بَلَىٰ مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيئَتُهُ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Ya, siapa yang mengusahakan keburukan dan dosanya telah meliputinya, maka mereka itulah penghuni api. Mereka kekal di dalamnya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- بَلَىٰ مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيئَتُهُ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِbalaa man kasaba sayyi'atan wa-ahaatat bihi khatii'atuhu fa-ulaa'ika ashaabu n-naariya, siapa yang mengusahakan keburukan dan dosanya telah meliputinya, maka mereka itulah penghuni api
- هُمْ فِيهَا خَالِدُونَhum fiihaa khaaliduunamereka kekal di dalamnya
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-s-b, s-w-a, h-w-t, kh-t-a, s-h-b, n-w-r, kh-l-d): sayyi'ah diterjemahkan 'keburukan'; ahaatat diterjemahkan 'meliputi'. Selaras.
Aplikasi
Kriteria di sini spesifik: 'dosanya telah MELIPUTINYA', bukan satu kesalahan, tapi pola yang mengelilingi dan mendominasi. Konkretnya: ayat ini membedakan antara kesalahan sesekali dan pola dosa yang menjadi identitas menyeluruh, sebuah pengingat bahwa konsekuensi berat terkait dengan pola yang membiarkan diri diliputi, bukan kesalahan tunggal yang disesali dan diperbaiki.