua hal yang biasanya dipisahkan ke dalam satu tarikan…
- 2:65: Ayat ini bekerja dengan cara yang tidak biasa: ia menyebut sebuah peristiwa…
- 2:66: Ayat ini menjelaskan fungsi dari hukuman di 2:65: bukan sekadar balasan, tapi…
- 2:67: Dialog sapi betina (2:67-71) adalah kisah yang memberi nama pada seluruh surah.
- 2:68: Ini dialog yang menunjukkan bagaimana manusia mempersulit diri sendiri.
- 2:69: Pertanyaan kedua: warna.
- 2:70: Pertanyaan ketiga disertai “insya Allah”, tapi konteksnya adalah penundaan,…
- 2:71: Kisah sapi betina mengajarkan bahwa ketaatan sederhana lebih baik dari ketaatan…
- 2:72: Kisah pembunuhan dan sapi betina adalah satu rangkaian: perintah menyembelih…
- 2:73: Ayat ini menyambung langsung dari 2:72, tempat pembunuhan yang disembunyikan…
- 2:74: Ayat ini teguran yang dibangun dari sebuah kontras yang tak terduga.
- 2:75: Ayat ini jeda argumentatif di tengah kisah tentang Bani Israil, sebuah…
- 2:76: Ayat ini memberi wajah konkret pada pengubahan yang baru saja dituduhkan di…
- 2:77: Ayat ini jawaban langsung atas percakapan yang baru saja dibongkar di 2:76.
- 2:78: Ayat ini memperkenalkan kegagalan berjenis lain dari yang baru dibahas.
- 2:79: Ayat ini menutup rangkaian yang dimulai dari 2:75 dengan bentuk kegagalan yang…
- 2:80: Ayat ini memperkenalkan bentuk kesalahan yang berbeda lagi dari yang baru…
- 2:81: Ayat ini vonis yang menuntaskan pertanyaan retoris di 2:80.
- 2:82: Ayat ini separuh kedua dari sepasang vonis yang dimulai di 2:81, dan susunannya…
- 2:83: Ayat ini jawaban penuh atas pertanyaan yang digantung di 2:80.
- 2:84: Ayat ini menautkan perjanjian dengan Bani Israil kembali ke titik paling awal…
- 2:85: Ayat ini menutup rangkaian yang dibuka di 2:83-84 dengan mengonfirmasi apa yang…
- 2:86: Ayat ini kalimat penutup bagi seluruh rangkaian panjang sejak 2:74.
- 2:87: Ayat ini mengubah cakupan pembicaraan.
- 2:88: Ayat ini menaruh ucapan kelompok yang baru saja dituduh menolak dan membunuh…
- 2:89: Ayat ini membangun sebuah ironi yang bertingkat.
- 2:90: Ayat ini membingkai penolakan mereka sebagai sebuah transaksi yang merugi,…
- 2:91: Ayat ini menyingkap sebuah pengakuan iman yang ternyata bersyarat dan berbatas.
- 2:92: Ayat ini bukan informasi baru tentang kisah anak sapi, sebab pasal ini sudah…
- 2:93: Ayat ini membangun ironinya lewat kesamaan bingkai, bukan lewat detail baru.
- 2:94: Ayat ini bekerja sebagai jebakan logis, bukan sekadar celaan.
- 2:95: Ayat ini adalah jawaban yang sudah dipastikan sebelum diuji, bukan hasil…
- 2:96: Ayat ini menjawab pertanyaan yang tersisa dari tantangan sebelumnya.
- 2:97: Ayat ini merespons sebuah keberatan yang tersirat dari struktur pertanyaannya…
- 2:98: Ayat ini menuntaskan argumen yang dibangun 2:97: jika memusuhi Jibril sama…
- 2:99: Ayat ini membalik beban argumen dari kejelasan tanda menjadi karakter…
- 2:100: Ayat ini justru membentuk satu pasangan yang disengaja dengan 2:101: kata kerja…
- 2:101: Ayat ini justru menegaskan bahwa penolakan terhadap kebenaran tidak selalu…
- 2:102: Ayat ini justru membangun struktur pembelaan sebelum tuduhan: Sulaiman…
- 2:103: Ayat ini justru berfungsi sebagai penutup kisah sihir dengan kontras tajam…
- 2:104: Ayat ini menandai giliran alamat.
- 2:105: Ayat ini menyingkap bahwa penolakan terhadap wahyu bukan soal identitas…
- 2:106: Ayat ini menjawab sebuah keberatan yang bisa muncul begitu wahyu tampak…
- 2:107: Ayat ini pasangan retoris dari 2:106, membuka dengan pertanyaan yang sama…
- 2:108: Ayat ini berbalik arah dari dua ayat sebelumnya.
- 2:109: Ayat ini menyingkap sebuah pengakuan yang jarang dinyatakan seterbuka ini,…
- 2:110: Ayat ini berpindah dari rangkaian peringatan sebelumnya, tentang penukaran…
- 2:111: Ayat ini menampilkan klaim eksklusivitas taman dari dua kelompok berbeda…
- 2:112: Ayat ini jawaban langsung atas klaim 2:111, dan balaa yang membukanya tidak…
- 2:113: Ayat ini melanjutkan tema dua ayat sebelumnya, klaim eksklusivitas dibantah…
- 2:114: Ayat ini menuduh sebuah kejahatan yang menyandingkan dua tindakan sekaligus,…
- 2:115: Ayat ini menjawab kekhawatiran yang mungkin tersisa dari 2:114, jika ada yang…
- 2:116: Ayat ini menjawab klaim dengan dua langkah, deklarasi ketransendenan langsung,…
- 2:117: Ayat ini menjawab klaim di ayat sebelumnya bukan lewat sanggahan langsung…
- 2:118: Ayat ini mengulang pola yang baru saja ditegakkan di 2:113, memakai susunan…
- 2:119: Ayat ini menutup rangkaian panjang tentang tuntutan-tuntutan berlebihan yang…
- 2:120: Ayat ini menegaskan batas yang berbeda dari ayat sebelumnya.
- 2:121: Ayat ini menetapkan standar bagi pembacaan kitab suci yang berujung pada…
- 2:122: Ayat ini mengulang persis seruan yang sudah muncul di 2:47, tapi berdiri dalam…
- 2:123: Ayat ini menyusul 2:122 persis seperti 2:48 menyusul 2:47, membentuk pola yang…
- 2:124: Ayat ini membuka narasi baru dalam surah ini, tapi fungsinya menyambung…
- 2:125: Ayat ini menyusul langsung 2:124, yang menyebut janji Allah kepada Ibrahim…
- 2:126: Doa Ibrahim ini melengkapi apa yang sudah ditetapkan di 2:125.
- 2:127: Doa yang menyertai pembangunan fisik Rumah ini menunjukkan bahwa tindakan…
- 2:128: Doa ini melanjutkan langsung doa pendek di 2:127, memperluas dari permohonan…
- 2:129: Doa ini menutup rangkaian doa Ibrahim dan Ismail dengan permohonan yang…
- 2:130: Ayat ini menutup rangkaian narasi Ibrahim dengan pertanyaan retoris yang…
- 2:131: Ayat ini menghadirkan momen sumber bagi konsep berserah diri yang sudah dirujuk…
- 2:132: Wasiat ini menyingkap bahwa status berserah diri yang baru diucapkan Ibrahim…
- 2:133: Ayat ini melengkapi rantai tiga generasi yang dibangun sejak 2:131.
- 2:134: Ayat ini menutup rangkaian panjang tentang Ibrahim dan keturunannya dengan…
- 2:135: Ayat ini menampilkan klaim yang sudah dijawab secara prinsipil di 2:120,…
- 2:136: Ayat ini menyusun sebuah pengakuan iman yang menyeluruh, tidak membeda-bedakan…
- 2:137: Ayat ini menawarkan ukuran yang jelas bagi petunjuk, bukan kesamaan afiliasi…
- 2:138: Ayat ini melanjutkan struktur kalimat yang sama dari 2:135, menyambungkan…
- 2:139: Pertanyaan ini membongkar dasar perdebatan itu sendiri.
- 2:140: Argumen ini membalikkan klaim kepemilikan eksklusif atas para leluhur bersama.
- 2:141: Pengulangan persis ayat ini menutup rangkaian argumen yang lebih panjang, 2:135…
- 2:142: Ayat ini membuka rangkaian baru dalam surah, sesudah rangkaian panjang tentang…
- 2:143: Ayat ini berdiri di antara pertanyaan yang diajukan penentang di 2:142, tentang…
- 2:144: Ayat ini adalah perintah yang ditunggu sejak 2:142 mempertanyakan perubahan…
- 2:145: Ayat ini melanjutkan penegasan arah baru dari 2:144 dengan mengantisipasi…
- 2:146: Ayat ini menegaskan bahwa pengenalan terhadap kebenaran yang dibawa lewat Kitab…
- 2:147: Ayat ini menutup rangkaian panjang tentang kiblat yang dimulai sejak 2:142,…
- 2:148: Ayat ini melengkapi argumen tentang kiblat dengan sebuah prinsip yang lebih…
- 2:149: Ayat ini adalah pengulangan pertama dari perintah menghadap Masjidilharam yang…
- 2:150: Ayat ini menutup rangkaian tiga ayat yang mengulang perintah menghadap…
- 2:151: Ayat ini menyatakan bahwa doa Ibrahim di 2:129, memohon diutusnya seorang rasul…
- 2:152: Ayat ini menutup rangkaian panjang tentang kiblat dan pengutusan rasul, dari…
- 2:153: Ayat ini membuka bagian baru sesudah rangkaian panjang tentang kiblat dan…
- 2:154: Ayat ini adalah contoh pertama dari ujian yang disiapkan sarana menghadapinya…
- 2:155: Ayat ini melanjutkan tema kesabaran dari 2:153 dan 2:154 dengan menjelaskan…
- 2:156: Ayat ini menjelaskan siapa yang dimaksud dengan orang-orang sabar yang disebut…
- 2:157: Ayat ini menutup kalimat panjang yang terbentang sejak akhir 2:155: mereka yang…
- 2:158: Ayat ini menjawab kemungkinan keraguan tentang Safa dan Marwah dengan cara…
- 2:159: Ayat ini membuka pasal baru dalam Surah Al-Baqarah; ayat sebelumnya (2:158)…
- 2:160: Ayat ini adalah jalan keluar yang dijanjikan bagi kutukan yang disebut di…
- 2:161: Ayat ini menutup keterangan tentang siapa yang tidak tercakup pengecualian di…
- 2:162: Ayat ini adalah penutup dari rangkaian empat ayat yang dimulai di 2:159;…
- 2:163: Ayat ini adalah pergantian topik yang tegas dari empat ayat sebelumnya.
- 2:164: Ayat ini melanjutkan langsung dari 2:163: sesudah menetapkan keesaan Tuhan…
- 2:165: Ayat ini melanjutkan pasal tauhid yang dibuka di 2:163 dan dijelaskan alasannya…
- 2:166: Ayat ini melanjutkan langsung dari 2:165 lewat kata pembuka (إِذْ, idz) yang…
- 2:167: Ayat ini adalah cermin terbalik dari ayat sebelumnya.
- 2:168: Ayat ini menutup rangkaian panjang tentang mengikuti secara membabi buta yang…
- 2:169: Ayat ini bukan topik baru, melainkan penjelasan langsung dari penutup ayat…
- 2:170: Ayat ini menghidupkan kembali tema mengikuti setelah satu ayat jeda.
- 2:171: Ayat ini melanjutkan tema yang baru saja disinggung ayat sebelumnya.
- 2:172: Ayat ini melengkapi apa yang sudah disampaikan 2:168 dengan lapisan yang lebih…
- 2:173: Ayat ini adalah pelaksanaan konkret dari dasar yang sudah dibangun ayat…
- 2:174: Ayat ini menutup rangkaian panjang yang dimulai di 2:159 dengan menggemakan…
- 2:175: Ayat ini menyambung langsung dari ayat sebelumnya lewat kata ganti “mereka…
- 2:176: Ayat ini adalah kesimpulan sesungguhnya dari seluruh rangkaian panjang yang…
- 2:177: Ayat ini adalah jawaban yang jauh lebih dalam terhadap perdebatan arah kiblat…
- 2:178: Ayat ini membuka rangkaian kewajiban besar yang ditandai formula “diwajibkan…
- 2:179: Ayat ini adalah penutup yang menjelaskan tujuan dari ayat sebelumnya tentang…
- 2:180: Ayat ini adalah kewajiban besar kedua yang ditandai formula “diwajibkan atas…
- 2:181: Ayat ini menutup pasal wasiat dengan menegaskan prinsip pertanggungjawaban yang…
- 2:182: Ayat ini memberi ruang intervensi bagi pihak ketiga yang melihat potensi…
- 2:183: Ayat ini menempatkan kewajiban puasa dalam kesinambungan sejarah, bukan praktik…
- 2:184: Ayat ini menetapkan fleksibilitas nyata dalam kewajiban puasa, sakit dan…
- 2:185: Ayat ini melakukan sesuatu yang jarang: ia menyebutkan kewajiban sekaligus…
- 2:186: Ayat ini menjawab pertanyaan tersirat tentang jarak antara manusia dan Allah…
- 2:187: Ayat ini melengkapi rincian hukum puasa dengan mengizinkan hubungan suami-istri…
- 2:188: Ayat ini memperluas larangan memakan harta secara batil ke ranah yang lebih…
- 2:189: Jawaban tentang fungsi bulan sabit, penanda waktu, diikuti langsung oleh…
- 2:190: Ayat ini menetapkan perang sebagai respons defensif dengan batas yang jelas,…
- 2:191: Ayat ini melanjutkan kerangka defensif 2:190 dengan rincian taktis, pembalasan…
- 2:192: Ayat ini menutup pintu pembalasan berkelanjutan, begitu permusuhan dihentikan…
- 2:193: Ayat ini menegaskan bahwa tujuan akhir dari perintah berperang bukan penaklukan…
- 2:194: Ayat ini menerapkan prinsip kisas, balasan setimpal, bukan hanya pada kasus…
- 2:195: Ayat ini menyusul rangkaian instruksi perang dengan pengingat berimbang,…
- 2:196: Ayat ini merinci pelaksanaan haji dan umrah dengan mekanisme fleksibel bagi…
- 2:197: Ayat ini membuka jenjang baru sesudah 2:196 menuntaskan ketentuan tebusan haji.
- 2:198: Ayat ini membuka dua langkah gerak yang berurutan di dalam rangkaian haji,…
- 2:199: Ayat ini memasang satu giliran tambahan sesudah giliran yang di 2:198 sudah…
- 2:200: Ayat ini menutup rangkaian ketentuan yang berjalan sejak 2:196 dengan menandai…
- 2:201: Ayat ini meletakkan satu ucapan berdampingan dengan ucapan lain, lalu…
- 2:202: Ayat ini tidak mengabulkan salah satu dari dua doa yang dikutip 2:200 dan…
- 2:203: Ayat ini menutup tiga perintah mengingat yang berderet sejak 2:198, dan hanya…
- 2:204: Ayat ini menyusun satu potret dalam tiga langkah, dan tiap langkah hanya dapat…
- 2:205: Ayat ini paruh kedua dari potret yang dibuka 2:204, dan geraknya menandai apa…
- 2:206: Ayat ini menutup gambaran satu orang yang dibuka 2:204 dan dilanjutkan 2:205,…
- 2:207: Ayat ini menutup satu rangkaian dengan cara mengulang pembukaannya.
- 2:208: Ayat ini berdiri di tengah rangkaian ketentuan haji yang teknis, dan justru di…
- 2:209: Ayat ini paruh kedua sebuah pengandaian yang paruh pertamanya lewat di 2:208,…
- 2:210: Ayat ini tidak memenuhi sebuah tuntutan dan tidak juga menolaknya; ia…
- 2:211: Ayat ini duduk di tengah rangkaian yang seluruhnya berputar pada satu…
- 2:212: Ayat ini tidak menyalahkan siapa pun yang secara khusus membuat kehidupan dunia…
- 2:213: Ayat ini menyusun satu urutan yang berhenti di tempat tak terduga.
- 2:214: Ayat ini tidak membantah dugaan yang disapanya.
- 2:215: Ayat ini menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya dengan menggeser sumbunya.
- 2:216: Ayat ini berdiri sebagai satu-satunya dari empat kewajiban yang memakai rumus…
- 2:217: Ayat ini menjawab pertanyaan dengan cara yang jarang dipakai: ia mengakui dulu…
- 2:218: Ayat ini menyusun dua kelompok yang terpisah, bukan satu daftar tiga tindakan…
- 2:219: Ayat ini menjawab dua pertanyaan yang berurutan dengan cara berpikir yang sama:…
- 2:220: Ayat ini menyusun kekhawatiran dan jawabannya dalam urutan yang tidak biasa.
- 2:221: Ayat ini menyusun dua larangan yang sejajar sempurna, satu untuk perempuan…
- 2:222: Ayat ini menjawab pertanyaan dengan mengakui adanya gangguan, lalu segera…
- 2:223: Perumpamaan yang dipakai ayat ini bukan gambar baru bagi surah ini.
- 2:224: Ayat ini tidak melarang bersumpah demi Allah; ia melarang menjadikan sumpah itu…
- 2:225: Ayat ini berbagi pembuka yang sama persis dengan 5:89, lalu berpisah arah tepat…
- 2:226: Ayat ini melanjutkan rangkaian tentang sumpah dari 2:224 dan 2:225, tapi…
- 2:227: Ayat ini adalah paruh kedua dari sebuah pilihan yang dibuka 2:226.
- 2:228: Ayat ini menyambung tema penantian yang dibuka 2:226, kini dari sisi perempuan.
- 2:229: Ayat ini menetapkan sebuah bilangan pada apa yang sebelumnya hanya disebut…
- 2:230: Ayat ini melanjutkan hitungan yang ditetapkan 2:229, menandai apa yang terjadi…
- 2:231: Ayat ini menyambung tema penantian yang sudah dibahas di beberapa ayat…
- 2:232: Jarang sebuah rangkaian mengulang kalimat pembukanya persis sama pada ayat…
- 2:233: Ayat ini menetapkan sebuah masa penuh bagi penyusuan, tapi segera membuka ruang…
- 2:234: Ayat ini dan 2:240 berbagi pembuka yang sama persis, lalu menyusun ketentuan…
- 2:235: Ayat ini membuka ruang bagi isyarat tidak langsung, berbeda dari pernyataan…
- 2:236: Ayat ini melengkapi ketentuan tentang perceraian dengan keadaan yang belum…
- 2:237: Ayat ini melanjutkan pasangannya di 2:236 dengan cabang berbeda dari persoalan…
- 2:238: Ayat ini menyisipkan perintah menjaga salat di tengah rangkaian panjang…
- 2:239: Ayat ini menyisipkan keadaan darurat di tengah rangkaian ayat tentang salat,…
- 2:240: Ayat ini berbagi pembuka yang identik dengan 2:234 di surah yang sama, keduanya…
- 2:241: Ayat ini menutup rangkaian panjang tentang perceraian dengan kata yang sama…
- 2:242: Ayat ini menutup rangkaian panjang tentang perceraian dengan sebuah pernyataan…
- 2:243: Ayat ini menceritakan sebuah peristiwa tanpa merinci siapa, kapan, atau di…
- 2:244: Ayat ini mengulang rumus perintah berperang di jalan Allah yang sudah muncul di…
- 2:245: Ayat ini memakai rumus tanya retoris yang sama dipakai di tempat lain untuk…
- 2:246: Ayat ini menceritakan sebuah permintaan yang diajukan dengan penuh keyakinan,…
- 2:247: Ayat ini menjawab permintaan raja yang diajukan kaum itu sendiri di 2:246, tapi…
- 2:248: Ayat ini melanjutkan kisah pengangkatan Thalut dengan sebuah tanda konkret yang…
- 2:249: Ayat ini menghadirkan sebuah ujian sebelum pertempuran sesungguhnya dimulai,…
- 2:250: Ayat ini menempatkan sebuah doa singkat tepat di titik paling genting, ketika…
- 2:251: Ayat ini menuntaskan kisah panjang tentang Thalut dengan kemenangan yang…
- 2:252: Ayat ini berfungsi sebagai jeda yang menutup rangkaian panjang kisah Thalut,…
- 2:253: Ayat ini menyusun sebuah daftar perbedaan di antara para rasul, sebuah…
- 2:254: Ayat ini mengajak berinfak dengan menyebut batas waktu yang tegas, sebelum…
- 2:255: Ayat ini menyusun rangkaian pernyataan tentang Allah tanpa kalimat perintah…
- 2:256: Ayat ini menegaskan ketiadaan paksaan dalam urusan keyakinan sebagai pernyataan…
- 2:257: Ayat ini menyusun dua sisi yang bercermin satu terhadap yang lain, dan yang…
- 2:258: Perdebatan dalam ayat ini bergerak dalam dua langkah yang berbeda mutunya.
