وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَا تَبِعُوا قِبْلَتَكَ ۚ وَمَا أَنْتَ بِتَابِعٍ قِبْلَتَهُمْ ۚ وَمَا بَعْضُهُمْ بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍ ۚ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ إِنَّكَ إِذًا لَمِنَ الظَّالِمِينَ

Dan sungguh, jika engkau mendatangkan kepada orang-orang yang diberi Kitab setiap tanda, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu. Dan engkau pun tidak akan mengikuti kiblat mereka. Dan sebagian mereka tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan sungguh, jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah datang kepadamu ilmu, sesungguhnya engkau, jika demikian, benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَا تَبِعُوا قِبْلَتَكَwa-la-in atayta lladziina uutuu l-kitaaba bi-kulli aayatin maa tabi'uu qiblatakadan sungguh, jika engkau mendatangkan kepada orang-orang yang diberi Kitab setiap tanda, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu
  2. وَمَا أَنْتَ بِتَابِعٍ قِبْلَتَهُمْwa-maa anta bi-taabi'in qiblatahumdan engkau pun tidak akan mengikuti kiblat mereka
  3. وَمَا بَعْضُهُمْ بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍwa-maa ba'duhum bi-taabi'in qiblata ba'dindan sebagian mereka tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain
  4. وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِwa-la-ini ttaba'ta ahwaa'ahum min ba'di maa jaa'aka mina l-ilmidan sungguh, jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah datang kepadamu ilmu
  5. إِنَّكَ إِذًا لَمِنَ الظَّالِمِينَinnaka idzan la-mina zh-zhaalimiinasesungguhnya engkau, jika demikian, benar-benar termasuk orang-orang yang zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian; lih.). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti. sebagian penerjemah: 'And if thou bring those given the Writ every proof they will not follow thy course; neither wilt thou follow their course; nor will they follow each other’s course. And if thou follow their vain desires after what has come to thee of knowledge, thou wilt then be of the wrongdoers.'

Aplikasi

Fakta bahwa kelompok berbeda tidak akan pernah sepenuhnya sepakat soal kiblat masing-masing ('sebagian mereka pun tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain') mengajarkan penerimaan realistis terhadap keberagaman praktik yang tak akan pernah seragam sepenuhnya. Konkretnya: berhenti mengharapkan keseragaman total dalam praktik keagamaan/budaya lintas kelompok, fokus pada integritas mengikuti petunjuk yang diyakini benar, bukan memaksakan keseragaman yang tak realistis.