وَإِذْ وَاعَدْنَا مُوسَىٰ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ
Dan ingatlah ketika Kami menjanjikan kepada Musa empat puluh malam, kemudian kalian mengambil anak sapi sepeninggalnya, sedangkan kalian adalah orang-orang yang zalim.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَإِذْ وَاعَدْنَا مُوسَىٰ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَwa-idz waa'adnaa muusaa arba'iina laylatan tsumma ttakhadztumu l-ijla min ba'dihi wa-antum zhaalimuunadan ingatlah ketika Kami menjanjikan kepada Musa empat puluh malam, kemudian kalian mengambil anak sapi sepeninggalnya, sedangkan kalian adalah orang-orang yang zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar w-'-d, r-b-', l-y-l, a-kh-dz, '-j-l, b-'-d, zh-l-m):: gloss '(Bani Israil)/(patung)/(sembahan)/(kepergian)' dibuang. Selaras arus utama.
Aplikasi
Penyembahan anak sapi terjadi PERSIS saat Musa sedang menerima wahyu untuk mereka, pengkhianatan di titik paling rentan, ketika pemimpin/panutan sedang tidak hadir. Konkretnya: integritas sejati diuji justru saat pengawasan lepas, bagaimana seseorang bertindak ketika 'Musa'-nya (guru, atasan, orang tua, hati nurani yang biasa mengingatkan) sedang tidak ada di dekatnya.