يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usaha kalian yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kalian. Dan janganlah kalian sengaja memilih yang buruk untuk kalian infakkan, padahal kalian sendiri tidak akan mengambilnya kecuali dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah berkecukupan lagi terpuji.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِyaa ayyuhaa lladziina aamanuu anfiquu min thayyibaati maa kasabtum wa-mimmaa akhrajnaa lakum mina l-ardhiwahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usaha kalian yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kalian
  2. وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِwa-laa tayammamuu l-khabiitsa minhu tunfiquuna wa-lastum bi-aakhidziihi illaa an tughmidhuu fiihidan janganlah kalian sengaja memilih yang buruk untuk kalian infakkan, padahal kalian sendiri tidak akan mengambilnya kecuali dengan memicingkan mata terhadapnya
  3. وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌwa-'lamuu anna llaaha ghaniyyun hamiidundan ketahuilah bahwa Allah berkecukupan lagi terpuji

Terjemahan per kata (30 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. أَيُّهَاayyuhaasekalian
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. آمَنُواaamanuuberiman
  5. أَنْفِقُواanfiquunafkahkanlah kalian
  6. مِنْmindari
  7. طَيِّبَاتِthayyibaatiyang baik-baik
  8. مَاmaaapa yang
  9. كَسَبْتُمْkasabtumkalian usahakan
  10. وَمِمَّاwa-mimmaadan dari apa yang
  11. أَخْرَجْنَاakhrajnaaKami mengeluarkan
  12. لَكُمْlakumbagi kalian
  13. مِنَminadari
  14. الْأَرْضِl-ardhibumi
  15. وَلَاwa-laadan janganlah
  16. تَيَمَّمُواtayammamuukalian memilih
  17. الْخَبِيثَl-khabiitsayang buruk
  18. مِنْهُminhudarinya
  19. تُنْفِقُونَtunfiquunakalian infakkan
  20. وَلَسْتُمْwa-lastumdan kalian bukanlah
  21. بِآخِذِيهِbi-aakhidziihiyang mengambilnya
  22. إِلَّاillaakecuali
  23. أَنْanbahwa
  24. تُغْمِضُواtughmidhuukalian memicingkan mata
  25. فِيهِfiihidi dalamnya
  26. وَاعْلَمُواwa-'lamuudan ketahuilah kalian
  27. أَنَّannabahwa
  28. اللَّهَllaahaAllah
  29. غَنِيٌّghaniyyunMahakaya
  30. حَمِيدٌhamiidunMaha Terpuji

Inti bacaan

Larangan menginfakkan 'yang buruk, padahal kalian sendiri tidak mau mengambilnya', standar ganda dalam memberi (memberi yang terburuk pada orang lain, menyimpan yang terbaik untuk diri sendiri) dikritik tajam. Konkretnya: kedermawanan sejati diuji dari kesediaan memberi sesuatu yang benar-benar bernilai (bukan sisa/buangan), memberikan yang tidak diinginkan sendiri kepada orang yang membutuhkan adalah bentuk kedermawanan yang cacat.

Tafsiran

Perintah ini menetapkan standar kualitas untuk sedekah, bukan sekadar memberi, melainkan memberi dari yang baik. Analogi yang digunakan tajam: manusia sendiri enggan menerima barang buruk kecuali dengan menutup mata terhadap kekurangannya, sehingga memberikan barang semacam itu kepada Allah (melalui sedekah) mengungkap standar ganda yang tidak konsisten dengan penghormatan yang seharusnya.

Renungan dan Hikmah

  • Ukuran yang dipakai apa yang kalian sendiri tidak mau mengambilnya. Bukan daftar mutu yang disusun orang lain. Allah menaruh timbangannya di tangan pemberi, sehingga tak seorang pun bisa berkata ia tidak tahu batasnya.
  • Yang dilarang mutunya, bukan sedikitnya. Memberi sedikit tidak dipersoalkan di mana pun. Yang dipersoalkan memberi sesuatu yang sudah tidak diinginkan sendiri lalu menyebutnya pemberian.
  • Kalimat itu mengandaikan pemberinya pasti tahu. Tidak ada yang perlu diperiksa orang lain. Allah memilih ukuran yang tak bisa diperdebatkan siapa pun, sebab jawabannya sudah ada di dalam dada pemberinya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).