Ali ‘Imran (5 ayat)
- 3:6: Ayat ini menegaskan kekuasaan Allah dalam membentuk manusia di dalam rahim…
- 3:77: Ayat ini mengecam mereka yang mengorbankan janji dan sumpah kepada Allah demi…
- 3:131: Ayat ini menyeru agar menjaga diri dari api yang telah disediakan bagi…
- 3:133: Ayat ini menyerukan agar bersegera menuju ampunan dan taman yang amat luas,…
- 3:187: Ayat ini mengecam pengkhianatan perjanjian menjaga Kitab: kebenaran yang…
An-Nisa’ (7 ayat)
- 4:11: Ayat ini merinci hukum waris terperinci bagi anak dan orang tua sebagai…
- 4:46: Ayat ini mengecam sebagian orang yang memutarbalikkan kata-kata dan…
- 4:48: Ayat ini menempatkan mempersekutukan Allah pada kedudukan yang berbeda dari…
- 4:49: Ayat ini menegur sebuah kebiasaan yang mudah luput dari perhatian, mengklaim…
- 4:82: Ayat ini adalah salah satu tempat paling tidak biasa di dalam Al-Qur’an, sebab…
- 4:116: Pengulangan persis kata demi kata dari 4:48 ke ayat ini bukan kelalaian atau…
- 4:135: Ayat ini menuntut keadilan mutlak dalam bersaksi, bahkan ketika kesaksian itu…
Al-Ma’idah (12 ayat)
- 5:13: Ayat ini menjelaskan konsekuensi pelanggaran perjanjian, yaitu hati yang…
- 5:33: Ayat ini sering dipahami sebagai penetapan hukuman pidana yang harus dijalankan…
- 5:38: Setelah tiga ayat berturut-turut (5:33, 5:36, 5:37) yang seluruhnya berbentuk…
- 5:41: Ayat ini menghibur Rasul menghadapi dua kelompok yang berbeda namun sama-sama…
- 5:44: Ayat ini menempatkan Taurat sebagai otoritas hukum yang sah, digunakan bukan…
- 5:61: Ayat ini dibangun untuk menutup satu demi satu jalan keluar yang mungkin dicari…
- 5:62: Ayat ini adalah titik paling konkret dari pola yang sudah terlihat dua kali…
- 5:63: Ayat ini mengarahkan kecaman ke sumber yang lebih dalam daripada pelaku…
- 5:64: Ayat ini membantah tuduhan yang menempatkan Allah sebagai pelit atau terbatas…
- 5:72: Ayat ini membangun bantahannya dengan cara yang tidak biasa.
- 5:73: Ayat ini menyasar klaim yang berbeda dari ayat sebelumnya, bukan tentang…
- 5:74: Sesudah dua ayat paling berat dalam rangkaian ini, yang datang bukan sebuah…
Al-An’am (6 ayat)
- 6:35: Ayat ini dibuka dengan mengakui perasaan, dan pengakuan itu yang paling patut…
- 6:38: Ayat ini memperluas cakupan kekuasaan dan pengetahuan Allah hingga meliputi…
- 6:114: Ayat ini dibangun sebagai pertanyaan yang tidak mengharapkan jawaban, dan…
- 6:116: Ayat ini memperingatkan bahwa mengikuti mayoritas bukan jaminan kebenaran,…
- 6:141: Ayat ini menunjukkan keragaman ciptaan tumbuhan sebagai bukti kekuasaan Allah,…
- 6:165: Ayat penutup Surah Al-An’am ini merangkum tujuan kekhalifahan manusia di bumi:…
Al-A’raf (4 ayat)
- 7:33: Ayat ini merangkum satu daftar tunggal yang diharamkan Tuhan: kekejian…
- 7:57: Ayat ini menyusun sebuah pembuktian tanpa pernah menyebut dirinya sedang…
- 7:69: Ayat ini mengingatkan kaum Ad akan nikmat historis yang mereka terima, yaitu…
- 7:74: Ayat ini menutup seruan Saleh kepada kaum Tsamud dengan mengingatkan kejayaan…
At-Tawbah (1 ayat)
- 9:128: Empat sifat yang disebutkan, yaitu berat merasakan penderitaan umat,…
Yunus (4 ayat)
- 10:14: Status pengganti generasi terdahulu membawa fungsi ujian, yaitu untuk Kami…
- 10:36: Ayat ini memisahkan dua hal yang dalam percakapan sehari-hari selalu diletakkan…
- 10:38: Tantangan mendatangkan satu surah semisal ini menjadikan pembuktian bersifat…
- 10:73: Penyelamatan disertai status generasi penerus menegaskan pola berulang di surah…
Hud (2 ayat)
- 11:1: Dua tahap penyusunan Kitab disebutkan berurutan, yaitu dikukuhkan lalu…
- 11:13: Tantangan sepuluh surah ini lebih berat dari tantangan satu surah di 10:38:…
Yusuf (2 ayat)
- 12:6: Ayat ini menutup adegan pembuka dengan menempatkan Yusuf dalam rantai pewarisan…
- 12:76: Ayat ini menyingkap logika di balik seluruh rencana cawan, dan menyingkapnya…
An-Nahl (3 ayat)
- 16:43: Ayat ini menegaskan pola pengutusan rasul selalu berupa manusia yang menerima…
- 16:88: Ayat ini menjelaskan mengapa sebagian mendapat azab di atas azab, bukan sekadar…
- 16:89: Ayat ini menyatukan tema saksi dengan tema Kitab sebagai penjelasan menyeluruh:…
Al-Isra’ (6 ayat)
- 17:36: Ayat ini melarang mengikuti sesuatu tanpa dasar pengetahuan yang jelas,…
- 17:82: Ayat ini menyingkap efek ganda dari wahyu yang sama, bukan karena isinya…
- 17:88: Ayat ini menyajikan tantangan terbuka dengan skala paling ekstrem, bukan hanya…
- 17:89: Ayat ini menegaskan kembali paradoks yang sudah muncul di 17:41: penjelasan…
- 17:106: Ayat ini menjelaskan metode penurunan wahyu: bertahap, bukan sekaligus, sebuah…
- 17:110: Ayat ini menegaskan fleksibilitas dalam menyeru Allah dengan nama mana pun dari…
Al-Kahf (3 ayat)
- 18:48: Ayat ini menggambarkan momen konfrontasi langsung: mereka yang dulu meragukan…
- 18:54: Ayat ini menyimpulkan pola paradoks yang sudah dibahas berulang: penjelasan…
- 18:109: Ayat ini menyatakan ketakterhinggaan dengan cara yang bisa dibayangkan, dan…
Maryam (2 ayat)
- 19:93: Ayat ini menutup penolakan gagasan anak dengan menegaskan status universal…
- 19:95: Kesendirian yang tadinya digambarkan sebagai nasib khusus sosok yang sombong…
Taha (1 ayat)
- 20:5: Ayat ini menegaskan kedudukan Ar-Rahman di atas Arasy sebagai pernyataan…
Al-Anbiya’ (5 ayat)
- 21:7: Ayat ini menjawab langsung keheranan tentang kemanusiaan para rasul (21:3),…
- 21:24: Tuntutan bukti ini menutup argumen tauhid yang dibangun sepanjang ayat-ayat…
- 21:42: Pertanyaan retoris ini bekerja justru karena kejanggalannya: biasanya orang…
- 21:107: Ayat ini adalah salah satu yang terpendek di dalam surahnya, dan pernyataannya…
- 21:108: Ayat ini menutup dengan pertanyaan langsung, bukan pernyataan, mengundang…
Al-Hajj (1 ayat)
- 22:73: Perumpamaan lalat ini adalah salah satu argumen paling tajam di dalam Al-Qur’an…
Al-Mu’minun (1 ayat)
- 23:17: Ayat ini beralih dari penciptaan manusia ke penciptaan yang lebih luas di atas…
Al-Furqan (6 ayat)
- 25:26: Ayat ini menyingkap sesuatu tentang kekuasaan dengan cara menyisipkan satu kata…
- 25:30: Ayat ini merekam sebuah keluhan yang jujur dan personal, bukan pengaduan…
- 25:33: Ayat ini menutup rangkaian keberatan-keberatan sebelumnya dengan sebuah jaminan…
- 25:48: Ayat ini mengulang gambaran yang sudah dipakai di tempat lain, lalu berhenti…
- 25:59: Ayat ini menyandingkan skala penciptaan yang menakjubkan dengan pengenalan nama…
- 25:60: Ayat ini menutup segmen dengan momen penolakan yang tajam: nama yang baru saja…
An-Naml (2 ayat)
- 27:62: Ayat ini melanjutkan rangkaian pertanyaan dengan yang paling sulit dielakkan,…
- 27:64: Ayat ini menutup rangkaian lima pertanyaan retoris dengan tantangan langsung,…
Al-Qasas (1 ayat)
- 28:75: Ayat ini menutup rangkaian panggilan hari kebangkitan: tuntutan bukti yang…
Ar-Rum (2 ayat)
- 30:50: Ayat ini membuka dengan perintah, dan perintahnya bukan mempercayai melainkan…
- 30:58: Ayat ini menyingkap pola penolakan yang tak terpuaskan: betapapun banyak…
Luqman (1 ayat)
- 31:27: Ayat ini memakai citra yang sama dengan yang dipakai di 18:109, tetapi dengan…
Al-Ahzab (1 ayat)
- 33:72: Ayat ini menyingkap beratnya amanat yang dipikul manusia: ditolak oleh langit,…
Fatir (1 ayat)
- 35:39: Ayat ini menegaskan tanggung jawab pribadi bagi kekufuran, bukan beban bersama,…
Sad (2 ayat)
- 38:26: Ayat ini menegaskan amanah besar yang diemban Daud: kekuasaan sebagai khalifah…
- 38:29: Ayat ini menegaskan tujuan penurunan wahyu, bukan sekadar teks yang dibaca,…
Az-Zumar (4 ayat)
- 39:18: Ayat ini merinci ciri hamba yang dimaksud: kemampuan mendengar dan memilih yang…
- 39:23: Ayat ini menegaskan keunggulan wahyu sebagai tuturan terbaik, dan menggambarkan…
- 39:27: Ayat ini menegaskan metode wahyu: perumpamaan beragam yang dirancang agar…
- 39:53: Ayat ini adalah salah satu seruan rahmat paling terbuka dalam Al-Qur’an.
Fussilat (1 ayat)
- 41:50: Ayat ini merekam tiga kalimat yang keluar dari mulut seseorang tepat sesudah ia…
Asy-Syura (1 ayat)
- 42:28: Ayat ini menyingkap sesuatu tentang waktu, bukan tentang besar kecilnya…
Az-Zukhruf (2 ayat)
- 43:22: Ayat ini mengungkap dasar sesungguhnya keyakinan mereka: bukan wahyu, melainkan…
- 43:32: Ayat ini menjawab keberatan yang jarang diucapkan terang-terangan, yaitu…
Muhammad (1 ayat)
- 47:24: Ayat ini bertanya dua kali dalam satu tarikan, dan yang kedua lebih berat…
Al-Fath (2 ayat)
- 48:10: Ayat ini menegaskan bahwa janji setia kepada Nabi hakikatnya adalah janji…
- 48:29: Ayat penutup ini melukiskan karakter para pengikut Nabi: keras terhadap…
Al-Hujurat (1 ayat)
- 49:6: Ayat ini menetapkan satu prinsip yang berdiri sendiri di tengah surah, terlepas…
An-Najm (2 ayat)
- 53:28: Ayat ini menyingkap sesuatu tentang cara manusia berbicara mengenai hal yang…
- 53:32: Ayat ini menjelaskan siapa orang-orang yang berbuat baik: mereka yang menjauhi…
Al-Qamar (2 ayat)
- 54:17: Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an sengaja dimudahkan agar dapat dijadikan…
- 54:42: Ayat ini meringkas seluruh kesudahan sebuah kaum menjadi dua kalimat, yaitu…
Ar-Rahman (4 ayat)
- 55:1: Ayat ini membuka surah dengan cara yang tidak dipakai di tempat lain mana pun:…
- 55:2: Ayat ini menyebut anugerah pertama yang didaftar surah ini, dan yang paling…
- 55:3: Ayat ini menyebut anugerah kedua, yaitu penciptaan manusia itu sendiri, dan…
- 55:4: Ayat ini menyebut anugerah ketiga, yaitu kemampuan menerangkan, dan pemilihan…
Al-Waqi’ah (96 ayat)
- 56:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan kepastian terjadinya Peristiwa besar,…
- 56:2: Ayat ini menegaskan bahwa kepastian Peristiwa itu tidak dapat disangkal oleh…
- 56:3: Ayat ini menjelaskan sifat ganda Peristiwa itu: merendahkan sebagian dan…
- 56:4: Ayat ini merinci tanda-tanda kosmis Peristiwa itu, dimulai dari guncangan…
- 56:5: Ayat ini melanjutkan gambaran kehancuran kosmis: gunung yang hancur lebur.
- 56:6: Ayat ini menuntaskan gambaran kehancuran gunung: berubah menjadi debu yang…
- 56:7: Ayat ini beralih ke pembagian manusia pada hari itu menjadi tiga golongan.
- 56:8: Ayat ini membuka golongan pertama: mereka yang catatan amalnya diterima dengan…
- 56:9: Ayat ini membuka golongan kedua: mereka yang catatan amalnya diterima dengan…
- 56:10: Ayat ini membuka golongan ketiga: mereka yang paling terdepan dalam kebaikan.
- 56:11: Ayat ini menjelaskan golongan pertama, yaitu mereka yang paling dahulu, sebagai…
- 56:12: Ayat ini menempatkan golongan yang didekatkan itu di taman-taman penuh…
- 56:13: Ayat ini merinci susunan golongan yang paling dahulu: sebagian besarnya dari…
- 56:14: Ayat ini melengkapi susunan golongan yang paling dahulu: sebagian kecil dari…
- 56:15: Ayat ini menggambarkan tempat bersandar golongan yang paling dahulu di taman…
- 56:16: Ayat ini menambahkan keadaan kebersamaan: saling berhadapan sambil bersandar.
- 56:17: Ayat ini menambahkan pelayanan oleh anak-anak muda yang kekal keremajaannya.
- 56:18: Ayat ini merinci wadah minuman yang disuguhkan dari sumber yang terus mengalir.
- 56:19: Ayat ini menegaskan kemurnian minuman di taman itu: tidak menimbulkan akibat…
- 56:20: Ayat ini menambahkan buah-buahan yang mereka pilih sendiri sebagai bagian dari…
- 56:21: Ayat ini melanjutkan daftar kenikmatan makanan golongan yang paling dahulu.
- 56:22: Ayat ini menambahkan pasangan sebagai bagian dari kenikmatan golongan yang…
- 56:23: Ayat ini menggambarkan keindahan pasangan itu, diumpamakan seindah mutiara yang…
- 56:24: Ayat ini menutup seluruh rangkaian tentang golongan yang paling dahulu dengan…
- 56:25: Ayat ini menegaskan kemurnian taman: bebas dari percakapan sia-sia maupun…
- 56:26: Ayat ini menutup gambaran suasana di taman dengan menyebut satu-satunya yang…
- 56:27: Ayat ini adalah titik pergantian.
- 56:28: Ayat ini memulai gambaran taman golongan kanan dengan detail yang sangat…
- 56:29: Ayat ini adalah rincian kedua dari daftar pendek yang menggambarkan taman…
- 56:30: Ayat ini menutup gambaran tiga unsur pertama taman golongan kanan dengan unsur…
- 56:31: Ayat ini adalah unsur keempat dalam rangkaian gambaran taman golongan kanan,…
- 56:32: Ayat ini adalah unsur kelima dalam rangkaian taman golongan kanan, dan yang…
- 56:33: Ayat ini melengkapi gambaran buah-buahan yang disebut ayat sebelumnya dengan…
- 56:34: Ayat ini menutup rangkaian lima unsur taman golongan kanan dengan detail…
- 56:35: Ayat ini adalah titik balik dalam gambaran taman golongan kanan.
- 56:36: Ayat ini adalah kelanjutan langsung dari penegasan penciptaan di ayat…
- 56:37: Ayat ini melengkapi gambaran pendamping golongan kanan dengan dua sifat yang…
- 56:38: Ayat ini adalah titik penutup bagi dua rangkaian sekaligus: rangkaian gambaran…
- 56:39: Ayat ini membuka babak baru dalam surah ini: sesudah identitas golongan kanan…
- 56:40: Ayat ini menutup komposisi golongan kanan: proporsi besar dari umat terdahulu…
- 56:41: Ayat ini adalah pintu gerbang menuju bagian paling gelap surah ini: rincian…
- 56:42: Ayat ini membuka rincian nasib golongan kiri dengan dua unsur lingkungan…
- 56:43: Ayat ini melengkapi tiga unsur pertama nasib golongan kiri: angin yang sangat…
- 56:44: Ayat ini menutup rangkaian tiga ayat yang menggambarkan lingkungan golongan…
- 56:45: Ayat ini adalah titik balik surah dari menggambarkan tempat menuju menjelaskan…
- 56:46: Ayat ini melanjutkan penjelasan sebab yang dimulai di 56:45 dengan unsur kedua:…
- 56:47: Ayat ini melengkapi rangkaian tiga sebab yang dimulai di 56:45 dengan unsur…
- 56:48: Ayat ini melengkapi keberatan yang dimulai di ayat sebelumnya dengan memperluas…
- 56:49: Ayat ini adalah titik balik dari mengutip keberatan menuju menyampaikan jawaban.
- 56:50: Ayat ini menuntaskan jawaban yang dibuka di 56:49, menyampaikan apa yang akan…
- 56:51: Ayat ini adalah titik pivot dari kepastian universal menuju sasaran khusus.
- 56:52: Ayat ini menjawab, secara konkret, apa yang menanti golongan yang baru saja…
- 56:53: Ayat ini melanjutkan gambaran azab dengan detail yang menegaskan bukan sekadar…
- 56:54: Ayat ini menambahkan babak ketiga dari rangkaian tiga langkah yang dimulai di…
- 56:55: Ayat ini menutup gambaran azab minuman dengan perumpamaan yang paling tajam…
- 56:56: Ayat ini menutup bagian golongan kiri yang dimulai di 56:41, dengan kalimat…
- 56:57: Ayat ini membuka rangkaian pertanyaan retoris baru, menantang penolakan mereka…
- 56:58: Ayat ini menantang mereka merenungkan proses penciptaan dari setetes cairan…
- 56:59: Ayat ini menegaskan bahwa kekuasaan mencipta sepenuhnya milik Allah, bukan…
- 56:60: Ayat ini menegaskan kekuasaan mutlak Allah atas kematian: tidak ada yang dapat…
- 56:61: Ayat ini menegaskan kuasa Allah mengubah wujud manusia menjadi bentuk baru yang…
- 56:62: Ayat ini menutup rangkaian argumen tentang penciptaan yang dimulai di 56:57…
- 56:63: Ayat ini membuka rangkaian argumen kedua dalam deretan bukti penciptaan yang…
- 56:64: Ayat ini mempertegas pertanyaan yang dibuka di 56:63 dengan mengubahnya dari…
- 56:65: Ayat ini mengangkat kemungkinan yang belum disebut di dua ayat sebelumnya:…
- 56:66: Ayat ini mengutip langsung apa yang akan diucapkan seandainya ancaman di 56:65…
- 56:67: Ayat ini menutup keluhan hipotetis yang dibuka di 56:66, penyesalan mendalam…
- 56:68: Ayat ini membuka bukti ketiga dalam deretan empat argumen besar surah ini, kali…
- 56:69: Ayat ini mempertajam pertanyaan yang dibuka di 56:68 menjadi soal siapa yang…
- 56:70: Ayat ini mengangkat kemungkinan yang sama dengan 56:65, kini untuk air: bahwa…
- 56:71: Ayat ini membuka bukti keempat dan terakhir dalam rangkaian argumen besar surah…
- 56:72: Ayat ini menegaskan bahwa pohon penghasil api sepenuhnya kuasa Allah, bukan…
- 56:73: Ayat ini menegaskan fungsi ganda api: pengingat akan neraka sekaligus manfaat…
- 56:74: Ayat ini memerintahkan tasbih sebagai respons atas seluruh tanda kebesaran yang…
- 56:75: Ayat ini membuka sumpah baru mengenai kedudukan Al-Qur’an sebagai wahyu yang…
- 56:76: Ayat ini menegaskan keagungan sumpah itu, meski kebanyakan orang tidak…
- 56:77: Ayat ini menegaskan objek sumpah: Al-Qur’an sebagai wahyu yang mulia.
