الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَا أَنْفَقُوا مَنًّا وَلَا أَذًى ۙ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang mereka nafkahkan dengan menyebut-nyebut pemberian dan tidak pula menyakiti, bagi mereka pahala mereka di sisi Tuhan mereka. Dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak bersedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَا أَنْفَقُوا مَنًّا وَلَا أَذًىalladziina yunfiquuna amwaalahum fii sabiili llaahi tsumma laa yutbi'uuna maa anfaquu mannan wa-laa adzanorang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang mereka nafkahkan dengan menyebut-nyebut pemberian dan tidak pula menyakiti
- لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَlahum ajruhum 'inda rabbihim wa-laa khawfun 'alayhim wa-laa hum yahzanuunabagi mereka pahala mereka di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak bersedih
Terjemahan per kata (24 kata)
- الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
- يُنْفِقُونَyunfiquunamenginfakkan
- أَمْوَالَهُمْamwaalahumharta mereka
- فِيfiidi
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- ثُمَّtsummakemudian
- لَاlaatidak
- يُتْبِعُونَyutbi'uunamereka mengiringi
- مَاmaaapa yang
- أَنْفَقُواanfaquumereka menafkahkan
- مَنًّاmannancercaan
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- أَذًىadzangangguan
- لَهُمْlahumbagi mereka
- أَجْرُهُمْajruhumpahala mereka
- عِنْدَ'indadi sisi
- رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- خَوْفٌkhawfunrasa takut
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- هُمْhummereka
- يَحْزَنُونَyahzanuunabersedih
Inti bacaan
Kriteria sedekah yang bernilai penuh: Tanpa 'menyebut-nyebut pemberian atau menyakiti', nilai kedermawanan bisa terhapus oleh cara pemberian yang merendahkan penerima. Konkretnya: cara memberi sama pentingnya dengan apa yang diberikan, pemberian yang disertai pengingat berulang atau sikap merendahkan mengurangi (bahkan menghapus) nilai kebaikan itu sendiri, sebuah pengingat untuk memberi dengan kerendahan hati.
Penjelasan pilihan kata
'Tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak bersedih' frasa persis ini dipakai luas di seluruh teks (2:38, 2:62, 2:112, 2:277 dst).
Tafsiran
Ayat ini menambahkan syarat penting pada perumpamaan sedekah sebelumnya: pelipatgandaan pahala hanya berlaku bagi pemberian yang tidak diikuti sikap merasa berjasa atau menyakiti penerima. Kualitas cara memberi, bukan sekadar jumlah yang diberikan, menentukan apakah sedekah itu benar-benar mencapai nilai yang dijanjikan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut pahala mereka ada di sisi Tuhan mereka, bukan di tangan orang yang diberi. Tempat penyimpanannya disebutkan. Orang yang menyebut-nyebut pemberiannya sebenarnya sedang mengambil bayarannya di muka, dari kasir yang salah.
- Yang dilarang menyusul ada dua: menyebut-nyebut dan menyakiti. Yang pertama keluar dari mulut pemberi, yang kedua terasa di dada penerima. Keduanya disebut sejajar, seolah luka yang ditinggalkan sama saja dari arah mana pun ia datang.
- Yang dijanjikan Allah bukan tambahan, melainkan ketiadaan dua rasa: takut dan sedih. Bukan lebih banyak, melainkan lebih ringan. Bagi orang yang sudah terbiasa memberi, barangkali yang paling dirindukan memang bukan balasan, melainkan tenang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-f-q, m-w-l, s-b-l, a-l-h, t-b-', m-n-n, a-dz-y, a-j-r, '-n-d, r-b-b, kh-w-f, h-z-n): anfaquu diterjemahkan 'menafkahkan' (putaran 86); mann/adhaa diterjemahkan 'menyebut-nyebut pemberian/menyakiti'.