أَمْ تُرِيدُونَ أَنْ تَسْأَلُوا رَسُولَكُمْ كَمَا سُئِلَ مُوسَىٰ مِنْ قَبْلُ ۗ وَمَنْ يَتَبَدَّلِ الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ
Ataukah kalian hendak meminta kepada rasul kalian sebagaimana Musa diminta dahulu? Dan siapa yang menukar iman dengan kekufuran, sungguh ia telah kehilangan jalan yang lurus.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَمْ تُرِيدُونَ أَنْ تَسْأَلُوا رَسُولَكُمْ كَمَا سُئِلَ مُوسَىٰ مِنْ قَبْلُam turiiduuna an tas'aluu rasuulakum ka-maa su'ila muusaa min qabluataukah kalian hendak meminta kepada rasul kalian sebagaimana Musa diminta dahulu
- وَمَنْ يَتَبَدَّلِ الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِwa-man yatabaddali l-kufra bi-l-iimaani fa-qad dalla sawaa'a s-sabiilidan siapa yang menukar iman dengan kekufuran, sungguh ia telah kehilangan jalan yang lurus
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar r-w-d, s-a-l, r-s-l, q-b-l, b-d-l, k-f-r, a-m-n, d-l-l, s-w-y, s-b-l): tabaddala diterjemahkan 'menukar' (akar b-d-l putaran 103); dalla sawaa'a s-sabiil diterjemahkan 'KEHILANGAN jalan yang lurus', dalla=kehilangan jejak (putaran 78), lebih dari 'tersesat'..
Aplikasi
Peringatan terhadap meminta bukti berlebihan (seperti yang diminta pada Musa) yang berujung pada 'menukar iman dengan keingkaran', permintaan bukti yang tidak wajar bisa jadi jalan menuju kehilangan arah, bukan penguatan keyakinan. Konkretnya: skeptisisme yang sehat berbeda dari skeptisisme yang menjadi dalih untuk terus menunda komitmen, kenali kapan pertanyaan lanjutan sudah berhenti mencari kebenaran dan mulai menjadi penghindaran.