- 56:78: Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an tersimpan dalam kitab yang terjaga dari…
- 56:79: Ayat ini menegaskan kesucian Al-Qur’an: hanya boleh disentuh oleh yang telah…
- 56:80: Ayat ini menutup rangkaian sifat Al-Qur’an: asalnya langsung dari Tuhan seluruh…
- 56:81: Ayat ini menantang sikap meremehkan mereka terhadap wahyu yang baru saja…
- 56:82: Ayat ini menegur mereka yang membalas rezeki yang diterima dengan pendustaan…
- 56:83: Ayat ini menggambarkan momen sekarat: saat kehidupan mencapai titik akhir di…
- 56:84: Ayat ini menyoroti kesaksian orang-orang di sekitar orang yang sekarat, yang…
- 56:85: Ayat ini menegaskan kehadiran Allah yang lebih dekat pada momen sekarat…
- 56:86: Ayat ini menantang logika mereka: jika benar tidak akan dimintai…
- 56:87: Ayat ini menutup tantangan retoris: ketidakmampuan mereka mengembalikan nyawa…
- 56:88: Ayat ini beralih ke nasib orang yang sekarat berdasarkan golongannya: dimulai…
- 56:89: Ayat ini menggambarkan sambutan langsung bagi golongan yang didekatkan pada…
- 56:90: Ayat ini beralih ke nasib golongan kanan pada saat kematian.
- 56:91: Ayat ini menyambut golongan kanan dengan salam kedamaian pada saat kematian.
- 56:92: Ayat ini beralih ke nasib golongan ketiga pada saat kematian: para pendusta…
- 56:93: Ayat ini menggambarkan sambutan pahit bagi para pendusta: air mendidih sebagai…
- 56:94: Ayat ini menutup gambaran nasib para pendusta: pembakaran dalam api yang…
- 56:95: Ayat ini menegaskan bahwa seluruh perincian nasib tiga golongan itu adalah…
- 56:96: Ayat penutup surah ini mengulang perintah tasbih yang sama di 56:74, membingkai…
Al-Hadid (29 ayat)
- 57:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan bahwa seluruh alam bertasbih kepada…
- 57:2: Ayat ini menegaskan kekuasaan mutlak Allah atas kerajaan langit dan bumi, hidup…
- 57:3: Ayat ini menegaskan keberadaan Allah yang meliputi segala dimensi waktu dan…
- 57:4: Ayat ini menegaskan pengetahuan dan pengawasan Allah yang meliputi segala arah:…
- 57:5: Ayat ini mengulang penegasan kekuasaan Allah, menutup dengan penegasan bahwa…
- 57:6: Ayat ini menambahkan tanda kebesaran lain: pergantian malam dan siang, disertai…
- 57:7: Ayat ini menyerukan iman dan infak dari harta yang sesungguhnya hanya…
- 57:8: Ayat ini menegur keengganan mereka beriman, padahal seruan dan perjanjian telah…
- 57:9: Ayat ini menegaskan bahwa wahyu diturunkan sebagai cahaya penerang, disertai…
- 57:10: Ayat ini membedakan derajat antara mereka yang berinfak dan berjuang sejak awal…
- 57:11: Ayat ini menyeru infak sebagai pinjaman kepada Allah yang akan dibalas berlipat…
- 57:12: Ayat ini menggambarkan sambutan cahaya bagi orang-orang beriman pada Hari…
- 57:13: Ayat ini menggambarkan pemisahan tegas antara orang beriman dan munafik pada…
- 57:14: Ayat ini mengutip dialog antara orang munafik dan orang beriman: pengakuan…
- 57:15: Ayat ini menegaskan kepada orang munafik bahwa tidak ada penebusan pada hari…
- 57:16: Ayat ini menegur orang-orang beriman agar hati mereka tidak mengeras seperti…
- 57:17: Ayat ini menghadirkan bukti kebangkitan melalui tanda yang biasa disaksikan:…
- 57:18: Ayat ini mengulang seruan infak sebagai pinjaman kepada Allah, kini menegaskan…
- 57:19: Ayat ini menegaskan kedudukan tertinggi bagi orang-orang beriman: digolongkan…
- 57:20: Ayat ini menutup penjelasan tentang hakikat dunia: kesenangan sementara yang…
- 57:21: Ayat ini menyerukan perlombaan menuju ampunan dan taman yang seluas langit dan…
- 57:22: Ayat ini menegaskan bahwa setiap musibah telah tercatat sebelum terjadi,…
- 57:23: Ayat ini menjelaskan hikmah pencatatan takdir: agar manusia tidak larut dalam…
- 57:24: Ayat ini menegaskan bahwa kekikiran tidak mengurangi kekayaan Allah sedikit…
- 57:25: Ayat ini menyebut besi sebagai anugerah material yang menopang kekuatan dan…
- 57:26: Ayat ini menegaskan bahwa kenabian dan kitab diturunkan melalui garis keturunan…
- 57:27: Ayat ini mencatat pengutusan Isa dan Injil, serta lahirnya tradisi kerahiban…
- 57:28: Ayat ini menyeru keimanan penuh kepada Allah dan Rasul-Nya, dengan janji…
- 57:29: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa karunia Allah tidak terbatas pada satu…
Al-Mujadilah (22 ayat)
- 58:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan bahwa Allah mendengar setiap pengaduan,…
- 58:2: Ayat ini menyanggah praktik zihar jahiliah: ucapan yang menyamakan istri dengan…
- 58:3: Ayat ini menetapkan konsekuensi hukum bagi yang menzihar lalu menarik…
- 58:4: Ayat ini merinci tingkatan alternatif penebus zihar: puasa jika tidak mampu…
- 58:5: Ayat ini memperingatkan bahwa penentangan terhadap Allah dan Rasul-Nya akan…
- 58:6: Ayat ini menegaskan bahwa amal manusia dicatat lengkap oleh Allah meski mereka…
- 58:7: Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan tersembunyi sekecil apa pun…
- 58:8: Ayat ini mengungkap kemunafikan mereka: berbisik untuk kejahatan, menyapa…
- 58:9: Ayat ini mengarahkan bisikan orang beriman agar digunakan untuk kebajikan,…
- 58:10: Ayat ini menutup penjelasan tentang bisikan jahat: sumbernya dari setan, tetapi…
- 58:11: Ayat ini mengatur adab bermajelis: memberi kelapangan dan taat pada instruksi…
- 58:12: Ayat ini menetapkan sedekah sebagai syarat sebelum pembicaraan rahasia dengan…
- 58:13: Ayat ini meringankan kewajiban sedekah sebelumnya, digantikan dengan penegakan…
- 58:14: Ayat ini mengungkap sikap mendua kaum munafik: bersekutu dengan musuh Allah…
- 58:15: Ayat ini menegaskan konsekuensi berat bagi kemunafikan dan sumpah palsu mereka.
- 58:16: Ayat ini menggambarkan sumpah palsu sebagai tameng untuk menutupi permusuhan…
- 58:17: Ayat ini menegaskan bahwa kekayaan dan keturunan tidak dapat menyelamatkan…
- 58:18: Ayat ini menyingkap bahwa kebiasaan bersumpah palsu mereka akan berlanjut…
- 58:19: Ayat ini menegaskan bahwa kelupaan mengingat Allah adalah tanda dikuasai setan,…
- 58:20: Ayat ini mengulang penegasan kehinaan bagi penentang Allah dan Rasul-Nya.
- 58:21: Ayat ini menegaskan ketetapan mutlak Allah: kemenangan pasti bagi-Nya dan para…
- 58:22: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa iman sejati menolak kedekatan dengan…
Al-Hasyr (24 ayat)
- 59:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan bahwa seluruh alam bertasbih kepada…
- 59:2: Ayat ini menceritakan pengusiran kaum kafir dari kalangan Ahlulkitab yang…
- 59:3: Ayat ini menegaskan bahwa pengusiran itu sendiri sudah merupakan bentuk…
- 59:4: Ayat ini menegaskan sebab utama azab mereka: penentangan terhadap Allah dan…
- 59:5: Ayat ini menegaskan bahwa penebangan pohon kurma musuh dalam pengepungan…
- 59:6: Ayat ini menjelaskan status harta yang diperoleh tanpa pertempuran (fai):…
- 59:7: Ayat ini menetapkan distribusi harta fai kepada golongan yang berhak, mencegah…
- 59:8: Ayat ini merinci golongan pertama penerima fai: kaum Muhajirin fakir yang…
- 59:9: Ayat ini memuji kaum Ansar yang menyambut Muhajirin dengan mengutamakan…
- 59:10: Ayat ini mengutip doa generasi beriman berikutnya: memohon ampunan dan hati…
- 59:11: Ayat ini mengungkap janji palsu orang munafik kepada sekutu Ahlulkitab mereka:…
- 59:12: Ayat ini menyingkap kepalsuan janji dukungan orang munafik: akan mengingkarinya…
- 59:13: Ayat ini menyingkap ketakutan sebenarnya orang munafik: lebih takut kepada…
- 59:14: Ayat ini membongkar kelemahan sesungguhnya orang munafik: persatuan yang tampak…
- 59:15: Ayat ini membandingkan nasib orang munafik dengan umat terdahulu yang juga…
- 59:16: Ayat ini melukiskan pola pengkhianatan setan terhadap manusia yang dibujuknya:…
- 59:17: Ayat ini menutup perumpamaan setan dan manusia: keduanya berujung pada api…
- 59:18: Ayat ini menyerukan introspeksi berkelanjutan: setiap jiwa hendaknya…
- 59:19: Ayat ini memperingatkan bahaya melupakan Allah: berujung pada kehilangan…
- 59:20: Ayat penutup rangkaian ini menegaskan perbedaan mutlak antara penghuni api dan…
- 59:21: Ayat ini menggambarkan kedahsyatan Al-Qur’an, bahkan gunung yang kukuh akan…
- 59:22: Ayat ini membuka rangkaian penegasan keesaan Allah dengan sifat pertama-Nya:…
- 59:23: Ayat ini merangkai sembilan nama Allah dalam satu napas: dari kekuasaan mutlak…
- 59:24: Ayat penutup surah ini merangkum tiga tahap penciptaan (merancang, mewujudkan,…
Al-Mumtahanah (13 ayat)
- 60:1: Ayat ini melarang keras orang-orang beriman menjadikan musuh Allah dan musuh…
- 60:2: Ayat ini menegaskan watak asli permusuhan pihak yang disebut di ayat…
- 60:3: Ayat ini memperingatkan bahwa ikatan kekerabatan dan keturunan sama sekali…
- 60:4: Ayat ini menetapkan Ibrahim dan pengikutnya sebagai teladan sikap berlepas diri…
- 60:5: Doa Ibrahim dan pengikutnya berlanjut: memohon agar tidak dijadikan sasaran…
- 60:6: Ayat ini menegaskan ulang bahwa teladan Ibrahim dan pengikutnya berlaku khusus…
- 60:7: Ayat ini membuka harapan rekonsiliasi: permusuhan hari ini bukan keadaan yang…
- 60:8: Ayat ini membedakan dengan tegas antara pihak yang aktif memusuhi dan pihak…
- 60:9: Larangan berteman akrab hanya berlaku bagi pihak yang secara aktif memerangi,…
- 60:10: Ayat ini menetapkan aturan bagi perempuan beriman yang berhijrah meninggalkan…
- 60:11: Ayat ini mengatur kompensasi mahar timbal balik ketika seorang istri berpindah…
- 60:12: Ayat ini menetapkan enam syarat baiat perempuan mukmin kepada Nabi: dasar…
- 60:13: Ayat penutup surah ini menyimpulkan tema utamanya (larangan berteman akrab…
As-Saff (14 ayat)
- 61:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan bahwa seluruh yang ada di langit dan…
- 61:2: Ayat ini menegur keras kesenjangan antara ucapan dan perbuatan di kalangan…
- 61:3: Ayat ini menegaskan skala kemurkaan Allah atas kesenjangan ucapan-perbuatan…
- 61:4: Ayat ini menetapkan perumpamaan barisan yang kukuh sebagai standar perjuangan…
- 61:5: Ayat ini mengisahkan Musa disakiti kaumnya sendiri meski status kerasulannya…
- 61:6: Ayat ini mencatat nubuat Isa tentang utusan sesudahnya, direspons dengan…
- 61:7: Ayat ini mengecam keras siapa pun yang mengada-adakan kebohongan atas nama…
- 61:8: Ayat ini menggambarkan kesia-siaan upaya memadamkan cahaya Allah hanya dengan…
- 61:9: Ayat ini menegaskan bahwa misi kerasulan membawa pertanggungjawaban yang benar,…
- 61:10: Ayat ini membuka tawaran ‘perdagangan’ penyelamat sebagai pengantar bagi…
- 61:11: Ayat ini merinci isi ‘perdagangan’ yang ditawarkan di ayat sebelumnya: keimanan…
- 61:12: Ayat ini merinci balasan penuh bagi yang memenuhi ‘perdagangan’ yang…
- 61:13: Ayat ini menambahkan balasan lain yang dicintai orang-orang beriman di dunia:…
- 61:14: Ayat penutup surah ini menjadikan kesetiaan para pengikut Isa sebagai teladan…
Al-Jumu’ah (11 ayat)
- 62:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan bahwa seluruh yang ada di langit dan…
- 62:2: Ayat ini menegaskan misi kerasulan bagi bangsa yang sebelumnya tak memiliki…
- 62:3: Ayat ini memperluas misi kerasulan kepada golongan lain yang belum menyusul…
- 62:4: Ayat ini menegaskan bahwa karunia kenabian dan petunjuk sepenuhnya wewenang…
- 62:5: Ayat ini menghadirkan perumpamaan keledai yang membawa kitab bagi orang-orang…
- 62:6: Ayat ini menantang siapa pun yang mengaku wali Allah secara eksklusif untuk…
- 62:7: Ayat ini menjawab tantangan ayat sebelumnya: mereka tidak akan berani mengharap…
- 62:8: Ayat ini menutup tema tantangan mengharap kematian dengan penegasan bahwa…
- 62:9: Ayat ini memerintahkan meninggalkan jual beli demi memenuhi seruan salat pada…
- 62:10: Ayat ini menyeimbangkan ibadah dan kerja duniawi: sesudah salat, orang-orang…
- 62:11: Ayat penutup surah ini menegur orang-orang yang meninggalkan khotbah demi…
Al-Munafiqun (11 ayat)
- 63:1: Ayat ini membuka surah dengan membongkar kepalsuan sumpah setia orang munafik:…
- 63:2: Ayat ini menggambarkan sumpah dipakai sebagai tameng untuk menghalangi jalan…
- 63:3: Ayat ini menelusuri akar kemunafikan: iman awal yang kemudian dikhianati,…
- 63:4: Ayat ini menggambarkan penampilan fisik yang memukau dari orang-orang munafik…
- 63:5: Ayat ini menggambarkan penolakan sombong orang munafik bahkan terhadap tawaran…
- 63:6: Ayat ini menegaskan ketidakbergunaan permohonan ampunan bagi orang yang telah…
- 63:7: Ayat ini mengungkap taktik ekonomi orang munafik untuk memutus dukungan…
- 63:8: Ayat ini mencatat ancaman kesombongan orang munafik terhadap orang-orang…
- 63:9: Ayat ini memperingatkan agar harta dan keturunan tidak melalaikan orang beriman…
- 63:10: Ayat ini menyerukan berinfak sebelum ajal tiba, disertai penyesalan hipotetis…
- 63:11: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa ajal tidak dapat ditunda, dan…
At-Taghabun (18 ayat)
- 64:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan tasbih seluruh alam kepada Allah serta…
- 64:2: Ayat ini menegaskan bahwa penciptaan manusia disertai kebebasan berpilih antara…
- 64:3: Ayat ini menegaskan penciptaan langit dan bumi dengan kebenaran serta…
- 64:4: Ayat ini menegaskan pengetahuan Allah yang menyeluruh, mencakup yang lahir…
- 64:5: Ayat ini mengingatkan lewat kisah umat-umat terdahulu yang kufur dan merasakan…
- 64:6: Ayat ini menjelaskan sebab kehancuran umat terdahulu: penolakan mereka terhadap…
- 64:7: Ayat ini membantah tegas keraguan orang-orang kufur terhadap kebangkitan,…
- 64:8: Ayat ini menyerukan keimanan kepada Allah, Rasul-Nya, dan cahaya wahyu yang…
- 64:9: Ayat ini menggambarkan hari perhimpunan sebagai titik terungkapnya untung-rugi…
- 64:10: Ayat ini menegaskan nasib orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah:…
- 64:11: Ayat ini menegaskan bahwa segala musibah terjadi atas izin Allah, dan iman…
- 64:12: Ayat ini menegaskan kewajiban taat kepada Allah dan Rasul, sementara tanggung…
- 64:13: Ayat ini menegaskan tauhid mutlak serta anjuran bertawakal hanya kepada Allah.
- 64:14: Ayat ini memperingatkan bahwa anggota keluarga sendiri dapat menjadi ujian,…
- 64:15: Ayat ini menegaskan harta dan anak sebagai ujian, sementara pahala sejati…
- 64:16: Ayat ini merangkai perintah bertakwa, mendengar, taat, dan berinfak sebagai…
- 64:17: Ayat ini menggambarkan infak sebagai pinjaman kepada Allah yang akan…
- 64:18: Ayat penutup surah ini merangkum sifat-sifat Allah: mengetahui yang gaib dan…
At-Talaq (12 ayat)
- 65:1: Ayat ini membuka aturan talak: batas waktu idah, larangan mengusir istri dari…
- 65:2: Ayat ini merinci prosedur di akhir masa idah: rujuk atau berpisah dengan baik,…
- 65:3: Ayat ini melanjutkan janji bagi yang bertawakal: rezeki dari arah tak terduga,…
- 65:4: Ayat ini merinci masa idah bagi perempuan yang tidak lagi haid, yang belum…
- 65:5: Ayat ini menegaskan bahwa seluruh aturan idah yang dirinci sebelumnya adalah…
- 65:6: Ayat ini merinci kewajiban tempat tinggal dan nafkah bagi istri yang…
- 65:7: Ayat ini menetapkan prinsip nafkah proporsional sesuai kemampuan masing-masing,…
- 65:8: Ayat ini memperingatkan lewat kisah negeri-negeri yang durhaka kepada perintah…
- 65:9: Ayat ini menyimpulkan singkat nasib negeri-negeri durhaka yang disebut di ayat…
- 65:10: Ayat ini menyerukan takwa kepada orang-orang berakal yang beriman, disertai…
- 65:11: Ayat ini menggambarkan kedatangan Rasul pembawa wahyu penerang, mengeluarkan…
- 65:12: Ayat penutup surah ini menegaskan penciptaan tujuh langit dan bumi yang serupa…
At-Tahrim (12 ayat)
- 66:1: Ayat ini menegur halus Nabi karena mengharamkan sesuatu yang halal bagi…
- 66:2: Ayat ini menetapkan syariat pembebasan sumpah sebagai jalan keluar bagi…
- 66:3: Ayat ini mengisahkan kerahasiaan yang terbongkar antara Nabi dan istrinya:…
- 66:4: Ayat ini memperingatkan dua istri yang terlibat dalam insiden di ayat…
- 66:5: Ayat ini memperingatkan secara hipotetis bahwa perceraian tidak akan merugikan…
- 66:6: Ayat ini memerintahkan menjaga diri dan keluarga dari neraka, yang dijaga…
- 66:7: Ayat ini menegaskan tidak berlakunya alasan apa pun pada hari pembalasan.
- 66:8: Ayat ini menyerukan tobat murni disertai janji penghapusan kesalahan dan cahaya…
- 66:9: Ayat ini memerintahkan Nabi bersikap tegas terhadap orang-orang kufar dan…
- 66:10: Ayat ini menghadirkan perumpamaan istri Nuh dan istri Luts sebagai peringatan…
- 66:11: Ayat ini menghadirkan perumpamaan istri Fir’aun sebagai teladan iman yang…
- 66:12: Ayat penutup surah ini menghadirkan Maryam sebagai teladan kesucian dan…
Al-Mulk (30 ayat)
- 67:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan kekuasaan mutlak Allah atas seluruh…
- 67:2: Ayat ini menegaskan penciptaan hidup dan mati sebagai ujian bagi amal terbaik…
- 67:3: Ayat ini menegaskan kesempurnaan penciptaan tujuh langit berlapis tanpa cela,…
- 67:4: Ayat ini melanjutkan tantangan mencari cela: mata akan kembali dalam keadaan…
- 67:5: Ayat ini menggambarkan bintang-bintang berfungsi ganda: hiasan langit dan…
- 67:6: Ayat ini menegaskan azab bagi orang-orang yang kufur kepada Tuhan mereka.
- 67:7: Ayat ini menggambarkan suara mengerikan neraka saat menerima penghuni baru.
