وَآمِنُوا بِمَا أَنْزَلْتُ مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ وَلَا تَكُونُوا أَوَّلَ كَافِرٍ بِهِ ۖ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا وَإِيَّايَ فَاتَّقُونِ

Dan berimanlah kalian kepada apa yang telah Aku turunkan sebagai pembenar bagi apa yang ada pada kalian, dan janganlah kalian menjadi orang yang pertama kufur kepadanya. Dan janganlah kalian menukarkan tanda-tanda-Ku dengan harga murah, dan hanya kepada-Ku-lah kalian harus bertakwa.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَآمِنُوا بِمَا أَنْزَلْتُ مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ وَلَا تَكُونُوا أَوَّلَ كَافِرٍ بِهِwa-aaminuu bimaa anzaltu musaddiqan limaa ma'akum wa-laa takuunuu awwala kaafirin bihidan berimanlah kalian kepada apa yang telah Aku turunkan sebagai pembenar bagi apa yang ada pada kalian, dan janganlah kalian menjadi orang yang pertama kufur kepadanya
  2. وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا وَإِيَّايَ فَاتَّقُونِwa-laa tashtaruu bi-aayaatii tsamanan qaliilan wa-iyyaaya fa-ttaquunidan janganlah kalian menukarkan tanda-tanda-Ku dengan harga murah, dan hanya kepada-Ku-lah kalian harus bertakwa
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And believe in what I have sent down confirming what is with you, and be not the first to deny it; and sell not My proofs at a cheap price; and Me, be you in prudent fear of Me.'

Aplikasi

Larangan 'menukar tanda-tanda-Ku dengan harga murah' adalah peringatan terhadap kompromi prinsip demi keuntungan jangka-pendek. Konkretnya: setiap kali kebenaran atau integritas dikorbankan demi keuntungan kecil dan sesaat (uang, posisi, popularitas), ayat ini menyebutnya persis: menukar sesuatu yang bernilai dengan 'harga murah', sebuah kerangka untuk menilai ulang keputusan kompromi sebelum diambil.