وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Dan perangilah di jalan Allah, dan ketahuilah bahwa Allah Yang Mendengar lagi Sang Berilmu.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌwa-qaatiluu fii sabiili llaahi wa-lamuu anna llaaha samii'un aliimundan perangilah di jalan Allah, dan ketahuilah bahwa Allah Yang Mendengar lagi Sang Berilmu
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..
Aplikasi
Perintah 'berperanglah di jalan Allah' disandingkan lagi dengan 'Allah mendengar dan berilmu', bahkan dalam konteks perang, kesadaran akan pengawasan Ilahi tetap ditegaskan, mencegah tindakan berlebihan yang tak terkendali. Konkretnya: dalam situasi konflik/perjuangan sekalipun, kesadaran bahwa tindakan tetap diawasi dan dipertanggungjawabkan mencegah eskalasi tanpa batas, perjuangan yang benar tetap dalam kerangka akuntabilitas.