وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Dan bagi kalian dalam kisas itu ada kehidupan, wahai orang-orang yang berakal, agar kalian bertakwa.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَwa-lakum fii l-qisaasi hayaatun yaa ulii l-albaabi la'allakum tattaquunadan bagi kalian dalam kisas itu ada kehidupan, wahai orang-orang yang berakal, agar kalian bertakwa
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain: “Dalam kisas itu ada (jaminan) kehidupan bagimu… agar kamu bertakwa.” Perubahan terjemahan ini: “bagimu” diterjemahkan “bagi kalian” & “kamu” diterjemahkan “kalian”. Gloss “(jaminan)” DIPERTAHANKAN, ia gloss penjelas struktur (fii l-qisaasi hayaah = 'di dalam qisas ada kehidupan'), bukan interpolasi doktrin. Ayat penutup pasal qisas ini secara eksplisit menyatakan TUJUAN hukum: melindungi kehidupan (efek jera), bukan pemuasan dendam, melengkapi entri 2:178. sebagian penerjemah: 'there is life for you in just requital', konsisten. hayaah (akar h-y-y) = 'kehidupan'; qisaas (akar q-s-s) dipertahankan sbg loanword 'qisas' (istilah hukum yang sudah diserap Indonesia; akar = 'mengikuti jejak', balasan yang MENGIKUTI takaran perbuatan). uulii l-albaab = 'orang-orang yang berakal' (lubb = inti/akal-terdalam).
Aplikasi
Qisas disebut mengandung 'jaminan kehidupan', logika di baliknya: hukum yang tegas terhadap pembunuhan justru mencegah lebih banyak nyawa hilang lewat efek jera. Konkretnya: aturan yang tampak keras terkadang justru melindungi lebih banyak orang dalam jangka panjang, menilai sebuah aturan perlu mempertimbangkan dampak preventifnya, bukan hanya kekerasannya yang tampak di permukaan.