- 67:8: Ayat ini menghadirkan pertanyaan retoris penjaga neraka kepada penghuni baru…
- 67:9: Ayat ini mencatat pengakuan penghuni neraka atas penolakan mereka terhadap…
- 67:10: Ayat ini menggambarkan penyesalan penghuni neraka karena tidak mendengar dan…
- 67:11: Ayat ini mencatat pengakuan dosa disertai kutukan jauh bagi penghuni neraka.
- 67:12: Ayat ini menjanjikan ampunan dan pahala besar bagi yang takut kepada Allah…
- 67:13: Ayat ini menegaskan pengetahuan Allah yang meliputi apa yang dirahasiakan…
- 67:14: Ayat ini menyampaikan argumen logis: Pencipta pasti mengetahui ciptaan-Nya,…
- 67:15: Ayat penutup rangkaian ini menegaskan bumi yang dijadikan mudah untuk…
- 67:16: Ayat ini memperingatkan ancaman gempa dari Allah bagi orang yang merasa lengah…
- 67:17: Ayat ini melanjutkan peringatan terhadap ancaman badai batu dari langit.
- 67:18: Ayat ini membandingkan dengan kaum terdahulu yang juga mendustakan dan…
- 67:19: Ayat ini menghadirkan tanda kekuasaan Allah pada burung yang terbang tanpa…
- 67:20: Ayat ini menantang secara retoris siapa penolong sejati selain Allah.
- 67:21: Ayat ini menantang secara retoris siapa pemberi rezeki sejati selain Allah.
- 67:22: Ayat ini menghadirkan perumpamaan orang yang tersungkur dibandingkan orang yang…
- 67:23: Ayat ini menegaskan Allah sebagai pencipta indra manusia, disayangkan hanya…
- 67:24: Ayat ini menegaskan Allah sebagai pengembangbiak manusia di bumi, dengan tujuan…
- 67:25: Ayat ini mencatat tantangan orang kafir menagih kepastian waktu janji…
- 67:26: Ayat ini menjawab bahwa ilmu tentang waktu kepastian hanya milik Allah, Nabi…
- 67:27: Ayat ini menggambarkan keputusasaan orang kafir saat azab benar-benar tampak…
- 67:28: Ayat ini menantang secara retoris: kematian Nabi tidak mengubah nasib orang…
- 67:29: Ayat ini menegaskan iman dan tawakal penuh kepada Ar-Rahman.
- 67:30: Ayat penutup surah ini menghadirkan pertanyaan retoris tentang sumber air,…
Al-Qalam (52 ayat)
- 68:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi pena dan tulisan, menegaskan otoritas…
- 68:2: Ayat ini menjadi pembelaan langsung terhadap tuduhan gila kepada Nabi.
- 68:3: Ayat ini menjanjikan pahala yang tidak akan terputus bagi kesabaran Nabi.
- 68:4: Ayat ini memuji langsung akhlak Nabi yang agung: landasan pembelaan terhadap…
- 68:5: Ayat ini menegaskan bahwa kebenaran akan tampak jelas bagi kedua pihak kelak.
- 68:6: Ayat ini menghadirkan pertanyaan retoris tentang siapa sebenarnya yang gila.
- 68:7: Ayat ini menegaskan bahwa Allah paling tahu siapa yang sesat dan siapa yang…
- 68:8: Ayat ini melarang Nabi menaati para pendusta.
- 68:9: Ayat ini menolak kompromi dengan orang yang menginginkan sikap lunak dari Nabi.
- 68:10: Ayat ini membuka rangkaian sifat tercela orang yang tidak boleh ditaati.
- 68:11: Ayat ini melanjutkan daftar sifat tercela: suka mencela dan menyebarkan fitnah.
- 68:12: Ayat ini melanjutkan daftar sifat tercela: menghalangi kebaikan dan melampaui…
- 68:13: Ayat ini menutup daftar sifat tercela dengan tabiat kasar dan reputasi buruk.
- 68:14: Ayat ini menjelaskan sumber kesombongan orang tercela tersebut: harta dan…
- 68:15: Ayat penutup rangkaian ini menggambarkan respons orang tercela terhadap wahyu,…
- 68:16: Ayat ini mengancam tanda kehinaan bagi orang tercela yang dibahas pada…
- 68:17: Ayat ini membuka kisah perumpamaan pemilik kebun sebagai ujian, sejajar dengan…
- 68:18: Ayat ini mencatat kelalaian pemilik kebun menyisihkan hak Allah dalam sumpah…
- 68:19: Ayat ini mencatat bencana menimpa kebun saat pemiliknya lengah tertidur.
- 68:20: Ayat ini menggambarkan kebun yang berubah total, habis tak bersisa.
- 68:21: Ayat ini menggambarkan pemilik kebun bergegas pada pagi hari dengan rencana…
- 68:22: Ayat ini mencatat seruan mereka untuk bergegas ke kebun.
- 68:23: Ayat ini menggambarkan kerahasiaan rencana mereka.
- 68:24: Ayat ini mengungkap niat jahat menghalangi orang miskin mendapat bagian dari…
- 68:25: Ayat ini menggambarkan keberangkatan penuh percaya diri yang akan segera…
- 68:26: Ayat ini menggambarkan kebingungan pemilik kebun saat melihat kehancuran total.
- 68:27: Ayat ini melanjutkan pengakuan kebingungan mereka.
- 68:28: Ayat ini mencatat teguran dari anggota paling bijak tentang pentingnya…
- 68:29: Ayat ini mencatat pengakuan tobat dan kezaliman diri mereka.
- 68:30: Ayat ini menggambarkan saling menyalahkan di antara mereka.
- 68:31: Ayat ini mencatat pengakuan mereka telah melampaui batas.
- 68:32: Ayat ini menutup pengakuan mereka dengan harapan penuh kepada Tuhan mereka.
- 68:33: Ayat penutup rangkaian ini menegaskan bahwa azab dunia hanya bayang-bayang dari…
- 68:34: Ayat ini menjanjikan balasan taman kenikmatan bagi orang bertakwa, berkontras…
- 68:35: Ayat ini menolak secara retoris kesetaraan perlakuan antara orang berserah diri…
- 68:36: Ayat ini menegur standar putusan yang keliru.
- 68:37: Ayat ini menantang dasar klaim orang kafir bahwa mereka berhak menyamakan diri…
- 68:38: Ayat ini melanjutkan tantangan retoris terhadap dasar klaim mereka.
- 68:39: Ayat ini menutup rangkaian pertanyaan retoris menantang dasar klaim…
- 68:40: Ayat ini menantang mereka menunjuk penjamin atas klaim mereka.
- 68:41: Ayat ini menantang mereka mendatangkan sekutu jika klaim mereka benar.
- 68:42: Ayat ini menggambarkan hari kiamat saat orang durhaka tidak mampu bersujud.
- 68:43: Ayat ini mengontraskan keengganan bersujud semasa sehat dengan ketidakmampuan…
- 68:44: Ayat ini mengancam pendusta wahyu dengan pembiaran berangsur-angsur.
- 68:45: Ayat ini menegaskan rencana Allah yang kukuh dan tak terelakkan.
- 68:46: Ayat ini membantah tuduhan bahwa Nabi mengharap imbalan duniawi.
- 68:47: Ayat ini membantah klaim akses mereka pada yang gaib.
- 68:48: Ayat ini menyerukan keteladanan kesabaran, berkontras dengan kegelisahan yang…
- 68:49: Ayat ini menggambarkan penyelamatan lewat nikmat Allah yang datang tepat waktu.
- 68:50: Ayat ini menggambarkan pemilihan dan penetapan sebagai orang saleh sesudah…
- 68:51: Ayat ini mencatat tuduhan gila dari orang kafir, yang hampir tergelincir…
- 68:52: Ayat penutup surah ini menegaskan wahyu sebagai peringatan universal bagi…
Al-Haqqah (52 ayat)
- 69:1: Ayat ini membuka surah dengan nama dramatis Hari Kiamat, ditegaskan lewat…
- 69:2: Ayat ini menghadirkan pertanyaan retoris pertama yang memperbesar rasa ingin…
- 69:3: Ayat ini menegaskan besarnya perkara ini, di luar jangkauan akal manusia biasa.
- 69:4: Ayat ini mengantarkan kisah Samud dan Ad yang mendustakan Hari Kiamat.
- 69:5: Ayat ini mencatat kebinasaan Samud karena melampaui batas.
- 69:6: Ayat ini mencatat kebinasaan Ad karena angin yang dahsyat.
- 69:7: Ayat ini menggambarkan durasi dan kehancuran total kaum Ad.
- 69:8: Ayat ini menegaskan tidak ada yang tersisa dari kaum yang dibinasakan.
- 69:9: Ayat ini memperluas daftar kaum durhaka: Fir’aun dan negeri-negeri yang…
- 69:10: Ayat ini menjelaskan sebab kehancuran: mendurhakai rasul yang diutus.
- 69:11: Ayat ini mengisahkan banjir Nuh sebagai pengingat kekuasaan Allah.
- 69:12: Ayat ini menjelaskan tujuan peristiwa itu dijadikan pelajaran bagi generasi…
- 69:13: Ayat ini membuka gambaran dahsyat awal Hari Kiamat.
- 69:14: Ayat ini melanjutkan gambaran kehancuran bumi dan gunung sebagai bagian dari…
- 69:15: Ayat penutup rangkaian ini menegaskan kepastian Hari Kiamat benar-benar terjadi.
- 69:16: Ayat ini menggambarkan langit terbelah dan rapuh sebagai tanda kehancuran alam…
- 69:17: Ayat ini menggambarkan malaikat menjunjung Arasy pada Hari Kiamat.
- 69:18: Ayat ini menegaskan penghadapan penuh tanpa ada yang tersembunyi.
- 69:19: Ayat ini menggambarkan kegembiraan penerima kitab dari tangan kanan.
- 69:20: Ayat ini melanjutkan pernyataan keyakinan penerima kitab tangan kanan.
- 69:21: Ayat ini menggambarkan kehidupan yang diridai bagi orang beriman.
- 69:22: Ayat ini menggambarkan taman tinggi sebagai balasan.
- 69:23: Ayat ini menggambarkan kemudahan memetik buah sebagai simbol kenikmatan.
- 69:24: Ayat ini menggambarkan sambutan penuh kenikmatan bagi penghuni taman.
- 69:25: Ayat ini membuka penyesalan mendalam penerima kitab dari tangan kiri.
- 69:26: Ayat ini melanjutkan penyesalan mendalam penerima kitab tangan kiri.
- 69:27: Ayat ini menggambarkan penyesalan mengharap kematian sebagai akhir total…
- 69:28: Ayat ini menggambarkan kesia-siaan harta duniawi di hadapan perhitungan Allah.
- 69:29: Ayat ini menutup lamentasi dengan kesia-siaan kekuasaan duniawi.
- 69:30: Ayat ini membuka perintah penyiksaan bagi pendurhaka.
- 69:31: Ayat ini melanjutkan perintah hukuman pembakaran.
- 69:32: Ayat ini menutup perintah hukuman dengan belenggu rantai panjang.
- 69:33: Ayat penutup rangkaian ini menjelaskan sebab utama azab: ketidakberimanan…
- 69:34: Ayat ini menambahkan sebab azab: keengganan mendorong pemberian makan bagi…
- 69:35: Ayat ini menggambarkan hukuman lanjutan: tiada kerabat penolong di akhirat.
- 69:36: Ayat ini melanjutkan gambaran makanan hukuman yang menjijikkan.
- 69:37: Ayat ini menutup gambaran hukuman: hanya para pendosa yang memakan makanan itu.
- 69:38: Ayat ini membuka sumpah ganda Allah untuk menegaskan kebenaran wahyu.
- 69:39: Ayat ini melengkapi sumpah demi yang tampak dan yang tidak tampak.
- 69:40: Ayat ini menegaskan wahyu sebagai perkataan Rasul yang mulia.
- 69:41: Ayat ini membantah tuduhan bahwa wahyu ini adalah syair.
- 69:42: Ayat ini membantah tuduhan bahwa wahyu ini adalah tenungan.
- 69:43: Ayat ini menegaskan asal wahyu dari Tuhan semesta alam.
- 69:44: Ayat ini membuka ancaman hipotetis jika Rasul mengada-adakan perkataan atas…
- 69:45: Ayat ini menggambarkan konsekuensi keras jika wahyu dipalsukan.
- 69:46: Ayat ini melanjutkan gambaran konsekuensi keras tersebut.
- 69:47: Ayat ini menegaskan tidak ada yang dapat mencegah keputusan Allah: bukti…
- 69:48: Ayat ini menegaskan fungsi wahyu sebagai peringatan bagi orang bertakwa.
- 69:49: Ayat ini menegaskan pengetahuan Allah atas para pendusta wahyu.
- 69:50: Ayat ini menegaskan wahyu ini akan menjadi penyesalan bagi orang kafir.
- 69:51: Ayat ini menegaskan kepastian mutlak kebenaran wahyu.
- 69:52: Ayat penutup surah ini menyerukan bertasbih, menutup rangkaian penegasan…
Al-Ma’arij (44 ayat)
- 70:1: Ayat ini membuka surah dengan permintaan azab yang pasti terjadi bagi orang…
- 70:2: Ayat ini menegaskan tidak ada yang dapat menolak azab tersebut.
- 70:3: Ayat ini menegaskan sumber azab: Allah, Pemilik tempat-tempat naik.
- 70:4: Ayat ini menggambarkan skala waktu kosmis kenaikan malaikat dan Ruh kepada…
- 70:5: Ayat ini memerintahkan kesabaran sebagai respons terhadap tantangan orang kafir.
- 70:6: Ayat ini menggambarkan persepsi orang kafir bahwa Hari Kiamat masih jauh.
- 70:7: Ayat ini mengontraskan persepsi manusia dengan kepastian Allah tentang…
- 70:8: Ayat ini menggambarkan kehancuran langit pada Hari Kiamat.
- 70:9: Ayat ini melanjutkan gambaran kehancuran gunung-gunung.
- 70:10: Ayat ini menggambarkan putusnya ikatan sosial pada Hari Kiamat.
- 70:11: Ayat ini menggambarkan keputusasaan orang durhaka yang rela menebus diri dengan…
- 70:12: Ayat ini memperluas daftar orang terdekat yang rela ditebuskan.
- 70:13: Ayat ini melanjutkan daftar orang terdekat yang rela ditebuskan.
- 70:14: Ayat ini menggambarkan puncak keputusasaan: rela menebus dengan seluruh…
- 70:15: Ayat ini menolak tegas: tebusan tidak diterima, hanya api yang menanti.
- 70:16: Ayat ini menggambarkan sifat api itu: mengelupas kulit kepala.
- 70:17: Ayat ini melanjutkan sifat api itu: memanggil orang yang berpaling.
- 70:18: Ayat ini menegaskan sasaran api itu: orang yang gemar mengumpulkan dan menimbun.
- 70:19: Ayat ini membuka penjelasan tabiat dasar manusia yang gelisah.
- 70:20: Ayat penutup rangkaian ini menutup penjelasan tabiat manusia yang gelisah saat…
- 70:21: Ayat ini melengkapi tabiat gelisah manusia: kikir saat mendapat kebaikan.
- 70:22: Ayat ini membuka pengecualian bagi orang yang selalu menjaga salat.
- 70:23: Ayat ini menegaskan konsistensi salat sebagai sifat pertama orang yang…
- 70:24: Ayat ini menambahkan sifat kedua: berbagi harta secara tertentu.
- 70:25: Ayat ini merinci penerima bagian harta itu: peminta dan yang tidak meminta.
- 70:26: Ayat ini menambahkan sifat ketiga: membenarkan Hari Pembalasan.
- 70:27: Ayat ini menambahkan sifat keempat: rasa takut yang sehat terhadap azab Allah.
- 70:28: Ayat ini menjelaskan alasan rasa takut itu: azab Allah bukan sesuatu yang bisa…
- 70:29: Ayat ini menambahkan sifat kelima: menjaga kehormatan diri.
- 70:30: Ayat ini menetapkan batas halal dalam menjaga kehormatan diri.
- 70:31: Ayat ini menegaskan batas pelanggaran bagi yang melampaui aturan tersebut.
- 70:32: Ayat ini menambahkan sifat keenam: memelihara amanat dan janji.
- 70:33: Ayat ini menambahkan sifat ketujuh: menegakkan kesaksian dengan jujur.
- 70:34: Ayat ini menutup daftar sifat dengan penjagaan salat, membentuk struktur…
- 70:35: Ayat ini menjanjikan balasan penuh bagi pemilik seluruh sifat baik tersebut.
- 70:36: Ayat ini menghadirkan pertanyaan retoris tentang orang kafir yang berkerumun…
- 70:37: Ayat ini melanjutkan gambaran kerumunan orang kafir dari segala arah.
- 70:38: Ayat ini membantah harapan keliru orang kafir untuk masuk taman tanpa iman.
- 70:39: Ayat ini menegaskan asal-usul rendah manusia sebagai bantahan kesombongan…
- 70:40: Ayat ini bersumpah demi Tuhan pengatur arah terbit-terbenam, menegaskan kuasa…
- 70:41: Ayat ini menegaskan kuasa Allah mengganti mereka dengan yang lebih baik.
- 70:42: Ayat ini memerintahkan membiarkan orang kafir hingga tiba hari yang dijanjikan.
- 70:43: Ayat ini menggambarkan mereka keluar dari kubur dengan panik pada hari itu.
- 70:44: Ayat penutup surah ini menggambarkan kehinaan total pada hari yang telah lama…
Nuh (28 ayat)
- 71:1: Ayat ini membuka surah dengan misi kerasulan Nuh yang diperintahkan secara…
- 71:2: Ayat ini membuka dakwah Nuh dengan penegasan statusnya sebagai pemberi…
- 71:3: Ayat ini menyampaikan inti seruan Nuh: tauhid, takwa, dan ketaatan kepada rasul.
- 71:4: Ayat ini menjanjikan ampunan dan penangguhan ajal bagi yang taat, disertai…
- 71:5: Ayat ini beralih ke doa Nuh kepada Allah, mengadukan penolakan kaumnya siang…
- 71:6: Ayat ini mencatat penolakan kaum Nuh yang justru semakin menjauh.
- 71:7: Ayat ini menggambarkan penolakan fisik dan psikologis kaum Nuh terhadap…
- 71:8: Ayat ini mencatat eskalasi metode dakwah Nuh menjadi terang-terangan.
- 71:9: Ayat ini melengkapi gambaran berbagai metode dakwah Nuh.
- 71:10: Ayat ini menyampaikan inti seruan tobat Nuh kepada kaumnya, dikutip ulang dalam…
- 71:11: Ayat ini melanjutkan janji berkah duniawi bagi yang bertobat.
- 71:12: Ayat ini melanjutkan janji kekayaan duniawi: harta, anak, kebun, dan sungai.
- 71:13: Ayat ini menyisipkan teguran retoris tentang kebesaran Allah dalam seruan Nuh.
- 71:14: Ayat penutup rangkaian ini menutup teguran retoris dengan mengingatkan tahapan…
- 71:15: Ayat ini melanjutkan argumen kosmologis Nuh kepada kaumnya: penciptaan langit…
- 71:16: Ayat ini melanjutkan argumen kosmologis dengan bulan dan matahari.
- 71:17: Ayat ini melanjutkan argumen dengan asal-usul manusia dari bumi.
- 71:18: Ayat ini menegaskan siklus hidup-mati-kebangkitan manusia dari dan ke bumi.
- 71:19: Ayat ini menegaskan bumi yang dihamparkan bagi manusia.
- 71:20: Ayat ini menutup argumen kosmologis Nuh: bumi sebagai hamparan jalan bagi…
- 71:21: Ayat ini membuka doa kedua Nuh: pengaduan tentang pengikut orang yang justru…
- 71:22: Ayat ini mencatat tipu daya besar para pemimpin kaum Nuh.
- 71:23: Ayat ini mencatat seruan kaum Nuh saling mempertahankan penyembahan berhala.
- 71:24: Ayat ini menutup doa kedua Nuh: permohonan agar kesesatan mereka tidak…
- 71:25: Ayat ini menggambarkan akibat fatal: ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka,…
- 71:26: Ayat ini membuka doa ketiga dan terakhir Nuh: permohonan agar tak ada orang…
- 71:27: Ayat ini menjelaskan alasan permohonan itu: dikhawatirkan mereka menyesatkan…
- 71:28: Ayat penutup surah ini merangkum doa Nuh untuk ampunan diri, orang tua, dan…
Al-Jinn (28 ayat)
- 72:1: Ayat ini membuka surah dengan wahyu tentang sekelompok jin yang mendengar…
- 72:2: Ayat ini mencatat respons iman jin terhadap bacaan yang didengar.
