وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ لِمَنِ اتَّقَىٰ ۗ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
Dan ingatlah Allah pada hari-hari yang ditentukan jumlahnya. Maka siapa yang mempercepat dalam dua hari, tidak ada dosa baginya. Dan siapa yang mengakhirkan, tidak ada dosa baginya, bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa hanya kepada-Nya kalian akan dikumpulkan.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍwa-dzkuruu llaaha fii ayyaamin ma'duudaatindan ingatlah Allah pada hari-hari yang ditentukan jumlahnya
- فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِfa-man ta'ajjala fii yawmayni fa-laa itsma alayhi wa-man ta'akhkhara fa-laa itsma alayhimaka siapa yang mempercepat dalam dua hari, tidak ada dosa baginya, dan siapa yang mengakhirkan, tidak ada dosa baginya
- لِمَنِ اتَّقَىٰli-mani ttaqaabagi orang yang bertakwa
- وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَwa-ttaquu llaaha wa-lamuu annakum ilayhi tuhsharuunadan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa hanya kepada-Nya kalian akan dikumpulkan
Catatan pilihan kata (ringkas)
C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..
Aplikasi
Kelonggaran waktu (boleh mempercepat atau mengakhirkan) di Mina 'tidak ada dosa baginya' menunjukkan fleksibilitas dalam pelaksanaan ritual, asalkan disertai ketakwaan, bukan kekakuan prosedural. Konkretnya: dalam menjalankan kewajiban, ada ruang penyesuaian waktu/cara yang sah selama esensinya (di sini: ketakwaan) tetap dijaga, fleksibilitas bukan kompromi terhadap prinsip.