رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, dan dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu; tunjukkanlah kepada kami cara-cara ibadah kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Sang Penyambut Tobat lagi Sang Pengasih.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَاrabbanaa wa-j'alnaa muslimayni laka wa-min dzurriyyatinaa ummatan muslimatan laka wa-arinaa manaasikanaa wa-tub alaynaaTuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, dan dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu, tunjukkanlah kepada kami cara-cara ibadah kami, dan terimalah tobat kami
  2. إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُinnaka anta t-tawwaabu r-rahiimusesungguhnya Engkaulah Sang Penyambut Tobat lagi Sang Pengasih
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain 'menerima tobat / Maha Penerima Tobat' = glos tafsir yang MEMBALIK AGENSI (Allah jadi penerima pasif, padahal taaba alaa = Dia BERGERAK kembali kepada hamba). Bukti internal: 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu', berpaling-Nya MENDAHULUI tobat hamba; terjemahan lain terpaksa menambal dgn tambahan 'tetap dalam'. Pembeda leksikal nyata: saat Qur'an bermaksud 'MENERIMA', ia memakai akar q-b-l (yaqbalu 9:104 & 42:25; qaabili t-tawb 40:3), terjemahan lain meratakan keduanya. terjemahan ini: 'menyambut tobat' (aktif-menuju); takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Rumus at-tawwaabu r-rahiim (takrif) di 2:37, 2:54, 2:128, 2:160, 9:104, 9:118 diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat lagi Sang Pengasih'; indefinit (4:16, 4:64, 24:10, 49:12, 110:3) diterjemahkan 'penyambut tobat'. 2:222 at-tawwaabiin = MANUSIA dgn lema yang sama diterjemahkan kesaling-kembalian; 9:117 taaba alaa NABI (yang tak berdosa di peristiwa itu) diterjemahkan menegaskan taaba alaa = berpaling-dgn-karunia, tak mensyaratkan dosa. Lih.. sebagian penerjemah: '“Our Lord: make Thou us submitting to Thee, and of our progeny a community submitting to Thee; and show Thou us our rites, and turn Thou towards us; Thou art the Accepting of Repentance, the Merciful.' Corpus: akar akar t-w-b di ayat ini.

Aplikasi

Permohonan Ibrahim mencakup tiga hal: keberserahan pribadi, keberserahan keturunan, dan petunjuk praktis ('tunjukkan cara-cara manasik kami'), doa untuk diri sendiri, generasi mendatang, DAN panduan konkret sekaligus. Konkretnya: doa yang matang tidak hanya soal keselamatan pribadi, tapi juga memikirkan kelangsungan nilai pada generasi berikutnya serta meminta bimbingan praktis, bukan hanya harapan abstrak.