- 72:3: Ayat ini mencatat kesaksian jin tentang keagungan Allah dan ketiadaan istri…
- 72:4: Ayat ini mencatat pengakuan jin tentang kebodohan sebagian dari kalangan mereka…
- 72:5: Ayat ini mencatat kepercayaan awal jin akan kejujuran manusia dan jin lain.
- 72:6: Ayat ini mencatat godaan yang terjadi antara manusia dan jin.
- 72:7: Ayat ini mencatat dugaan keliru sebagian jin tentang ketiadaan kebangkitan.
- 72:8: Ayat ini mencatat kesaksian jin tentang penjagaan ketat di langit.
- 72:9: Ayat ini mencatat perubahan akses jin ke langit yang kini diperketat.
- 72:10: Ayat ini mencatat ketidaktahuan jin tentang maksud di balik perubahan penjagaan…
- 72:11: Ayat ini mencatat keberagaman jalan di antara golongan jin.
- 72:12: Ayat ini mencatat keyakinan jin bahwa mereka tidak dapat lari dari kekuasaan…
- 72:13: Ayat ini mencatat respons iman jin terhadap petunjuk yang mereka dengar.
- 72:14: Ayat ini membagi dua golongan jin: yang berserah diri dan yang menyimpang.
- 72:15: Ayat penutup rangkaian ini menjelaskan nasib golongan yang menyimpang sebagai…
- 72:16: Ayat ini menjanjikan berkah bagi yang teguh di jalan lurus.
- 72:17: Ayat ini menjelaskan berkah tersebut sebagai ujian, dengan ancaman bagi yang…
- 72:18: Ayat ini menegaskan masjid sebagai milik Allah semata.
- 72:19: Ayat ini menggambarkan kerumunan saat Nabi beribadah.
- 72:20: Ayat ini menegaskan tauhid murni dalam dakwah Nabi.
- 72:21: Ayat ini menegaskan keterbatasan Nabi, bukan pemilik mudarat maupun manfaat.
- 72:22: Ayat ini menegaskan Nabi sendiri tak berdaya melindungi diri kecuali dengan…
- 72:23: Ayat ini menutup kutip dengan ancaman bagi yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya.
- 72:24: Ayat ini menggambarkan penantian hingga terbukti siapa yang sebenarnya lemah.
- 72:25: Ayat ini mencatat pengakuan keterbatasan pengetahuan Nabi tentang waktu pasti.
- 72:26: Ayat ini menegaskan pengetahuan gaib eksklusif milik Allah.
- 72:27: Ayat ini menjelaskan pengecualian bagi rasul pilihan, dijaga penuh dari…
- 72:28: Ayat penutup surah ini menjelaskan tujuan penjagaan itu: memastikan risalah…
Al-Muzzammil (20 ayat)
- 73:1: Ayat ini membuka surah dengan sapaan khusus kepada Nabi yang tengah berselimut,…
- 73:2: Ayat ini memerintahkan bangun malam sebagai ibadah utama.
- 73:3: Ayat ini merinci durasi minimal bangun malam.
- 73:4: Ayat ini menambahkan perintah membaca Al-Qur’an dengan tartil.
- 73:5: Ayat ini menjelaskan alasan persiapan: beban wahyu yang berat.
- 73:6: Ayat ini menjelaskan keutamaan waktu malam untuk ibadah.
- 73:7: Ayat ini menjelaskan kesibukan siang sebagai alasan lain keutamaan malam.
- 73:8: Ayat ini menyerukan zikir dan ibadah penuh kepada Allah.
- 73:9: Ayat ini menegaskan tauhid dan penyerahan diri penuh kepada Allah.
- 73:10: Ayat ini menyerukan kesabaran menghadapi penolakan.
- 73:11: Ayat ini menenangkan Nabi bahwa urusan para pendusta ada di tangan Allah.
- 73:12: Ayat ini mengancam siksaan bagi para pendusta.
- 73:13: Ayat ini melanjutkan rincian azab bagi para pendusta.
- 73:14: Ayat ini menggambarkan kehancuran bumi dan gunung pada Hari Kiamat.
- 73:15: Ayat ini membandingkan pengutusan Nabi dengan pengutusan rasul kepada Fir’aun.
- 73:16: Ayat ini mencatat akibat kedurhakaan Fir’aun terhadap rasul.
- 73:17: Ayat ini memperingatkan dahsyatnya Hari Kiamat bagi orang yang kufur.
- 73:18: Ayat ini menegaskan kepastian terlaksananya janji Allah tentang Hari Kiamat.
- 73:19: Ayat ini menegaskan bahwa peringatan ini terbuka bagi siapa yang menghendaki…
- 73:20: Ayat penutup surah ini memberikan keringanan qiyamullail karena kondisi umat…
Al-Muddatsir (56 ayat)
- 74:1: Ayat ini membuka surah dengan sapaan kepada Nabi yang tengah berselimut,…
- 74:2: Ayat ini memerintahkan Nabi bangkit dan mulai menyampaikan peringatan secara…
- 74:3: Ayat ini memerintahkan pengagungan Tuhan sebagai landasan sebelum menyampaikan…
- 74:4: Ayat ini memerintahkan kesucian pakaian, baik makna harfiah maupun sebagai…
- 74:5: Ayat ini memerintahkan menjauhi segala bentuk kekejian sebagai syarat kelayakan…
- 74:6: Ayat ini melarang memberi dengan motif mengharap imbalan yang lebih besar.
- 74:7: Ayat ini menutup rangkaian perintah persiapan dengan seruan kesabaran demi…
- 74:8: Ayat ini membuka gambaran Hari Kiamat dengan ditiupnya sangkakala.
- 74:9: Ayat ini menegaskan beratnya hari ketika sangkakala ditiup.
- 74:10: Ayat ini menegaskan bahwa kesulitan hari itu dirasakan terutama oleh orang yang…
- 74:11: Ayat ini membuka kisah seseorang yang diciptakan sendirian, lalu diberi…
- 74:12: Ayat ini merinci kekayaan yang diberikan kepada tokoh dalam kisah ini.
- 74:13: Ayat ini melanjutkan rincian kenikmatan duniawi tokoh tersebut.
- 74:14: Ayat ini menegaskan kelimpahan kemudahan hidup yang diberikan kepadanya.
- 74:15: Ayat ini menggambarkan ketamakan tokoh tersebut meski telah diberi berlimpah.
- 74:16: Ayat ini menolak harapan tokoh tersebut karena ia justru menentang tanda-tanda…
- 74:17: Ayat ini mengancam tokoh tersebut dengan siksaan yang berat.
- 74:18: Ayat ini menggambarkan proses tokoh tersebut merancang tuduhan terhadap wahyu.
- 74:19: Ayat ini mengutuk rancangan tokoh tersebut dengan seruan celaan.
- 74:20: Ayat ini mengulang seruan celaan sebagai penegasan retoris.
- 74:21: Ayat ini membuka rangkaian reaksi tokoh tersebut ketika dihadapkan pada wahyu.
- 74:22: Ayat ini menggambarkan raut wajah tokoh tersebut saat menolak kebenaran.
- 74:23: Ayat ini menutup rangkaian reaksi tokoh tersebut dengan penolakan disertai…
- 74:24: Ayat ini mencatat tuduhan tokoh tersebut bahwa wahyu adalah sihir warisan.
- 74:25: Ayat ini melanjutkan tuduhan tokoh tersebut bahwa wahyu hanyalah perkataan…
- 74:26: Ayat ini mengancam tokoh tersebut dengan hukuman di Saqar.
- 74:27: Ayat ini membuka penjelasan lebih lanjut tentang dahsyatnya Saqar.
- 74:28: Ayat ini menggambarkan kedahsyatan Saqar yang menghabiskan segalanya.
- 74:29: Ayat ini menegaskan bahwa Saqar membakar habis manusia, bukan sekadar permukaan…
- 74:30: Ayat ini menyebut jumlah penjaga Saqar tanpa merinci identitasnya di sini.
- 74:31: Ayat ini menjelaskan hikmah jumlah penjaga api sebagai ujian keimanan bagi…
- 74:32: Ayat ini membuka rangkaian sumpah untuk menegaskan kebenaran tentang Saqar.
- 74:33: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah dengan malam yang berlalu.
- 74:34: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan datangnya waktu subuh.
- 74:35: Ayat ini menegaskan bahwa Saqar termasuk perkara yang paling dahsyat.
- 74:36: Ayat ini menegaskan fungsi Saqar sebagai peringatan bagi seluruh manusia.
- 74:37: Ayat ini menegaskan kebebasan memilih setiap orang untuk maju dalam kebaikan…
- 74:38: Ayat ini menegaskan tanggung jawab pribadi setiap jiwa atas perbuatannya.
- 74:39: Ayat ini mengecualikan golongan kanan dari status tergadai tersebut.
- 74:40: Ayat ini menggambarkan golongan kanan berada dalam taman-taman, saling bertanya…
- 74:41: Ayat ini menegaskan bahwa golongan kanan bertanya-tanya tentang nasib para…
- 74:42: Ayat ini mencatat pertanyaan yang diajukan kepada para pendosa tentang sebab…
- 74:43: Ayat ini membuka jawaban para pendosa yang mengakui kelalaian mereka dalam…
- 74:44: Ayat ini melanjutkan pengakuan kelalaian sosial para pendosa.
- 74:45: Ayat ini melanjutkan pengakuan keterlibatan mereka dalam pembicaraan sia-sia.
- 74:46: Ayat ini melanjutkan pengakuan pendustaan mereka terhadap Hari…
- 74:47: Ayat ini menutup pengakuan para pendosa, menyebut kepastian yang akhirnya…
- 74:48: Ayat ini menegaskan bahwa syafaat tidak berguna bagi mereka yang telah…
- 74:49: Ayat ini beralih menegur orang-orang yang berpaling dari peringatan Al-Qur’an.
- 74:50: Ayat ini menggambarkan sikap lari mereka dari peringatan bagaikan keledai liar…
- 74:51: Ayat ini melengkapi perumpamaan ketakutan mereka yang tidak beralasan terhadap…
- 74:52: Ayat ini menyebut tuntutan tidak masuk akal mereka: meminta wahyu turun…
- 74:53: Ayat ini mengungkap akar masalah tuntutan mereka: ketiadaan rasa takut kepada…
- 74:54: Ayat ini menegaskan kembali status wahyu sebagai peringatan murni.
- 74:55: Ayat ini menegaskan keterbukaan peringatan ini bagi siapa yang menghendaki…
- 74:56: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa kehendak untuk mengambil pelajaran…
Al-Qiyamah (40 ayat)
- 75:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah penegasan tentang kepastian hari Kiamat.
- 75:2: Ayat ini menambahkan sumpah kedua demi jiwa yang gemar mencela, menegaskan…
- 75:3: Ayat ini menyanggah keraguan manusia terhadap kemampuan Allah membangkitkan…
- 75:4: Ayat ini menjawab keraguan tersebut dengan menegaskan kuasa Allah bahkan atas…
- 75:5: Ayat ini mengungkap motif sesungguhnya keraguan manusia: keinginan melanjutkan…
- 75:6: Ayat ini mencatat pertanyaan skeptis manusia tentang kapan hari Kiamat terjadi.
- 75:7: Ayat ini membuka gambaran kedahsyatan hari Kiamat dengan reaksi mata manusia.
- 75:8: Ayat ini melanjutkan gambaran kekacauan kosmis hari Kiamat.
- 75:9: Ayat ini menutup gambaran kekacauan kosmis dengan penyatuan matahari dan bulan.
- 75:10: Ayat ini mencatat kepanikan manusia yang mencari tempat pelarian dari…
- 75:11: Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada tempat berlindung dari hari itu.
- 75:12: Ayat ini menegaskan bahwa satu-satunya tujuan akhir pada hari itu adalah kepada…
- 75:13: Ayat ini menegaskan bahwa seluruh perbuatan manusia, baik yang didahulukan…
- 75:14: Ayat ini menegaskan bahwa manusia sendiri, bukan orang lain, yang menjadi saksi…
- 75:15: Ayat ini menegaskan bahwa kesaksian diri sendiri berlaku sekalipun manusia…
- 75:16: Ayat ini menegur Nabi agar tidak tergesa-gesa mengikuti bacaan wahyu sebelum…
- 75:17: Ayat ini menjamin bahwa Allah sendiri yang bertanggung jawab mengumpulkan dan…
- 75:18: Ayat ini memerintahkan Nabi mengikuti bacaan setelah Allah menyelesaikannya,…
- 75:19: Ayat ini menutup jaminan bahwa Allah pula yang menjelaskan makna wahyu setelah…
- 75:20: Ayat ini beralih menegur kecenderungan manusia mencintai kehidupan dunia yang…
- 75:21: Ayat ini menutup teguran dengan menyandingkan cinta dunia dengan pengabaian…
- 75:22: Ayat ini membuka gambaran keadaan orang-orang yang berbahagia pada hari itu.
- 75:23: Ayat ini menegaskan bahwa wajah-wajah tersebut memandang kepada Tuhannya.
- 75:24: Ayat ini beralih menggambarkan keadaan orang-orang yang berduka pada hari itu.
- 75:25: Ayat ini menegaskan bahwa wajah-wajah yang muram itu diliputi firasat akan…
- 75:26: Ayat ini membuka gambaran sakratulmaut sebagai puncak kepastian yang tak…
- 75:27: Ayat ini mencatat seruan putus asa mencari penyembuh saat ajal tiba.
- 75:28: Ayat ini menegaskan kesadaran penuh orang yang sekarat bahwa saat itulah…
- 75:29: Ayat ini menggambarkan momen fisik terakhir sakratulmaut.
- 75:30: Ayat ini menutup gambaran sakratulmaut dengan penegasan bahwa tujuan akhirnya…
- 75:31: Ayat ini beralih menyebut sifat orang yang menolak kebenaran dan meninggalkan…
- 75:32: Ayat ini melanjutkan sifat penolakan orang tersebut terhadap kebenaran.
- 75:33: Ayat ini menutup gambaran orang tersebut yang pulang dengan sikap angkuh.
- 75:34: Ayat ini mengutuk sikap angkuh tersebut dengan seruan celaan berulang.
- 75:35: Ayat ini mengulang seruan celaan sebagai penegasan retoris yang lebih keras.
- 75:36: Ayat ini membuka penutup surah dengan menyanggah anggapan bahwa hidup manusia…
- 75:37: Ayat ini mengingatkan asal-usul penciptaan manusia yang sederhana.
- 75:38: Ayat ini merinci tahap perkembangan penciptaan manusia dari segumpal darah…
- 75:39: Ayat ini menegaskan penciptaan dua jenis kelamin dari asal yang sama.
- 75:40: Ayat penutup surah ini menyimpulkan bahwa Pencipta yang mampu membentuk manusia…
Al-Insan (31 ayat)
- 76:1: Ayat ini membuka surahnya dengan pertanyaan tentang masa sebelum manusia ada.
- 76:2: Ayat ini menjawab pertanyaan di 76:1 dengan menyebut bahan, tujuan, dan alat…
- 76:3: Ayat ini menyebut dua arah yang terbuka bagi manusia sesudah jalannya…
- 76:4: Ayat ini menyebut apa yang disediakan bagi yang menolak, dan cuma satu ayat…
- 76:5: Ayat ini membuka bagian terpanjang surahnya, yaitu delapan belas ayat tentang…
- 76:6: Ayat ini menerangkan sumber minuman yang disebut di 76:5.
- 76:7: Ayat ini merinci sifat orang-orang yang berbuat kebajikan: menepati janji dan…
- 76:8: Ayat ini melanjutkan sifat kedermawanan mereka meski terhadap makanan yang…
- 76:9: Ayat ini menyebut maksud di balik pemberian yang disebut di 76:8.
- 76:10: Ayat ini menutup ucapan mereka dengan menyebut apa yang mereka takuti.
- 76:11: Ayat ini menegaskan balasan atas ketakwaan mereka: perlindungan dari kesulitan…
- 76:12: Ayat ini menyebut balasan mereka sekaligus sebabnya.
- 76:13: Ayat ini melukiskan tempat mereka lewat dua hal yang tidak ada di sana.
- 76:14: Ayat ini melanjutkan gambaran kenyamanan: naungan dekat dan buah yang mudah…
- 76:15: Ayat ini menggambarkan pelayanan yang diedarkan kepada penghuni taman.
- 76:16: Ayat ini menutup rincian bejana dengan menegaskan kesempurnaan ukurannya.
- 76:17: Ayat ini menambah rincian minuman lain yang disediakan bagi penghuni taman.
- 76:18: Ayat ini menerangkan sumber minuman yang disebut di 76:17.
- 76:19: Ayat ini menambah rincian pelayanan berupa para pemuda yang tampak bagai…
- 76:20: Ayat ini mengundang pembayangan luasnya kenikmatan dan keagungan yang tersedia…
- 76:21: Ayat ini menutup rincian kenikmatan fisik para penghuni taman dengan pakaian,…
- 76:22: Ayat ini menutup seluruh bagian pemberian dengan pengakuan atas usaha mereka.
- 76:23: Ayat ini memutus pembicaraan tentang tempat yang dijanjikan dengan pernyataan…
- 76:24: Ayat ini membuka rangkaian perintah dengan kalimat yang dipakai juga di surah…
- 76:25: Ayat ini melanjutkan rangkaian perintah dengan menyebut waktu mengerjakannya.
- 76:26: Ayat ini menutup rangkaian perintah dengan menyebut malam.
- 76:27: Ayat ini berpindah ke pihak lain dan menyebut dua sikap mereka sekaligus.
- 76:28: Ayat ini mengingatkan bahwa yang menciptakan juga sanggup mengganti.
- 76:29: Ayat ini menawarkan pilihan dengan kalimat yang sama persis dengan 73:19.
- 76:30: Ayat ini mengembalikan kehendak kepada Allah sesudah pilihan ditawarkan di…
- 76:31: Ayat penutup surah ini menyebut dua pihak sekaligus.
Al-Mursalat (50 ayat)
- 77:1: Ayat ini membuka surahnya dengan sumpah atas sesuatu yang tidak disebut namanya.
- 77:2: Ayat ini melanjutkan sumpah dengan pekerjaan kedua yang juga tidak dinamai…
- 77:3: Ayat ini menyebut pekerjaan ketiga di dalam rangkaian sumpah yang pelakunya…
- 77:4: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah.
- 77:5: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan pekerjaan yang paling terang isinya.
- 77:6: Ayat ini menerangkan untuk apa peringatan di 77:5 disampaikan.
- 77:7: Ayat ini menyampaikan apa yang disumpahkan enam ayat sebelumnya.
- 77:8: Ayat ini membuka rangkaian empat ayat tentang apa yang terjadi pada hari itu.
- 77:9: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran kosmis.
- 77:10: Ayat ini menyebut peristiwa ketiga, dan kata kerjanya berasal dari akar yang…
- 77:11: Ayat ini menutup rangkaian empat peristiwa dengan berpindah dari benda ke…
- 77:12: Ayat ini mengajukan pertanyaan retoris tentang penangguhan waktu kesaksian para…
- 77:13: Ayat ini menjawab pertanyaan di 77:12 dengan nama hari yang paling pendek.
- 77:14: Ayat ini menegaskan dahsyatnya hari Keputusan yang tak terbayangkan.
- 77:15: Ayat ini adalah kemunculan pertama kalimat yang akan kembali sembilan kali lagi…
- 77:16: Ayat ini mengingatkan pembinasaan umat-umat terdahulu sebagai bukti kepastian…
- 77:17: Ayat ini melanjutkan pertanyaan di 77:16 dengan menyebut angkatan yang datang…
- 77:18: Ayat ini menutup bagian tentang angkatan terdahulu dengan kalimat yang dipakai…
- 77:19: Ayat ini mengulang refrain celaan menutup kelompok argumen pembinasaan umat…
- 77:20: Ayat ini membuka bagian baru dengan memindahkan buktinya ke tubuh pembacanya…
- 77:21: Ayat ini melanjutkan bukti penciptaan dengan menyebut tempat penyimpanannya.
- 77:22: Ayat ini menyebut batas waktu bagi apa yang disimpan di 77:21.
- 77:23: Ayat ini menutup kelompok argumen penciptaan dengan penegasan kesempurnaan…
- 77:24: Ayat ini mengulang refrain celaan menutup kelompok argumen penciptaan manusia.
- 77:25: Ayat ini membuka kelompok argumen baru: kekuasaan Allah atas penataan bumi bagi…
- 77:26: Ayat ini menegaskan bahwa bumi menjadi tempat berkumpul bagi yang hidup maupun…
- 77:27: Ayat ini menutup bagian tentang bumi dengan menyebut gunung dan air.
- 77:28: Ayat ini mengulang refrain celaan menutup kelompok argumen penataan bumi.
- 77:29: Ayat ini membuka bagian yang isinya akibat, bukan lagi bukti.
