وَلِلَّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ ۚ فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Dan milik Allah timur dan barat. Maka ke mana pun kalian menghadap, di sanalah wajah Allah. Sesungguhnya Allah luas lagi berilmu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلِلَّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُwa-lillaahi l-mashriqu wa-l-maghribudan milik Allah timur dan barat
  2. فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِfa-aynamaa tuwalluu fa-tsamma wajhu llaahimaka ke mana pun kalian menghadap, di sanalah wajah Allah
  3. إِنَّ اللَّهَ وَاسِعٌ عَلِيمٌinna llaaha waasi'un aliimunsesungguhnya Allah luas lagi berilmu
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..

Aplikasi

'Ke mana pun kalian menghadap, di sanalah wajah Allah', pernyataan yang membebaskan dari kekakuan bahwa kehadiran Ilahi terbatas pada arah/tempat tertentu saja. Konkretnya: kesadaran akan kehadiran Allah tidak terbatas pada momen ritual formal di tempat tertentu, bisa dan seharusnya hadir di mana pun dan kapan pun, memperluas ruang spiritualitas ke seluruh aktivitas harian, bukan hanya saat menghadap kiblat secara formal.