قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ
Katakanlah, “Siapa yang menjadi musuh bagi Jibril?” Maka sesungguhnya dialah yang menurunkannya ke dalam hatimu dengan izin Allah, membenarkan apa yang ada di hadapannya, serta menjadi petunjuk dan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman ,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَqul man kaana aduwwan li-jibriila fa-innahu nazzalahu alaa qalbika bi-idzni llaahi musaddiqan li-maa bayna yadayhi wa-hudan wa-bushraa li-l-mu'miniinakatakanlah, siapa yang menjadi musuh bagi Jibril, maka sesungguhnya dialah yang menurunkannya ke dalam hatimu dengan izin Allah, membenarkan apa yang ada di hadapannya, serta menjadi petunjuk dan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, k-w-n, '-d-w, n-z-l, q-l-b, a-dz-n, a-l-h, s-d-q, b-y-n, y-d-y, h-d-y, b-sh-r, a-m-n): bi-idhni llaah diterjemahkan 'dengan izin Allah' (akar a-dz-n=telinga-dipinjamkan, putaran 94). qalb 'hati' dipertahankan (undecided).: '(Al-Qur'an)' dibuang.
Aplikasi
Permusuhan terhadap Jibril (pembawa wahyu) sebenarnya adalah permusuhan terhadap prosesnya sendiri, sebuah pola menolak MESSENGER karena tidak suka pada MESSAGE. Konkretnya: mengalihkan kemarahan pada pembawa kabar (guru, kritikus, dokter yang memberi diagnosis sulit) alih-alih menghadapi kabar itu sendiri adalah pola yang sama, periksa apakah kemarahanku pada seseorang sebenarnya kemarahan pada kebenaran yang mereka sampaikan.