رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Tuhan kami, utuslah di antara mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang membacakan kepada mereka tanda-tanda-Mu, mengajarkan Kitab dan hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْrabbanaa wa-b'ats fiihim rasuulan minhum yatluu alayhim aayaatika wa-yu'allimuhumu l-kitaaba wa-l-hikmata wa-yuzakkiihimTuhan kami, utuslah di antara mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang membacakan kepada mereka tanda-tanda-Mu, mengajarkan Kitab dan hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka
- إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُinnaka anta l-aziizu l-hakiimusesungguhnya Engkaulah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan ini: melebur keduanya. AYAT INI berframe POSITIF: kedua sisi HIDUP (penyucian yang menumbuhkan / pembinaan yang memurnikan). Uji DUA ARAH atas seluruh verba z-k-w: (A) 'menyucikan' tak pernah mustahil; (B) 'menumbuhkan' hanya janggal di 3 ayat, 2:174, 3:77, 53:32, dan KETIGANYA NEGATIF (corpus), tanpa satu pun ayat positif yang janggal. diterjemahkan peleburan LOLOS: positif menuntut kedua sisi (ada), negatif merangkul keduanya via negasi. Kata ini TIDAK memaksakan arah kausal, pembaca menimbang sendiri. sebagian penerjemah: '“Our Lord: raise Thou up among them a messenger from among them who will recite to them Thy proofs, and teach them the Writ and wisdom, and increase them in purity; Thou art the Exalted in Might, the Wise.”' Corpus ayat ini: verba «II-kausatif», akar akar z-k-w. Gambaran satu: tanaman bersih-dari-hama yang KARENA ITU tumbuh subur.
Aplikasi
Doa Ibrahim untuk rasul masa depan mencantumkan tiga fungsi berurutan: membacakan ayat, mengajarkan kitab dan hikmah, DAN 'menyucitumbuhkan', pengajaran teks tidak cukup tanpa proses pertumbuhan-batin yang menyertainya. Konkretnya: pendidikan yang lengkap (baik agama maupun umum) membutuhkan lebih dari transfer informasi, perlu proses pembentukan karakter yang menumbuhkan, bukan sekadar menghafal.