- 77:30: Ayat ini merinci naungan bercabang tiga sebagai bagian dari azab yang…
- 77:31: Ayat ini mencabut sifat naungan yang baru disebut di 77:30.
- 77:32: Ayat ini menggambarkan besarnya bunga api yang disemburkan.
- 77:33: Ayat ini menutup gambaran hukuman dengan perbandingan yang kedua.
- 77:34: Ayat ini mengulang refrain celaan menutup gambaran azab naungan dan api.
- 77:35: Ayat ini menggambarkan kebisuan total para pendosa pada Hari Kiamat.
- 77:36: Ayat ini menutup pintu terakhir bagi pembelaan diri.
- 77:37: Ayat ini mengulang refrain celaan menutup gambaran kebisuan para pendosa.
- 77:38: Ayat ini menyatakan bahwa hari pemisahan sudah tiba dan semuanya sudah…
- 77:39: Ayat ini menutup tantangan retoris kepada para pendusta yang tak berdaya di…
- 77:40: Ayat ini mengulang refrain celaan menutup tantangan retoris hari Keputusan.
- 77:41: Ayat ini beralih menggambarkan balasan bagi orang-orang yang bertakwa,…
- 77:42: Ayat ini melanjutkan daftar pemberian yang dibuka di 77:41.
- 77:43: Ayat ini mempersilakan yang bertakwa menikmati dengan kalimat yang sama persis…
- 77:44: Ayat ini menutup bagian tentang yang bertakwa dengan rumus yang dipakai di lima…
- 77:45: Ayat ini mengulang refrain celaan setelah gambaran balasan bagi orang-orang…
- 77:46: Ayat ini mencatat sindiran kepada para pendosa yang bersenang-senang sesaat…
- 77:47: Ayat ini mengulang refrain celaan menutup sindiran kepada para pendosa.
- 77:48: Ayat ini mencatat penolakan para pendosa bahkan terhadap perintah sesederhana…
- 77:49: Ayat ini adalah kemunculan kesepuluh dan terakhir refrein di surah ini.
- 77:50: Ayat penutup surah ini berupa pertanyaan yang sama persis dengan penutup 7:185.
An-Naba’ (40 ayat)
- 78:1: Ayat ini membuka surah dengan pertanyaan tentang apa yang mereka perselisihkan.
- 78:2: Ayat ini melengkapi pertanyaan tadi dengan menyebut kabar yang besar.
- 78:3: Ayat ini menutup pertanyaan dengan menyebut bahwa mereka berselisih tentangnya.
- 78:4: Ayat ini menjawab perselisihan mereka dengan penolakan dan janji bahwa mereka…
- 78:5: Ayat ini mengulang peringatan sebelumnya dengan tambahan satu huruf.
- 78:6: Ayat ini membuka daftar bukti dengan bumi yang dijadikan hamparan.
- 78:7: Ayat ini melanjutkan daftar dengan gunung yang dijadikan pasak.
- 78:8: Ayat ini melanjutkan daftar dengan penciptaan manusia berpasang-pasangan.
- 78:9: Ayat ini melanjutkan rangkaian bukti dengan tidur sebagai sarana istirahat.
- 78:10: Ayat ini melanjutkan rangkaian bukti dengan malam yang menyelimuti bagai…
- 78:11: Ayat ini menyebut siang yang dijadikan waktu penghidupan.
- 78:12: Ayat ini menyebut tujuh langit yang dibangun kukuh.
- 78:13: Ayat ini menyebut pelita yang menyala panas.
- 78:14: Ayat ini menyebut air yang diturunkan deras dari awan.
- 78:15: Ayat ini menegaskan tujuan turunnya hujan bagi pertumbuhan tanaman.
- 78:16: Ayat ini menutup daftar dengan kebun-kebun yang rimbun.
- 78:17: Ayat ini beralih menegaskan kepastian hari Keputusan sebagai jawaban atas…
- 78:18: Ayat ini menyebut tiupan sangkakala dan kedatangan berbondong-bondong.
- 78:19: Ayat ini melanjutkan gambaran kehancuran kosmis dengan terbukanya langit.
- 78:20: Ayat ini menutup gambaran kehancuran kosmis dengan gunung-gunung yang lenyap…
- 78:21: Ayat ini menyebut Jahanam sebagai tempat yang menunggu.
- 78:22: Ayat ini menyebut tempat kembali bagi yang melampaui batas.
- 78:23: Ayat ini menyebut mereka tinggal di sana berkurun-kurun.
- 78:24: Ayat ini menyangkal dua hal sekaligus tanpa menyebutkan satu pun yang didapat.
- 78:25: Ayat ini menyebut apa yang tetap ada sesudah 78:24 menyangkal dua hal.
- 78:26: Ayat ini menegaskan bahwa siksaan tersebut setimpal dengan perbuatan mereka.
- 78:27: Ayat ini menerangkan sebab dari balasan yang disebut sepadan di 78:26.
- 78:28: Ayat ini menyebut sebab kedua sesudah 78:27 menyebut sebab pertama.
- 78:29: Ayat ini menyela daftar sebab dengan menyebut apa yang telah dilakukan terhadap…
- 78:30: Ayat ini mencatat vonis final yang dijatuhkan kepada penghuni neraka.
- 78:31: Ayat ini membuka bagian tentang yang bertakwa yang berjalan sampai 78:36.
- 78:32: Ayat ini membuka rincian dari kemenangan yang dinamai di 78:31.
- 78:33: Ayat ini melanjutkan daftar yang dibuka di 78:32.
- 78:34: Ayat ini menutup daftar empat benda yang dibuka di 78:32.
- 78:35: Ayat ini menegaskan kesucian suasana bagi orang-orang bertakwa, bebas dari…
- 78:36: Ayat ini menegaskan bahwa seluruh kenikmatan itu adalah balasan dan pemberian…
- 78:37: Ayat ini menegaskan keagungan Tuhan pemilik langit dan bumi, yang tak seorang…
- 78:38: Ayat ini menggambarkan keheningan yang berat pada hari itu.
- 78:39: Ayat ini menutup rangkaian panjang dengan satu tawaran.
- 78:40: Ayat penutup surah ini menyatakan peringatan lalu melukiskan penyesalan yang…
An-Nazi’at (46 ayat)
- 79:1: Ayat ini membuka surah dengan rangkaian sumpah demi hal-hal yang mencabut…
- 79:2: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah.
- 79:3: Ayat ini meneruskan rangkaian sumpah itu.
- 79:4: Ayat ini menyambung rangkaian sumpah tersebut.
- 79:5: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan penyebutan pengatur urusan.
- 79:6: Ayat ini membuka gambaran kedahsyatan Hari Kiamat dengan guncangan besar.
- 79:7: Ayat ini melanjutkan gambaran guncangan yang berturut-turut.
- 79:8: Ayat ini menggambarkan reaksi hati manusia pada hari itu.
- 79:9: Ayat ini melengkapi gambaran ketakutan dengan pandangan yang tertunduk.
- 79:10: Ayat ini mencatat keraguan orang-orang tentang kebangkitan setelah kematian.
- 79:11: Ayat ini melanjutkan keraguan tersebut dengan menyoroti kehancuran total…
- 79:12: Ayat ini mencatat kesimpulan sinis mereka bahwa kebangkitan, jika benar…
- 79:13: Ayat ini menjawab keraguan mereka: kebangkitan hanya memerlukan satu hardikan.
- 79:14: Ayat ini menutup gambaran kebangkitan yang seketika dan pasti.
- 79:15: Ayat ini membuka kisah Musa sebagai pelajaran bagi Nabi dan pendengar wahyu.
- 79:16: Ayat ini menandai awal panggilan Allah kepada Musa di lembah suci.
- 79:17: Ayat ini mencatat perintah Allah kepada Musa untuk mendatangi Fir’aun yang…
- 79:18: Ayat ini mencatat instruksi Allah tentang perkataan yang harus disampaikan Musa…
- 79:19: Ayat ini menutup instruksi Allah dengan tujuan akhir dakwah: agar Fir’aun…
- 79:20: Ayat ini mencatat bahwa Musa menunjukkan mukjizat besar kepada Fir’aun.
- 79:21: Ayat ini mencatat penolakan Fir’aun terhadap tanda yang diperlihatkan.
- 79:22: Ayat ini melanjutkan gambaran penolakan Fir’aun yang aktif berusaha melawan.
- 79:23: Ayat ini mencatat mobilisasi Fir’aun untuk melawan dakwah Musa.
- 79:24: Ayat ini mencatat klaim ketuhanan Fir’aun sebagai puncak kesombongannya.
- 79:25: Ayat ini menegaskan bahwa Allah menghukum Fir’aun sebagai balasan atas seluruh…
- 79:26: Ayat ini menutup kisah Musa dan Fir’aun dengan menegaskan pelajaran bagi orang…
- 79:27: Ayat ini membuka argumen baru tentang kekuasaan Allah dalam penciptaan langit…
- 79:28: Ayat ini merinci tahap penciptaan langit: ditinggikan dan disempurnakan.
- 79:29: Ayat ini melanjutkan rincian penciptaan dengan pergantian malam dan siang.
- 79:30: Ayat ini beralih ke penciptaan bumi setelah penciptaan langit.
- 79:31: Ayat ini merinci penciptaan bumi dengan sumber air dan padang gembala.
- 79:32: Ayat ini melanjutkan rincian penciptaan bumi dengan gunung-gunung yang kukuh.
- 79:33: Ayat ini menutup rangkaian penciptaan bumi dengan tujuan kemanfaatannya bagi…
- 79:34: Ayat ini membuka gambaran puncak kedahsyatan Hari Kiamat.
- 79:35: Ayat ini menegaskan bahwa manusia akan diingatkan kembali pada seluruh usahanya.
- 79:36: Ayat ini menggambarkan diperlihatkannya neraka secara terang-terangan pada hari…
- 79:37: Ayat ini membuka pembagian dua golongan manusia berdasarkan responsnya.
- 79:38: Ayat ini merinci ciri golongan pertama: mengutamakan dunia atas akhirat.
- 79:39: Ayat ini menegaskan bahwa neraka menjadi tempat kembali bagi golongan yang…
- 79:40: Ayat ini membuka golongan kedua: orang yang takut kepada Tuhan dan…
- 79:41: Ayat ini menegaskan bahwa taman menjadi tempat kembali bagi golongan yang takut…
- 79:42: Ayat ini beralih ke pertanyaan orang-orang tentang waktu terjadinya Hari Kiamat.
- 79:43: Ayat ini menegaskan bahwa pengetahuan waktu pastinya bukan wewenang Nabi.
- 79:44: Ayat ini menegaskan bahwa pengetahuan akhir tentang Saat itu hanya ada pada…
- 79:45: Ayat ini menegaskan peran Nabi sebagai pemberi peringatan, bukan penentu waktu.
- 79:46: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa kehidupan dunia akan terasa amat…
‘Abasa (42 ayat)
- 80:1: Ayat ini membuka surah dengan teguran atas sikap bermuka masam dan berpaling.
- 80:2: Ayat ini menjelaskan sebab teguran: kedatangan seorang buta yang diabaikan.
- 80:3: Ayat ini menegaskan bahwa orang buta itu justru berpotensi besar mendapat…
- 80:4: Ayat ini melanjutkan potensi kebaikan yang mungkin diperoleh orang buta…
- 80:5: Ayat ini beralih menyoroti sikap terhadap orang yang merasa tidak membutuhkan…
- 80:6: Ayat ini menegur pemberian perhatian penuh kepada orang yang merasa serba cukup.
- 80:7: Ayat ini menegaskan bahwa tanggung jawab Nabi bukan memaksa keimanan orang yang…
- 80:8: Ayat ini menghadirkan pembanding: orang yang datang dengan bergegas justru…
- 80:9: Ayat ini menegaskan ketakwaan orang buta tersebut sebagai kontras dengan orang…
- 80:10: Ayat ini menegaskan pengabaian terhadap orang yang justru paling siap menerima.
- 80:11: Ayat ini mengoreksi seluruh sikap tadi dengan menegaskan sifat wahyu sebagai…
- 80:12: Ayat ini membuka pintu bagi siapa saja yang mau mengingat peringatan tersebut.
- 80:13: Ayat ini melukiskan tempat peringatan itu berada: lembaran-lembaran yang…
- 80:14: Ayat ini menambahkan dua sifat lagi bagi lembaran tersebut: ditinggikan dan…
- 80:15: Ayat ini menyebut tangan-tangan yang memegang lembaran tersebut.
- 80:16: Ayat ini menambahkan dua sifat bagi para pemegang lembaran: mulia dan berbakti.
- 80:17: Ayat ini berpindah kepada manusia dengan kutukan atas kadar kekufurannya.
- 80:18: Ayat ini bertanya tentang asal penciptaan manusia.
- 80:19: Ayat ini menjawab pertanyaan sebelumnya: dari setetes air mani, lalu ditentukan…
- 80:20: Ayat ini menyebut nikmat berikutnya: jalan yang dimudahkan.
- 80:21: Ayat ini melanjutkan perjalanan manusia: dimatikan lalu dijadikan berkubur.
- 80:22: Ayat ini menutup perjalanan manusia dengan kebangkitan yang bergantung pada…
- 80:23: Ayat ini menegur manusia yang belum menunaikan kewajibannya meski telah diberi…
- 80:24: Ayat ini mengajak manusia merenungkan proses penyediaan makanannya sebagai…
- 80:25: Ayat ini membuka rincian proses penyediaan makanan dengan turunnya hujan.
- 80:26: Ayat ini menyebut tahap kedua: bumi yang dibelah.
- 80:27: Ayat ini menyebut hasil pertama dari tanah yang dibelah: biji-bijian.
- 80:28: Ayat ini melanjutkan daftar tumbuhan dengan anggur dan tanaman potong.
- 80:29: Ayat ini melanjutkan rincian hasil tumbuhan.
- 80:30: Ayat ini menyebut kebun-kebun yang lebat.
- 80:31: Ayat ini menutup daftar dengan buah-buahan dan rumput.
- 80:32: Ayat ini menutup daftar dengan menyatakan untuk siapa seluruhnya disediakan.
- 80:33: Ayat ini berpindah kepada hari kiamat lewat suara yang memekakkan.
- 80:34: Ayat ini melukiskan manusia yang lari dari saudaranya sendiri.
- 80:35: Ayat ini melanjutkan rincian keterasingan dari ibu dan bapak.
- 80:36: Ayat ini menutup daftar dengan istri dan anak-anak.
- 80:37: Ayat ini menjelaskan sebab keterasingan tersebut: setiap orang tenggelam dalam…
- 80:38: Ayat ini membagi manusia lewat wajah: golongan pertama berseri.
- 80:39: Ayat ini menambahkan dua sifat bagi wajah golongan pertama: tertawa dan gembira…
- 80:40: Ayat ini berpindah ke golongan kedua: wajah yang berdebu.
- 80:41: Ayat ini menambahkan lapisan kedua bagi golongan itu: kegelapan yang meliputi.
- 80:42: Ayat penutup ini memberi sebutan bagi golongan kedua.
