وَوَصَّىٰ بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Dan Ibrahim mewasiatkan itu kepada anak-anaknya, dan begitu pula Ya'qub, “Wahai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih pertanggungjawaban ini untuk kalian. Maka janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan berserah diri.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَوَصَّىٰ بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَwa-wassaa bihaa ibraahiimu baniihi wa-ya'quubu yaa baniyya inna llaaha stafaa lakumu d-diina fa-laa tamuutunna illaa wa-antum muslimuunadan Ibrahim mewasiatkan itu kepada anak-anaknya, dan begitu pula Ya'qub, wahai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih pertanggungjawaban ini untuk kalian, maka janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan berserah diri
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain merender diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout batch (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar; retrofit kau/engkau/kalian menyusul. sebagian penerjemah: 'The same did Abraham enjoin upon his sons, as did Jacob: “O my sons: God has chosen the doctrine for you; so die not save when you are submitting.”' Akar akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).
Aplikasi
Wasiat Ibrahim kepada anak-anaknya bukan warisan harta, melainkan warisan orientasi hidup ('pertanggungjawaban ini') dengan pesan eksplisit: 'jangan mati kecuali dalam keadaan berserah diri'. Konkretnya: warisan paling berharga yang bisa diberikan orang tua bukan materi, melainkan nilai dan arah hidup yang dijaga sampai akhir hayat, sebuah prioritas yang layak direnungkan saat memikirkan apa yang benar-benar ingin diwariskan.