قَوْلٌ مَعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِنْ صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى ۗ وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ

Perkataan yang baik dan pemberian maaf itu lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Dan Allah berkecukupan lagi penahan murka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قَوْلٌ مَعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِنْ صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًىqawlun ma'ruufun wa-maghfiratun khayrun min sadaqatin yatba'uhaa adzanperkataan yang baik dan pemberian maaf itu lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti
  2. وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌwa-llaahu ghaniyyun haliimundan Allah berkecukupan lagi penahan murka
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain: 'Maha Penyantun' (atau varian, LIMA rendering utk satu lema: Maha Penyantun/penyantun/sangat penyantun/sangat lembut/sangat santun). Dua cacat: (a) 'Maha'+kapital tanpa dasar, corpus INDEFINIT; (b) 'penyantun' salah kata: KBBI VI, nomina 'penyantun' = 'orang sopan/suka menaruh belas kasihan/suka menolong/dewan pelindung', makna 'sabar dan tenang' (yang ada di adjektiva santun¹) HILANG pada turunannya, jebakan derivasi persis 'welas asih'; indra belas-kasihan/ menolong juga menabrak wilayah ra'uuf ('iba'). terjemahan ini: 'penahan murka'. haliim dipakai utk MANUSIA 4× (Ibrahim 9:114 & 11:75; anak/ Ismail 37:101 'ghulaamin haliim'; Syu'aib 11:87) diterjemahkan SIFAT, bukan nama (pola rahiim/ ra'uuf). sebagian penerjemah 'clement' 15/15. hilm ≠ sabr (menahan-balasan vs menanggung-derita) ≠ ra'fah (perasaan iba) ≠ santun (adab). Rumus: ghafuurun haliim 6×; aliimun haliim 3×. Lih.. sebagian penerjemah: 'Fitting1 speech and blindness to deficiency2 are better than charity followed by hindrance;3 and God is free from need and clement.' Corpus: haliim INDEFINIT di ayat ini (14/15 kemunculan indefinit, termasuk SEMUA yang tentang Allah). Konteks pengunci: 2:225 (tak menghukum keseleo sumpah), 35:41 (MENAHAN langit-bumi agar tak lenyap).

Aplikasi

Perbandingan eksplisit: 'perkataan yang baik dan pemaafan lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan menyakiti', kata-kata baik tanpa materi bisa lebih bernilai daripada pemberian materi yang disertai sikap buruk. Konkretnya: ketika tidak mampu memberi secara materi, respons yang baik dan pemaafan tetap punya nilai tinggi, kebaikan tidak selalu diukur dari besarnya materi yang diberikan.