وَقَالَتِ الْيَهُودُ لَيْسَتِ النَّصَارَىٰ عَلَىٰ شَيْءٍ وَقَالَتِ النَّصَارَىٰ لَيْسَتِ الْيَهُودُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَهُمْ يَتْلُونَ الْكِتَابَ ۗ كَذَٰلِكَ قَالَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ مِثْلَ قَوْلِهِمْ ۚ فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
Dan orang Yahudi berkata, “Orang Nasrani tidak menganut sesuatu,” dan orang Nasrani berkata, “Orang Yahudi tidak menganut sesuatu,” padahal mereka membaca Kitab. Demikianlah orang-orang yang tidak berilmu berkata seperti ucapan mereka. Maka Allah akan memberi putusan di antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَقَالَتِ الْيَهُودُ لَيْسَتِ النَّصَارَىٰ عَلَىٰ شَيْءٍ وَقَالَتِ النَّصَارَىٰ لَيْسَتِ الْيَهُودُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَهُمْ يَتْلُونَ الْكِتَابَwa-qaalati l-yahuudu laysati n-nasaaraa alaa shay'in wa-qaalati n-nasaaraa laysati l-yahuudu alaa shay'in wa-hum yatluuna l-kitaabadan orang Yahudi berkata, orang Nasrani tidak menganut sesuatu, dan orang Nasrani berkata, orang Yahudi tidak menganut sesuatu, padahal mereka membaca Kitab
- كَذَٰلِكَ قَالَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ مِثْلَ قَوْلِهِمْka-dzaalika qaala lladziina laa ya'lamuuna mitsla qawlihimdemikianlah orang-orang yang tidak berilmu berkata seperti ucapan mereka
- فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَfa-llaahu yahkumu baynahum yawma l-qiyaamati fiimaa kaanuu fiihi yakhtalifuunamaka Allah akan memberi putusan di antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan
Catatan pilihan kata (ringkas)
Tiga gloss terjemahan lain '(agama…)' DIBUANG (corpus 2:113: nol akar d-y-n; 'laysati … alaa shay'' = 'tidak berpijak pada sesuatu', 'agama' murni tambahan). Verba yahkumu diterjemahkan 'memberi putusan' (terjemahan lain tetap). Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga rendering). Lih.. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).
Aplikasi
Ironi tajam: dua kelompok saling menyalahkan ('tidak menganut sesuatu') 'padahal mereka membaca Kitab' yang sama, konflik antar kelompok yang mengklaim sumber kebenaran sama namun saling menuduh yang lain tak berpijak pada apa pun. Konkretnya: konflik antar-denominasi atau antar-kelompok yang berbagi akar yang sama tapi saling merasa lebih benar adalah pola lama yang dikritik di sini, Allah sendiri yang memutuskan perselisihan itu, bukan klaim sepihak masing-masing pihak.