تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ ۚ وَإِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ

Itulah tanda-tanda Allah, Kami membacakannya kepadamu dengan benar. Dan sesungguhnya engkau benar-benar termasuk di antara para rasul.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّtilka aayaatu llaahi natluuhaa alayka bi-l-haqqiitulah tanda-tanda Allah, Kami membacakannya kepadamu dengan benar
  2. وَإِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَwa-innaka la-mina l-mursaliinadan sesungguhnya engkau benar-benar termasuk di antara para rasul
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'Those are the proofs of God; We recite them to thee in truth; and thou art among the emissaries.'

Aplikasi

Ayat-ayat yang 'dibacakan dengan benar' (bi-l-haqq) menegaskan bahwa penyampaian kebenaran memerlukan kejujuran dalam CARA menyampaikannya, bukan hanya isinya. Konkretnya: menyampaikan kebenaran/informasi penting kepada orang lain menuntut integritas dalam prosesnya, tidak memutarbalikkan, tidak menambah-nambahi demi efek dramatis, tetap setia pada substansi.