يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ ۗ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah sebagian dari apa yang Kami rezekikan kepada kalian, sebelum datang suatu hari yang padanya tidak ada jual beli, tidak ada persahabatan, dan tidak ada syafaat. Dan orang-orang yang kafir, merekalah orang-orang yang zalim.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌyaa ayyuhaa lladziina aamanuu anfiquu mimmaa razaqnaakum min qabli an ya'tiya yawmun laa bay'un fiihi wa-laa khullatun wa-laa shafaa'atunwahai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah sebagian dari apa yang Kami rezekikan kepada kalian, sebelum datang suatu hari yang padanya tidak ada jual beli, tidak ada persahabatan, dan tidak ada syafaat
- وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَwa-l-kaafiruuna humu zh-zhaalimuunadan orang-orang yang kafir, merekalah orang-orang yang zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-m-n, n-f-q, r-z-q, q-b-l, a-t-y, y-w-m, b-y-', kh-l-l, sh-f-', k-f-r, zh-l-m): anfiquu diterjemahkan 'nafkahkanlah' (akar n-f-q putaran 86=bergerak-keluar); khullah diterjemahkan 'persahabatan'; kaafiruun diterjemahkan 'yang ingkar'.
Aplikasi
Perintah berinfak 'sebelum datang hari yang tidak ada jual beli, persahabatan, atau syafaat' menegaskan bahwa kesempatan berbuat baik memiliki jendela waktu terbatas, sistem transaksi dan relasi yang berlaku di dunia (tawar-menawar, koneksi, perantara) tidak berlaku lagi di titik itu. Konkretnya: bertindak baik selagi ada kesempatan (bukan menunda dengan asumsi akan selalu ada waktu atau cara lain nanti) adalah kesadaran yang didorong ayat ini, momentum kebaikan tidak bisa 'dibeli kembali' setelah jendela waktunya tertutup.