بِئْسَمَا اشْتَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ أَنْ يَكْفُرُوا بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ بَغْيًا أَنْ يُنَزِّلَ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۖ فَبَاءُوا بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ ۚ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُهِينٌ

Buruk sekali apa yang mereka beli dengannya bagi diri mereka: bahwa mereka kufur pada apa yang diturunkan Allah, karena kedengkian bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Maka mereka kembali menanggung kemurkaan demi kemurkaan. Dan bagi orang-orang yang kufur ada azab yang menghinakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. بِئْسَمَا اشْتَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ أَنْ يَكْفُرُوا بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ بَغْيًا أَنْ يُنَزِّلَ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِbi'samaa shtaraw bihi anfusahum an yakfuruu bimaa anzala llaahu baghyan an yunazzila llaahu min fadlihi alaa man yashaa'u min ibaadihiburuk sekali apa yang mereka beli dengannya bagi diri mereka: bahwa mereka kufur pada apa yang diturunkan Allah, karena kedengkian bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya
  2. فَبَاءُوا بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍfa-baa'uu bi-ghadabin alaa ghadabinmaka mereka kembali menanggung kemurkaan demi kemurkaan
  3. وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُهِينٌwa-li-l-kaafiriina adzaabun muhiinundan bagi orang-orang yang kufur ada azab yang menghinakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar b-a-s, sh-r-y, n-f-s, k-f-r, n-z-l, a-l-h, b-gh-y, f-d-l, sh-y-a, '-b-d, b-w-a, gh-d-b, '-dz-b, h-w-n): baghyan diterjemahkan 'kedengkian'; kaafiriin diterjemahkan 'yang ingkar'; ibaad diterjemahkan 'hamba-hamba'. Makna selaras terjemahan lain.

Aplikasi

Motif penolakan diungkap eksplisit: kedengkian (baghy) karena karunia Allah turun kepada 'siapa yang Dia kehendaki', bukan kepada kelompok tertentu secara eksklusif. Konkretnya: menolak kebaikan/keberhasilan orang lain karena iri bahwa itu 'seharusnya' menjadi milik kelompokku sendiri adalah pola yang dikutuk keras di sini, kedengkian terhadap keberhasilan pihak lain adalah racun yang dikenali sejak lama.