At-Takwir (29 ayat)
- 81:1: Ayat ini membuka rangkaian panjang pengandaian yang menggambarkan kehancuran…
- 81:2: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran kosmis, dan kata kerjanya…
- 81:3: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran kosmis, dan kata kerjanya…
- 81:4: Ayat ini menggambarkan harta paling berharga yang diabaikan pada hari itu, dan…
- 81:5: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran alam, dan kata keduanya muncul…
- 81:6: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran dengan lautan yang meluap, dan…
- 81:7: Ayat ini menggambarkan pengelompokan jiwa-jiwa sesuai amal masing-masing, dan…
- 81:8: Ayat ini menyoroti pertanggungjawaban atas kekejaman pembunuhan bayi perempuan,…
- 81:9: Ayat ini menegaskan ketiadaan dosa bayi tersebut sebagai kecaman terhadap…
- 81:10: Ayat ini menggambarkan dibukanya catatan amal setiap jiwa, dan kata keduanya…
- 81:11: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran kosmis dengan tersingkapnya…
- 81:12: Ayat ini menggambarkan dinyalakannya neraka pada hari itu, dan kata kerjanya…
- 81:13: Ayat ini menutup rangkaian tanda kehancuran dengan didekatkannya taman bagi…
- 81:14: Ayat ini menyimpulkan rangkaian tanda kehancuran: setiap jiwa akan mengetahui…
- 81:15: Ayat ini membuka rangkaian sumpah baru untuk menegaskan kebenaran wahyu, dan…
- 81:16: Ayat ini melanjutkan sifat objek sumpah: beredar dan terbenam, dan kata…
- 81:17: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah dengan malam yang larut, dan kata…
- 81:18: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan datangnya waktu subuh, dan kata…
- 81:19: Ayat ini menegaskan bahwa wahyu ini disampaikan oleh utusan yang mulia dan…
- 81:20: Ayat ini melanjutkan sifat utusan tersebut: berkekuatan dan berkedudukan…
- 81:21: Ayat ini menutup sifat utusan tersebut: ditaati dan terpercaya, dan kata…
- 81:22: Ayat ini menyanggah tuduhan bahwa Nabi adalah orang gila, dan kata keduanya…
- 81:23: Ayat ini menegaskan bahwa Nabi benar-benar menyaksikan utusan tersebut di ufuk…
- 81:24: Ayat ini menegaskan bahwa Nabi tidak menyembunyikan sedikit pun dari wahyu yang…
- 81:25: Ayat ini menyanggah tuduhan bahwa wahyu berasal dari setan, dan rangkaian dua…
- 81:26: Ayat ini menegur mereka yang berpaling padahal kebenaran sudah jelas, dan…
- 81:27: Ayat ini menegaskan bahwa wahyu ini adalah peringatan universal bagi seluruh…
- 81:28: Ayat ini menegaskan keterbukaan peringatan ini bagi siapa yang menghendaki…
- 81:29: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa kehendak manusia untuk menempuh jalan…
Al-Infitar (19 ayat)
- 82:1: Ayat ini membuka rangkaian tanda kehancuran kosmis Hari Kiamat, pola serupa…
- 82:2: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran kosmis, dan kata keduanya…
- 82:3: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran dengan lautan yang meletus, dan…
- 82:4: Ayat ini menutup rangkaian tanda kehancuran dengan dibongkarnya kuburan pada…
- 82:5: Ayat ini menyimpulkan rangkaian tanda kehancuran: setiap jiwa akan mengetahui…
- 82:6: Ayat ini menegur manusia atas kelalaiannya terhadap Tuhan yang mulia, dan kata…
- 82:7: Ayat ini merinci tahap penciptaan manusia yang sempurna dan seimbang, dan kata…
- 82:8: Ayat ini menutup rangkaian penciptaan dengan penegasan kebebasan kehendak Allah…
- 82:9: Ayat ini menegaskan bahwa akar kelalaian manusia adalah pendustaan terhadap…
- 82:10: Ayat ini menegaskan keberadaan pencatat amal yang senantiasa mengawasi manusia,…
- 82:11: Ayat ini merinci sifat penjaga tersebut: mulia dan mencatat, dan rangkaian dua…
- 82:12: Ayat ini menutup penjelasan tentang penjaga yang mencatat seluruh perbuatan…
- 82:13: Ayat ini beralih menggambarkan balasan bagi orang-orang yang berbakti, dan kata…
- 82:14: Ayat ini melengkapi kontras dengan balasan bagi orang-orang yang durhaka, dan…
- 82:15: Ayat ini menegaskan waktu masuknya orang-orang durhaka ke dalam neraka, dan…
- 82:16: Ayat ini menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah luput dari azab tersebut,…
- 82:17: Ayat ini menegaskan dahsyatnya Hari Pertanggungjawaban yang tak terbayangkan,…
- 82:18: Ayat ini mengulang penegasan dahsyatnya Hari Pertanggungjawaban sebagai…
- 82:19: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa pada Hari Pertanggungjawaban, seluruh…
Al-Mutaffifin (36 ayat)
- 83:1: Ayat ini membuka surah dengan celaan bagi orang-orang yang curang dalam menakar…
- 83:2: Ayat ini merinci ciri pertama kecurangan: menuntut penuh saat menerima, dan…
- 83:3: Ayat ini melengkapi ciri kecurangan: mengurangi saat memberi kepada orang lain,…
- 83:4: Ayat ini menegur kelalaian mereka terhadap kepastian kebangkitan, dan kata…
- 83:5: Ayat ini menegaskan kebangkitan itu terjadi pada hari yang agung, dan rangkaian…
- 83:6: Ayat ini menutup gambaran kebangkitan dengan seluruh manusia berdiri menghadap…
- 83:7: Ayat ini menegaskan bahwa catatan amal orang-orang durhaka tersimpan dalam…
- 83:8: Ayat ini menegaskan misteri Sijjin yang tak terbayangkan, dan rangkaian tiga…
- 83:9: Ayat ini menjelaskan bahwa Sijjin adalah kitab catatan yang bertanda jelas, dan…
- 83:10: Ayat ini mengulang refrain celaan bagi para pendusta, dan rangkaian tiga…
- 83:11: Ayat ini merinci identitas para pendusta: mereka yang mendustakan Hari…
- 83:12: Ayat ini menegaskan bahwa hanya orang yang melampaui batas dan berdosa yang…
- 83:13: Ayat ini mencatat tuduhan orang durhaka bahwa wahyu hanyalah dongeng kuno, dan…
- 83:14: Ayat ini menjelaskan sebab kebutaan mereka: hati yang berkarat akibat perbuatan…
- 83:15: Ayat ini menegaskan hukuman terberat mereka: terhalang dari Tuhan pada hari…
- 83:16: Ayat ini menegaskan bahwa mereka akhirnya masuk ke dalam neraka, dan kata…
- 83:17: Ayat ini mencatat seruan penegasan kepada mereka bahwa inilah yang dahulu…
- 83:18: Ayat ini beralih menggambarkan tempat catatan amal orang-orang yang berbakti,…
- 83:19: Ayat ini menegaskan keagungan Illiyyin yang tak terbayangkan, dan rangkaian…
- 83:20: Ayat ini menjelaskan bahwa Illiyyin adalah kitab catatan yang bertanda jelas,…
- 83:21: Ayat ini menegaskan bahwa catatan tersebut disaksikan oleh mereka yang…
- 83:22: Ayat ini beralih menggambarkan balasan bagi orang-orang yang berbakti, dan kata…
- 83:23: Ayat ini menggambarkan kenyamanan mereka bersandar sambil memandang, dan…
- 83:24: Ayat ini menegaskan bahwa kenikmatan mereka tampak jelas pada wajah mereka, dan…
- 83:25: Ayat ini merinci minuman istimewa yang disediakan bagi orang-orang berbakti,…
- 83:26: Ayat ini menyerukan agar manusia berlomba meraih kenikmatan tersebut, dan empat…
- 83:27: Ayat ini menambah rincian campuran minuman tersebut: dari Tasnim, dan kata…
- 83:28: Ayat ini menutup rincian minuman dengan sumbernya: mata air yang diminum mereka…
- 83:29: Ayat ini beralih ke kisah orang-orang berdosa yang dahulu mengejek orang…
- 83:30: Ayat ini merinci ejekan mereka: saling mengedipkan mata saat melintasi orang…
- 83:31: Ayat ini menegaskan kepuasan mereka mengejek yang berlanjut hingga pulang ke…
- 83:32: Ayat ini mencatat ejekan puncak mereka: menuduh orang beriman sebagai orang…
- 83:33: Ayat ini mengomentari bahwa orang-orang berdosa itu tidak memiliki wewenang…
- 83:34: Ayat ini membalikkan keadaan: pada Hari Kiamat, orang beriman yang menertawakan…
- 83:35: Ayat ini menggambarkan orang beriman kini berada dalam kenyamanan yang sama…
- 83:36: Ayat penutup surah ini menegaskan keadilan pembalasan: orang kafir menerima…
Al-Insyiqaq (25 ayat)
- 84:1: Ayat ini membuka rangkaian tanda kehancuran kosmis Hari Kiamat, pola serupa…
- 84:2: Ayat ini menegaskan kepatuhan penuh langit terhadap perintah Tuhannya, dan…
- 84:3: Ayat ini melanjutkan rangkaian tanda kehancuran dengan bumi yang diratakan, dan…
- 84:4: Ayat ini menggambarkan bumi yang mengeluarkan seluruh isinya hingga kosong, dan…
- 84:5: Ayat ini menutup rangkaian tanda kehancuran dengan kepatuhan penuh bumi…
- 84:6: Ayat ini menegaskan bahwa seluruh perjuangan hidup manusia berujung pada…
- 84:7: Ayat ini membuka pembagian dua golongan berdasarkan penerimaan catatan amal,…
- 84:8: Ayat ini menegaskan kemudahan perhitungan bagi golongan yang menerima dari…
- 84:9: Ayat ini menutup gambaran golongan pertama dengan kebahagiaan mereka, dan kata…
- 84:10: Ayat ini membuka golongan kedua yang menerima catatan dari belakang punggung,…
- 84:11: Ayat ini menggambarkan keputusasaan golongan kedua yang berteriak meminta…
- 84:12: Ayat ini menegaskan bahwa golongan kedua akan masuk ke dalam api yang…
- 84:13: Ayat ini menjelaskan sebab kelalaian golongan kedua: kegembiraan duniawi yang…
- 84:14: Ayat ini menyoroti keyakinan salah golongan kedua bahwa mereka tidak akan…
- 84:15: Ayat ini membantah keyakinan salah tersebut: Tuhan senantiasa mengawasi setiap…
- 84:16: Ayat ini membuka rangkaian sumpah baru untuk menegaskan kepastian tahap-tahap…
- 84:17: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah dengan malam dan segala yang dihimpunnya,…
- 84:18: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan bulan purnama, dan kata kerja…
- 84:19: Ayat ini menegaskan bahwa manusia akan melalui berbagai tahap kehidupan dan…
- 84:20: Ayat ini menegur mereka yang tetap tidak beriman meski bukti telah jelas, dan…
- 84:21: Ayat ini menegaskan penolakan mereka bahkan terhadap tanda sujud yang paling…
- 84:22: Ayat ini menegaskan bahwa akar penolakan mereka adalah pendustaan yang…
- 84:23: Ayat ini menegaskan bahwa Allah mengetahui seluruh kebusukan hati yang mereka…
- 84:24: Ayat ini memerintahkan pemberitahuan azab pedih bagi mereka yang mendustakan,…
- 84:25: Ayat penutup surah ini mengecualikan orang-orang beriman yang beramal saleh…
Al-Buruj (22 ayat)
- 85:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi langit berbintang, dan kata…
- 85:2: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah dengan hari yang dijanjikan, dan kata…
- 85:3: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan penyaksi dan yang disaksikan, dan…
- 85:4: Ayat ini mengutuk para pelaku kekejaman parit api sebagai pembuka kisah…
- 85:5: Ayat ini merinci parit tersebut: berisi api yang senantiasa dinyalakan, dan…
- 85:6: Ayat ini menggambarkan para pelaku yang duduk mengawasi api tersebut, dan kata…
- 85:7: Ayat ini menegaskan bahwa para pelaku menyaksikan sendiri kekejaman yang mereka…
- 85:8: Ayat ini mengungkap satu-satunya alasan penyiksaan tersebut: iman orang-orang…
- 85:9: Ayat ini menegaskan kekuasaan mutlak dan pengetahuan Allah atas segala sesuatu,…
- 85:10: Ayat ini mengancam para pelaku penganiayaan dengan azab berganda jika tidak…
- 85:11: Ayat ini menutup kontras balasan dengan kabar gembira bagi orang-orang beriman,…
- 85:12: Ayat ini menegaskan kekerasan hukuman Allah bagi para pelaku kezaliman, dan…
- 85:13: Ayat ini menegaskan bahwa Allah yang memulai penciptaan dan yang membangkitkan…
- 85:14: Ayat ini menyeimbangkan penegasan kekerasan hukuman dengan sifat pengampun dan…
- 85:15: Ayat ini melanjutkan penyebutan sifat Allah sebagai Pemilik Arasy yang mulia,…
- 85:16: Ayat ini menutup penyebutan sifat Allah dengan penegasan kebebasan penuh…
- 85:17: Ayat ini membuka kisah baru sebagai peringatan: kisah bala tentara yang…
- 85:18: Ayat ini menyebut Fir’aun dan kaum Samud sebagai contoh bala tentara yang…
- 85:19: Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang kufur tetap dalam pendustaan meski telah…
- 85:20: Ayat ini menegaskan bahwa kekuasaan Allah meliputi mereka meski mereka mengira…
- 85:21: Ayat ini menegaskan bahwa yang didustakan itu sesungguhnya adalah Al-Qur’an…
- 85:22: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa Al-Qur’an tersimpan dalam lauh yang…
At-Tariq (17 ayat)
- 86:1: Ayat ini membuka surah dengan dua sumpah sekaligus, dan kata keduanya muncul 1…
- 86:2: Ayat ini memakai formula yang dipakai 12 kali di 10 surah, yaitu di 69:3,…
- 86:3: Ayat ini menjawab pertanyaan di 86:2, dan jawabannya cuma dua kata.
- 86:4: Ayat ini menegaskan bahwa setiap jiwa senantiasa diawasi, dan ia menjadi…
- 86:5: Ayat ini memerintahkan manusia memperhatikan asal-usulnya, dan bentuk…
- 86:6: Ayat ini menjawab pertanyaan di 86:5, dan kata terakhirnya muncul 1 kali di…
- 86:7: Ayat ini merinci sumber air tersebut secara anatomis, dan kata pertamanya…
- 86:8: Ayat ini menegaskan kuasa Allah membangkitkan kembali manusia yang telah…
- 86:9: Ayat ini menyebut hari ketika yang tersembunyi diuji, dan kata kerjanya muncul…
- 86:10: Ayat ini menutup bagian tengah surahnya dengan menyatakan ketiadaan dua hal,…
- 86:11: Ayat ini membuka rangkaian sumpah baru demi langit yang berulang menurunkan…
- 86:12: Ayat ini melanjutkan sumpah demi bumi yang merekah bagi tumbuhnya tanaman, dan…
- 86:13: Ayat ini menjadi jawaban bagi sumpah di 86:11 dan 86:12, dan rangkaian yang…
- 86:14: Ayat ini menguatkan pernyataan di 86:13 dengan mengingkari kebalikannya, dan…
- 86:15: Ayat ini mencatat tipu daya yang direncanakan oleh orang-orang yang menolak…
- 86:16: Ayat ini memakai susunan yang sama persis dengan susunan di 86:15, yaitu kata…
- 86:17: Ayat penutup surah ini menenangkan Nabi agar bersabar menunggu, karena rencana…
Al-A’la (19 ayat)
- 87:1: Ayat ini membuka surah dengan perintah menyucikan nama Tuhan yang tertinggi,…
- 87:2: Ayat ini merinci sifat Tuhan sebagai pencipta yang menyempurnakan ciptaan-Nya,…
- 87:3: Ayat ini melanjutkan sifat Tuhan yang menentukan ukuran dan memberi petunjuk,…
- 87:4: Ayat ini melanjutkan sifat Tuhan yang menumbuhkan padang gembala, dan kata…
- 87:5: Ayat ini menutup rangkaian sifat Tuhan dengan siklus tumbuh dan layunya…
- 87:6: Ayat ini menjamin Nabi akan mengingat wahyu yang dibacakan kepadanya, dan kata…
- 87:7: Ayat ini menegaskan pengecualian atas kehendak Allah dan pengetahuan-Nya yang…
- 87:8: Ayat ini menjanjikan kemudahan bagi Nabi dalam menjalankan risalahnya, dan kata…
- 87:9: Ayat ini memerintahkan Nabi untuk terus memberi peringatan selama itu…
- 87:10: Ayat ini menegaskan bahwa peringatan itu akan diterima oleh orang yang takut…
- 87:11: Ayat ini menegaskan bahwa orang yang paling celaka justru menjauhi peringatan…
- 87:12: Ayat ini menegaskan konsekuensi bagi orang yang paling celaka: memasuki api…
- 87:13: Ayat ini menggambarkan keadaan tersiksa yang tak berkesudahan: tak mati namun…
- 87:14: Ayat ini menegaskan keberuntungan orang yang membersihkan dirinya, dan kata…
- 87:15: Ayat ini melengkapi ciri keberuntungan tersebut: zikir dan salat, dan rangkaian…
- 87:16: Ayat ini menegur kecenderungan manusia mengutamakan dunia atas akhirat, dan…
- 87:17: Ayat ini menegaskan keunggulan akhirat dibanding kehidupan dunia yang fana, dan…
- 87:18: Ayat ini menegaskan bahwa ajaran ini telah ada dalam kitab-kitab terdahulu, dan…
- 87:19: Ayat penutup surah ini menyebut secara eksplisit sumber kitab terdahulu…
Al-Ghasyiyah (26 ayat)
- 88:1: Ayat ini membuka surah dengan pertanyaan retoris tentang peristiwa dahsyat Hari…
- 88:2: Ayat ini membuka gambaran keadaan wajah-wajah yang tertunduk pada hari itu, dan…
- 88:3: Ayat ini menggambarkan kelelahan yang sia-sia dari wajah-wajah tersebut, dan…
- 88:4: Ayat ini menegaskan bahwa wajah-wajah tersebut akan memasuki api yang menyala…
- 88:5: Ayat ini menambah rincian siksaan: minuman dari mata air yang mendidih, dan…
- 88:6: Ayat ini menegaskan bahwa makanan mereka hanyalah tumbuhan berduri yang tidak…
- 88:7: Ayat ini menutup gambaran siksaan pertama dengan makanan yang tak berguna, dan…
- 88:8: Ayat ini beralih menggambarkan golongan wajah yang berbahagia pada hari itu,…
- 88:9: Ayat ini menegaskan kepuasan mereka atas hasil usaha mereka, dan dua dari tiga…
- 88:10: Ayat ini menegaskan bahwa wajah-wajah yang berbahagia itu berada dalam taman…
- 88:11: Ayat ini menegaskan kesucian suasana taman dari perkataan sia-sia, dan kata…
- 88:12: Ayat ini merinci kenikmatan taman: mata air yang mengalir, dan kata keduanya…
- 88:13: Ayat ini melanjutkan rincian kenikmatan taman dengan dipan-dipan yang tinggi,…
- 88:14: Ayat ini melanjutkan rincian kenikmatan dengan gelas-gelas yang siap digunakan,…
- 88:15: Ayat ini melanjutkan rincian kenikmatan dengan bantal-bantal yang tersusun…
- 88:16: Ayat ini menutup rincian kenikmatan taman dengan permadani yang terhampar luas,…
- 88:17: Ayat ini mengajak merenungkan penciptaan unta sebagai bukti kekuasaan Allah,…
- 88:18: Ayat ini melanjutkan ajakan merenungkan tingginya langit, dan kata kerjanya…
- 88:19: Ayat ini melanjutkan ajakan merenungkan tegaknya gunung-gunung, dan kata…
- 88:20: Ayat ini menutup rangkaian ajakan merenungkan penciptaan dengan bumi yang…
- 88:21: Ayat ini menegaskan tugas Nabi hanya sebatas memberi peringatan, dan kata kerja…
- 88:22: Ayat ini menegaskan bahwa Nabi tidak memiliki wewenang memaksa keimanan, dan…
- 88:23: Ayat ini mengecualikan orang yang berpaling dan kufur dari batas wewenang Nabi,…
- 88:24: Ayat ini mengancam orang yang berpaling dan kufur dengan azab Allah sendiri,…
- 88:25: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa seluruh manusia akan kembali kepada…
- 88:26: Ayat ini menutup surah dengan penegasan bahwa perhitungan amal sepenuhnya…
Al-Fajr (30 ayat)
- 89:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi fajar, dan katanya muncul 1 kali di…
- 89:2: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah dengan sepuluh malam, dan kata…
- 89:3: Ayat ini melanjutkan rangkaian sumpah dengan yang genap dan ganjil, dan kedua…
- 89:4: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan malam yang berlalu, dan kata kerjanya…
- 89:5: Ayat ini menegaskan bahwa rangkaian sumpah tersebut cukup sebagai bukti bagi…
- 89:6: Ayat ini membuka peringatan historis tentang kaum Ad yang dibinasakan, dan…
- 89:7: Ayat ini merinci identitas kaum Ad: penduduk Iram yang bertiang tinggi, dan…
- 89:8: Ayat ini menegaskan keunikan kemegahan Iram yang tak tertandingi, dan kata…
- 89:9: Ayat ini melanjutkan peringatan historis dengan kaum Samud, dan kata keempatnya…
- 89:10: Ayat ini menambahkan Fir’aun sebagai contoh ketiga penguasa yang dibinasakan,…
- 89:11: Ayat ini menyimpulkan sifat bersama ketiga kaum tersebut: melampaui batas, dan…
- 89:12: Ayat ini menegaskan bahwa mereka memperbanyak kerusakan di negeri-negeri, dan…
- 89:13: Ayat ini menegaskan akibat yang menimpa ketiga kaum tersebut: azab dari Tuhan,…
- 89:14: Ayat ini menutup kisah peringatan dengan penegasan bahwa Tuhan senantiasa…
- 89:15: Ayat ini mencatat kekeliruan manusia yang mengira kenikmatan dunia sebagai…
- 89:16: Ayat ini mencatat kekeliruan sebaliknya: manusia mengira kesempitan rezeki…
- 89:17: Ayat ini membantah anggapan keliru tersebut dan mengungkap akar masalah…
- 89:18: Ayat ini melanjutkan rincian kelalaian sosial: tidak peduli terhadap orang…
- 89:19: Ayat ini melanjutkan rincian kelalaian dengan keserakahan atas harta warisan,…
- 89:20: Ayat ini menutup rincian kelalaian dengan kecintaan berlebihan terhadap harta,…
- 89:21: Ayat ini beralih menggambarkan kedahsyatan Hari Kiamat sebagai akibat kelalaian…
- 89:22: Ayat ini menggambarkan kedatangan Tuhan disertai para malaikat yang berbaris,…
- 89:23: Ayat ini menegaskan bahwa kesadaran yang datang terlambat sudah tidak berguna…
- 89:24: Ayat ini mencatat penyesalan manusia yang menyadari terlambat pentingnya…
- 89:25: Ayat ini menegaskan bahwa azab Allah pada hari itu tak tertandingi oleh siksaan…
