وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Dan janganlah kalian mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan menyembunyikan kebenaran, padahal kalian mengetahui.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَwa-laa talbisuu l-haqqa bi-l-baatili wa-taktumuu l-haqqa wa-antum ta'lamuunadan janganlah kalian mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan menyembunyikan kebenaran, padahal kalian mengetahui
Catatan pilihan kata (ringkas)
C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..
Aplikasi
'Mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan', bukan berbohong terang-terangan, melainkan mencampur agar sulit dibedakan, digambarkan sebagai pelanggaran yang lebih licin dan berbahaya. Konkretnya: manipulasi informasi paling efektif bukan kebohongan murni, tapi separuh-benar yang dicampur dengan distorsi, kewaspadaan ekstra dibutuhkan justru pada klaim yang 'kelihatannya masuk akal' karena mengandung sebagian kebenaran.