وَإِذِ ابْتَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ ۖ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا ۖ قَالَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِينَ
Dan ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu ia menyempurnakannya, Dia berfirman, “Sesungguhnya Aku menjadikanmu pemimpin bagi manusia.” Ia berkata, “Dan dari keturunanku?” Dia berfirman, “Janji-Ku tidak sampai kepada orang-orang yang zalim.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَإِذِ ابْتَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّwa-idzi btalaa ibraahiima rabbuhu bi-kalimaatin fa-atammahunnadan ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu ia menyempurnakannya
- قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًاqaala innii jaa'iluka li-n-naasi imaamanDia berfirman, sesungguhnya Aku menjadikanmu pemimpin bagi manusia
- قَالَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيqaala wa-min dzurriyyatiiia berkata, dan dari keturunanku?
- قَالَ لَا يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِينَqaala laa yanaalu ahdii zh-zhaalimiinaDia berfirman, janji-Ku tidak sampai kepada orang-orang yang zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar b-l-w, r-b-b, k-l-m, t-m-m, q-w-l, j-'-l, n-w-s, a-m-m, dz-r-r, n-y-l, '-h-d, zh-l-m): kalimaat diterjemahkan 'beberapa kalimat' (akar k-l-m putaran 70: kalimah=satuan-ucapan-utuh/pendirian); imaam diterjemahkan 'pemimpin'; ahd diterjemahkan 'janji'; laa yanaalu diterjemahkan 'tidak sampai kepada'.: gloss doa terjemahan lain dibuang.
Aplikasi
Kepemimpinan Ibrahim diberikan SETELAH ia diuji dan menyempurnakan ujian itu, kepemimpinan sebagai hasil dari pembuktian, bukan pemberian gratis. Ketika Ibrahim bertanya soal keturunannya, jawabannya tegas: 'janji-Ku tidak sampai kepada orang-orang zalim', bahkan garis keturunan langsung tidak menjamin kelayakan otomatis. Konkretnya: posisi kepemimpinan atau keistimewaan tidak diwariskan otomatis lewat darah/keturunan, melainkan lewat kualitas dan integritas individu, sebuah prinsip yang menolak nepotisme spiritual maupun sosial.