- 89:26: Ayat ini melengkapi penegasan bahwa belenggu Allah pada hari itu tak…
- 89:27: Ayat ini beralih menyapa jiwa yang tenang sebagai penutup penuh kabar gembira,…
- 89:28: Ayat ini mengundang jiwa yang tenang untuk kembali kepada Tuhannya dalam…
- 89:29: Ayat ini mengundang jiwa yang tenang untuk bergabung bersama hamba-hamba Allah…
- 89:30: Ayat penutup surah ini menutup dengan undangan tertinggi bagi jiwa yang tenang:…
Al-Balad (20 ayat)
- 90:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi sebuah negeri suci, dan rangkaian dua…
- 90:2: Ayat ini menegaskan kedudukan istimewa Nabi di negeri tersebut, dan rangkaian…
- 90:3: Ayat ini melanjutkan sumpah demi orang tua dan keturunannya, dan kata keduanya…
- 90:4: Ayat ini menegaskan bahwa hidup manusia sejak awal penuh perjuangan, dan kata…
- 90:5: Ayat ini menyanggah kesombongan manusia yang mengira dirinya tak terjangkau…
- 90:6: Ayat ini mencatat kesombongan manusia yang membanggakan harta yang telah…
- 90:7: Ayat ini menyanggah anggapan bahwa perbuatannya tidak diawasi, dan kata…
- 90:8: Ayat ini mengingatkan anugerah panca indra yang telah diberikan kepada manusia,…
- 90:9: Ayat ini melanjutkan penyebutan anugerah organ tubuh manusia, dan kata…
- 90:10: Ayat ini menegaskan bahwa manusia telah diberi kemampuan membedakan dua jalan:…
- 90:11: Ayat ini menyayangkan bahwa manusia enggan menempuh jalan yang sulit namun…
- 90:12: Ayat ini menegaskan pentingnya jalan mendaki tersebut yang segera dirinci, dan…
- 90:13: Ayat ini merinci jalan mendaki tersebut: membebaskan seseorang dari perbudakan,…
- 90:14: Ayat ini melanjutkan rincian jalan mendaki: memberi makan pada masa sulit, dan…
- 90:15: Ayat ini merinci penerima pemberian makan tersebut: anak yatim kerabat sendiri,…
- 90:16: Ayat ini menutup rincian penerima pemberian dengan orang miskin yang hidup…
- 90:17: Ayat ini menambahkan syarat kesempurnaan: iman disertai saling berpesan…
- 90:18: Ayat ini menegaskan bahwa mereka yang memenuhi seluruh syarat tersebut termasuk…
- 90:19: Ayat ini membandingkan dengan golongan sebaliknya: mereka yang mendustakan…
- 90:20: Ayat penutup surah ini menggambarkan azab golongan kiri: api yang mengurung…
Asy-Syams (15 ayat)
- 91:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi matahari dan cahaya paginya, dan kata…
- 91:2: Ayat ini melanjutkan sumpah dengan bulan yang mengiringi, dan kata kerjanya…
- 91:3: Ayat ini melanjutkan sumpah dengan siang yang menampakkan, dan kata kerjanya…
- 91:4: Ayat ini menutup bagian pertama dari sumpah dengan malam yang menutupi, dan…
- 91:5: Ayat ini membuka bagian kedua dari sumpah dengan langit dan yang membangunnya,…
- 91:6: Ayat ini melanjutkan sumpah dengan bumi dan yang menghamparkannya, dan kata…
- 91:7: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan jiwa dan yang menyempurnakannya, dan…
- 91:8: Ayat ini menegaskan bahwa jiwa manusia telah diberi kemampuan mengenali…
- 91:9: Ayat ini menyebut akibat bagi yang pertama dari dua golongan, dan kata kerja…
- 91:10: Ayat ini membalikkan penegasan sebelumnya, yaitu kerugian bagi orang yang…
- 91:11: Ayat ini membuka bagian ketiga dari surahnya dengan sebuah contoh, dan kata…
- 91:12: Ayat ini menyebut bangkitnya satu orang dari kaum itu, dan kata yang…
- 91:13: Ayat ini mencatat peringatan yang disampaikan kepada mereka, dan susunannya…
- 91:14: Ayat ini mencatat akibat pendustaan kaum Samud, yaitu kehancuran total yang…
- 91:15: Ayat penutup surah ini menyatakan bahwa akibatnya tidak ditakuti, dan kata…
Al-Lail (21 ayat)
- 92:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi malam yang menutupi, dan kata…
- 92:2: Ayat ini melanjutkan sumpah demi siang yang terang benderang, dan kata kerjanya…
- 92:3: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan penciptaan dua jenis kelamin, dan kata…
- 92:4: Ayat ini menegaskan bahwa arah usaha manusia berbeda-beda, dan kata terakhirnya…
- 92:5: Ayat ini membuka pembagian dua golongan berdasarkan arah usahanya, dan kata…
- 92:6: Ayat ini melengkapi ciri golongan pertama: meyakini kebenaran yang terbaik, dan…
- 92:7: Ayat ini menjanjikan kemudahan bagi golongan pertama, dan kata terakhirnya…
- 92:8: Ayat ini membuka golongan kedua: orang yang kikir dan merasa tak butuh Allah,…
- 92:9: Ayat ini melengkapi ciri golongan kedua: mendustakan kebenaran yang terbaik,…
- 92:10: Ayat ini menegaskan konsekuensi bagi golongan kedua: dimudahkan menuju…
- 92:11: Ayat ini menegaskan bahwa harta yang dikikirkan tak berguna saat kebinasaan…
- 92:12: Ayat ini menegaskan bahwa memberi petunjuk adalah wewenang Allah semata, dan…
- 92:13: Ayat ini menegaskan bahwa kepemilikan penuh atas dunia dan akhirat ada pada…
- 92:14: Ayat ini memperingatkan akan api yang menyala-nyala bagi golongan kedua, dan…
- 92:15: Ayat ini menegaskan bahwa hanya orang paling celaka yang memasuki api tersebut,…
- 92:16: Ayat ini merinci ciri orang paling celaka: mendustakan dan berpaling dari…
- 92:17: Ayat ini beralih menegaskan bahwa orang yang paling bertakwa akan dijauhkan…
- 92:18: Ayat ini merinci ciri orang yang paling bertakwa: menginfakkan hartanya demi…
- 92:19: Ayat ini menegaskan kemurnian motif orang yang bertakwa: tidak memberi karena…
- 92:20: Ayat ini menegaskan bahwa satu-satunya motif orang bertakwa adalah mencari rida…
- 92:21: Ayat penutup surah ini menjanjikan bahwa orang yang bertakwa kelak akan…
Ad-Duha (11 ayat)
- 93:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi waktu duha, dan seluruh ayatnya…
- 93:2: Ayat ini melanjutkan sumpah dengan malam yang telah hening, dan kata kerjanya…
- 93:3: Ayat ini menenangkan Nabi bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan atau…
- 93:4: Ayat ini menyatakan perbandingan antara yang terakhir dan yang pertama, dan…
- 93:5: Ayat ini menjanjikan pemberian yang belum datang, dan yang paling perlu…
- 93:6: Ayat ini mengingatkan Nabi akan perlindungan Allah sejak masa yatimnya, dan…
- 93:7: Ayat ini mengingatkan Nabi akan petunjuk Allah yang datang setelah masa belum…
- 93:8: Ayat ini menutup rangkaian pengingatan dengan keadaan ketiga, dan kata yang…
- 93:9: Ayat ini memerintahkan Nabi memperlakukan anak yatim dengan baik sebagai…
- 93:10: Ayat ini melanjutkan rangkaian perintah dengan larangan menghardik orang yang…
- 93:11: Ayat penutup surah ini memerintahkan agar nikmat Tuhannya diceritakan, dan kata…
Asy-Syarh (8 ayat)
- 94:1: Ayat ini membuka surah dengan mengingatkan Nabi akan kelapangan dada yang…
- 94:2: Ayat ini melanjutkan pengingat akan beban yang telah diringankan Allah, dan…
- 94:3: Ayat ini merinci beban tersebut sebagai sesuatu yang sangat memberatkan, dan…
- 94:4: Ayat ini menutup rangkaian anugerah dengan ditinggikannya nama Nabi, dan kata…
- 94:5: Ayat ini menegaskan bahwa kesulitan selalu disertai kemudahan, dan yang paling…
- 94:6: Ayat ini mengulang penegasan sebelumnya untuk memperkuat keyakinan, dan…
- 94:7: Ayat ini memerintahkan Nabi untuk terus bersungguh-sungguh setelah…
- 94:8: Ayat penutup surah ini mengarahkan seluruh harapan Nabi hanya kepada Allah, dan…
At-Tin (8 ayat)
- 95:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi tin dan zaitun, dan yang paling perlu…
- 95:2: Ayat ini melanjutkan sumpah demi gunung Sinai, dan pelakunya tetap Yang…
- 95:3: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan negeri yang aman, dan yang paling…
- 95:4: Ayat ini menegaskan kesempurnaan bentuk penciptaan manusia, dan rangkaian yang…
- 95:5: Ayat ini menegaskan bahwa manusia dapat merosot ke derajat paling rendah jika…
- 95:6: Ayat ini mengecualikan orang-orang beriman yang beramal saleh dari kemerosotan…
- 95:7: Ayat ini menegur siapa pun yang masih mendustakan pertanggungjawaban meski…
- 95:8: Ayat penutup surah ini menegaskan keadilan dan kebijaksanaan mutlak Allah…
Al-‘Alaq (19 ayat)
- 96:1: Ayat ini membuka surah dengan perintah membaca atas nama Tuhan sang pencipta,…
- 96:2: Ayat ini merinci penciptaan manusia dari tahap awal yang sederhana, dan kata…
- 96:3: Ayat ini mengulang perintah membaca disertai penegasan kemuliaan Tuhan, dan…
- 96:4: Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan mengajarkan manusia melalui perantaraan…
- 96:5: Ayat ini menutup pembukaan dengan penegasan bahwa Tuhan sumber segala…
- 96:6: Ayat ini beralih menegur kecenderungan manusia melampaui batas, dan kata…
- 96:7: Ayat ini menjelaskan sebab kelampauan batas: perasaan cukup diri yang…
- 96:8: Ayat ini menegaskan bahwa kesombongan manusia tidak mengubah kepastian…
- 96:9: Ayat ini beralih ke kecaman terhadap orang yang menghalangi ibadah, dan kata…
- 96:10: Ayat ini merinci objek larangan tersebut: seorang hamba yang sedang bersalat,…
- 96:11: Ayat ini mempertanyakan logika pelarangan tersebut jika yang dilarang justru…
- 96:12: Ayat ini melanjutkan pertanyaan retoris tentang absurditas melarang seruan…
- 96:13: Ayat ini membalikkan sudut pandang ke pihak yang melarang: bagaimana jika…
- 96:14: Ayat ini menegaskan bahwa pengawasan Allah meliputi seluruh perbuatan manusia,…
- 96:15: Ayat ini mengancam orang yang melarang tersebut dengan hukuman keras jika tidak…
- 96:16: Ayat ini merinci sifat ubun-ubun tersebut sebagai lambang kedustaan dan…
- 96:17: Ayat ini menantang orang tersebut memanggil bala bantuannya jika mampu, dan…
- 96:18: Ayat ini menjawab tantangan tersebut dengan penegasan bahwa Allah memiliki…
- 96:19: Ayat penutup surah ini memerintahkan Nabi untuk tidak tunduk pada larangan…
Al-Qadr (5 ayat)
- 97:1: Ayat ini membuka surah dengan penegasan bahwa yang diturunkan itu turun pada…
- 97:2: Ayat ini menegaskan keagungan malam tersebut dengan cara yang tidak biasa,…
- 97:3: Ayat ini menjawab pertanyaan di 97:2 dengan sebuah perbandingan, bukan dengan…
- 97:4: Ayat ini menggambarkan turunnya para malaikat dan Ruh pada malam tersebut…
- 97:5: Ayat penutup surah ini menegaskan kesejahteraan penuh yang meliputi malam…
Al-Bayyinah (8 ayat)
- 98:1: Ayat ini membuka surah dengan pernyataan tentang orang yang kufur dari…
- 98:2: Ayat ini menerangkan bukti yang disebut di 98:1, dan yang paling perlu…
- 98:3: Ayat ini menutup keterangan tentang bukti yang dimulai di 98:2, dan ia yang…
- 98:4: Ayat ini menyatakan bahwa perpecahan orang yang diberi Kitab terjadi sesudah…
- 98:5: Ayat ini menyatakan bahwa yang diperintahkan kepada mereka cuma tiga hal, dan…
- 98:6: Ayat ini menegaskan nasib kekal orang-orang yang kufur sebagai makhluk…
- 98:7: Ayat ini menyatakan keputusan bagi golongan yang berlawanan dengan yang disebut…
- 98:8: Ayat penutup surah ini menyebutkan balasan bagi golongan yang disebut di 98:7,…
Az-Zalzalah (8 ayat)
- 99:1: Ayat ini membuka surah dengan gambaran guncangan dahsyat bumi pada Hari Kiamat,…
- 99:2: Ayat ini melanjutkan gambaran dengan bumi yang memuntahkan seluruh isinya, dan…
- 99:3: Ayat ini mencatat keheranan manusia menyaksikan guncangan dahsyat tersebut, dan…
- 99:4: Ayat ini menegaskan bahwa bumi akan menjadi saksi yang menceritakan seluruh…
- 99:5: Ayat ini menjelaskan sebab kesaksian bumi tersebut: perintah langsung dari…
- 99:6: Ayat ini menggambarkan manusia yang berhamburan menuju penghakiman,…
- 99:7: Ayat ini menegaskan bahwa kebaikan sekecil apa pun akan diperlihatkan, dan…
- 99:8: Ayat penutup surah ini menegaskan simetri keadilan: kejahatan sekecil apa pun…
Al-‘Adiyat (11 ayat)
- 100:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah demi sesuatu yang berlari kencang…
- 100:2: Ayat ini melanjutkan sumpah demi sesuatu yang memercikkan bunga api, dan…
- 100:3: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan sesuatu yang menyerbu pada waktu…
- 100:4: Ayat ini menggambarkan debu yang beterbangan akibat serbuan tersebut, dan…
- 100:5: Ayat ini menutup rangkaian sumpah dengan serbuan ke tengah kumpulan tersebut,…
- 100:6: Ayat ini beralih menegur sifat ingkar manusia terhadap Tuhannya, dan yang…
- 100:7: Ayat ini menegaskan bahwa manusia sendiri menjadi saksi atas keingkarannya, dan…
- 100:8: Ayat ini merinci sebab keingkaran tersebut: kecintaan berlebihan terhadap…
- 100:9: Ayat ini mempertanyakan kelalaian manusia terhadap kepastian kebangkitan dari…
- 100:10: Ayat ini melanjutkan gambaran hari ketika seluruh isi hati manusia diungkap,…
- 100:11: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa Tuhan mengetahui secara menyeluruh…
Al-Qari’ah (11 ayat)
- 101:1: Ayat ini membuka surah dengan satu kata saja, dan satu kata itu sudah menjadi…
- 101:2: Ayat ini mempertanyakan hakikat Bencana Dahsyat tersebut, dan ia mengulang nama…
- 101:3: Ayat ini menegaskan dahsyatnya peristiwa tersebut yang tak terbayangkan, dan ia…
- 101:4: Ayat ini akhirnya memberikan gambaran sesudah tiga ayat menahannya, dan yang…
- 101:5: Ayat ini melanjutkan perbandingan dengan gambaran kedua, dan lima kata…
- 101:6: Ayat ini memperkenalkan ukuran sesudah dua ayat menggambarkan hilangnya berat…
- 101:7: Ayat ini menyebut akibat bagi golongan pertama, dan yang disebut sifat…
- 101:8: Ayat ini menyebut golongan kedua, dan susunannya bercermin dengan 101:6.
- 101:9: Ayat ini menyebut akibat bagi golongan kedua, dan kata yang dipakai untuk…
- 101:10: Ayat ini menegaskan dahsyatnya jurang tersebut yang tak terbayangkan, dan ia…
- 101:11: Ayat penutup surah ini terdiri atas dua kata saja, dan keduanya menjawab…
At-Takatsur (8 ayat)
- 102:1: Ayat ini membuka surah dengan teguran atas kelalaian akibat berlomba…
- 102:2: Ayat ini menegaskan bahwa kelalaian tersebut berlanjut hingga ajal menjemput,…
- 102:3: Ayat ini memperingatkan bahwa akibat kelalaian tersebut akan segera diketahui,…
- 102:4: Ayat ini mengulang peringatan sebagai penekanan retoris, dan yang membedakannya…
- 102:5: Ayat ini membuka pengandaian tentang pengetahuan pasti yang seharusnya mengubah…
- 102:6: Ayat ini menegaskan bahwa mereka pasti akan menyaksikan neraka, dan letaknya…
- 102:7: Ayat ini menegaskan bahwa penyaksian tersebut akan berlangsung dengan keyakinan…
- 102:8: Ayat penutup surah ini menegaskan bahwa setiap kenikmatan dunia akan dimintai…
Al-‘Asr (3 ayat)
- 103:1: Ayat ini membuka surah dengan sumpah, dan yang dipilih sebagai saksi justru…
- 103:2: Ayat ini menegaskan bahwa manusia secara umum berada dalam kerugian seiring…
- 103:3: Ayat penutup ini menutup surah dengan mengeluarkan sebagian orang dari keadaan…
Al-Humazah (9 ayat)
- 104:1: Ayat ini membuka surah dengan celaan bagi pengumpat dan pencela, dan yang…
- 104:2: Ayat ini merinci ciri pengumpat tersebut: kegemaran mengumpulkan dan menghitung…
- 104:3: Ayat ini menyoroti anggapan keliru bahwa harta dapat mengekalkan hidupnya, dan…
- 104:4: Ayat ini mengancam pengumpat tersebut dengan hukuman dilemparkan ke dalam api…
- 104:5: Ayat ini menegaskan dahsyatnya Penghancur itu yang tak terbayangkan, dan…
- 104:6: Ayat ini menjelaskan hakikat Penghancur itu: api Allah yang senantiasa…
- 104:7: Ayat ini menegaskan bahwa api tersebut menembus hingga ke bagian terdalam…
- 104:8: Ayat ini menegaskan bahwa api tersebut mengurung mereka tanpa jalan keluar, dan…
- 104:9: Ayat penutup surah ini menggambarkan tiang-tiang panjang yang mengunci mereka…
Al-Fil (5 ayat)
- 105:1: Ayat ini membuka surah dengan mengingatkan kegagalan pasukan bergajah yang…
- 105:2: Ayat ini menegaskan bahwa rencana pasukan tersebut digagalkan sepenuhnya.
- 105:3: Ayat ini menggambarkan datangnya rombongan burung sebagai alat hukuman.
- 105:4: Ayat ini merinci alat hukuman tersebut: batu-batu dari tanah liat yang…
- 105:5: Ayat penutup surah ini menggambarkan kehancuran total pasukan tersebut,…
Quraisy (4 ayat)
- 106:1: Ayat ini membuka surah dengan menyebut kebiasaan Quraisy sebagai landasan…
- 106:2: Ayat ini merinci kebiasaan tersebut: perjalanan dagang rutin dua musim.
- 106:3: Ayat ini menyerukan penyembahan kepada Tuhan pemilik Rumah tersebut sebagai…
- 106:4: Ayat penutup surah ini menegaskan dua anugerah utama Tuhan bagi Quraisy:…
Al-Ma’un (7 ayat)
- 107:1: Ayat ini membuka surah dengan pertanyaan retoris tentang orang yang mendustakan…
- 107:2: Ayat ini menjawab pertanyaan sebelumnya: dia adalah orang yang menghardik anak…
- 107:3: Ayat ini melengkapi ciri pendusta tersebut: tidak peduli terhadap orang miskin.
- 107:4: Ayat ini beralih menegur orang-orang yang bersalat namun dengan kelalaian…
- 107:5: Ayat ini merinci celaan tersebut: kelalaian terhadap makna salat mereka…
- 107:6: Ayat ini melanjutkan celaan dengan motif salat mereka: pamer, bukan ketulusan.
- 107:7: Ayat penutup surah ini menutup rangkaian celaan dengan keengganan mereka…
Al-Kautsar (3 ayat)
- 108:1: Ayat ini membuka surah dengan pemberian, bukan dengan perintah, dan urutan itu…
- 108:2: Ayat ini menjawab pemberian di 108:1 dengan dua perbuatan, dan yang diminta…
- 108:3: Ayat penutup ini menyelesaikan surah bukan dengan membela yang dituduh,…
Al-Kafirun (6 ayat)
- 109:1: Ayat ini membuka perintah untuk menyampaikan pernyataan tegas kepada pihak yang…
- 109:2: Ayat ini menegaskan perbedaan mendasar dalam objek pengabdian, dan penegasannya…
- 109:3: Ayat ini menegaskan bahwa perbedaan tersebut berlaku timbal balik.
- 109:4: Ayat ini mengulang penegasan dengan penekanan tambahan, dan penekanannya…
- 109:5: Ayat ini mengulang kembali penegasan timbal balik sebagai penutup argumen.
- 109:6: Ayat penutup surah ini menyimpulkan keseluruhan pernyataan dengan pemisahan…
An-Nasr (3 ayat)
- 110:1: Ayat ini membuka surah dengan syarat waktu, bukan dengan perintah atau kabar…
- 110:2: Ayat ini meletakkan hasil di depan mata orang yang disapa, dan bukan di dalam…
- 110:3: Ayat penutup ini menjawab dua ayat sebelumnya dengan perintah yang tidak diduga.
Al-Masad (5 ayat)
- 111:1: Ayat ini membuka surah dengan menyebut kebinasaan, dan yang disebut lebih dulu…
- 111:2: Ayat ini menegaskan bahwa harta dan usahanya tidak mencukupkannya, dan dua hal…
- 111:3: Ayat ini menyebut apa yang akan terjadi, dan ia satu-satunya ayat di surah ini…
- 111:4: Ayat ini menyertakan satu pihak lagi ke dalam kalimat, dan menyebutnya dengan…
- 111:5: Ayat penutup surah ini menutup gambaran dengan satu keterangan tempat yang…
Al-Ikhlas (4 ayat)
- 112:1: Surah terpendek dalam Al-Qur’an ini membuka dengan pernyataan paling ringkas…
- 112:2: Ayat ini menjadi jembatan antara pernyataan “tunggal” di ayat sebelumnya dan…
- 112:3: Dua penyangkalan ini menutup dua arah sekaligus: Allah tidak punya keturunan,…
- 112:4: Ayat penutup ini menambahkan penyangkalan ketiga setelah beranak dan…
Al-Falaq (5 ayat)
- 113:1: Ayat ini memilih citra fajar yang membelah kegelapan sebagai gambaran…
- 113:2: Ayat ini mengajukan permohonan yang paling luas cakupannya dibanding tiga…
- 113:3: Ayat ini menunjuk saat tertentu di dalam malam, bukan malam sebagai penanda…
- 113:4: Setelah kejahatan ciptaan secara umum dan kejahatan malam, ayat ini beralih ke…
- 113:5: Ayat penutup ini menyimpulkan pola keempat permohonan dalam surah: dari…
An-Nas (6 ayat)
- 114:1: Ayat ini membuka rangkaian tiga sebutan yang seluruhnya memakai kata “manusia”…
- 114:2: Ayat ini menambahkan dimensi kekuasaan pada peran pertama sebagai pemelihara:…
- 114:3: Ayat ini menutup rangkaian dengan peran yang paling personal: bukan hanya…
- 114:4: Ayat ini menyebut sifat “yang bersembunyi” dan sifat itu penting: ancaman yang…
- 114:5: Ayat ini menempatkan medan yang dimaksud surah ini bukan di dunia luar,…
- 114:6: Ayat ini menutup Al-Qur’an dengan cakupan yang luas: sumber bisikan jahat yang…