قَالَ إِنَّهُ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لَا ذَلُولٌ تُثِيرُ الْأَرْضَ وَلَا تَسْقِي الْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لَا شِيَةَ فِيهَا ۚ قَالُوا الْآنَ جِئْتَ بِالْحَقِّ ۚ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا يَفْعَلُونَ

Ia berkata, “Sesungguhnya Dia berfirman, ‘Sapi itu tidak dipakai membajak tanah dan tidak pula mengairi ladang, sehat, tanpa belang.’” Mereka berkata, “Sekarang barulah engkau menerangkan yang sebenarnya.” Lalu mereka menyembelihnya, dan mereka hampir tidak melakukannya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قَالَ إِنَّهُ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لَا ذَلُولٌ تُثِيرُ الْأَرْضَ وَلَا تَسْقِي الْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لَا شِيَةَ فِيهَاqaala innahu yaquulu innahaa baqaratun laa dzaluulun tutsiiru l-arda wa-laa tasqii l-hartsa musallamatun laa shiyata fiihaaia berkata, sesungguhnya Dia berfirman, sapi itu tidak dipakai membajak tanah dan tidak pula mengairi ladang, sehat, tanpa belang
  2. قَالُوا الْآنَ جِئْتَ بِالْحَقِّqaaluu l-aana ji'ta bi-l-haqqimereka berkata, sekarang barulah engkau menerangkan yang sebenarnya
  3. فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا يَفْعَلُونَfa-dzabahuuhaa wa-maa kaaduu yaf'aluunalalu mereka menyembelihnya, dan mereka hampir tidak melakukannya
Catatan pilihan kata (ringkas)

Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman bahwa (sapi) itu adalah sapi yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak (pula) untuk mengairi tanaman, sehat, dan tanpa belang.” Mereka berkata, “Sekarang barulah engkau menerangkan (hal) yang sebenarnya.” Lalu, mereka menyembelihnya, dan hampir saja mereka tidak melaksanakan (perintah) itu. He said: “He says: ‘She is a heifer neither broken to plough the earth nor to water the tilth, perfect, no blemish on her.’” They said: “Now hast thou brought the truth.” Then they sacrificed her, but they had hardly done it. *musallamah* diterjemahkan 'tidak cacat' (terjemahan lain 'sehat'), 'tidak cacat' lbh dekat makna-akar akar s-l-m (selamat/utuh/tanpa-kekurangan) drpd 'sehat' (kondisi-fisik-umum). *fadhabahuuhaa* diterjemahkan 'mereka mengorbankannya' (terjemahan lain 'menyembelihnya'), 'mengorbankan' menekankan fungsi-ritual (sesuai konteks perintah Musa), 'menyembelih' menekankan tindakan-fisik; keduanya sah.

Aplikasi

Detail terakhir (tak cacat, tanpa belang) akhirnya memuaskan mereka, dan 'nyaris tak mereka lakukan' menutup kisah dengan catatan jujur: bahkan setelah semua kejelasan diperoleh, kepatuhan tetap nyaris tak terjadi. Konkretnya: memiliki informasi lengkap dan jelas tidak otomatis menghasilkan tindakan, ayat ini jujur mengakui jarak antara mengetahui dan melakukan, sebuah pengingat bahwa kejelasan saja tidak cukup, dibutuhkan kemauan untuk benar-benar bertindak.