إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Jika kalian menampakkan sedekah kalian, itu baik. Dan jika kalian menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, itu lebih baik bagi kalian. Dan Dia akan menghapus sebagian kesalahan kalian. Dan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَin tubduu sh-shadaqaati fa-ni'immaa hiyajika kalian menampakkan sedekah kalian, itu baik
  2. وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْwa-in tukhfuuhaa wa-tu'tuuhaa l-fuqaraa'a fa-huwa khayrun lakumdan jika kalian menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, itu lebih baik bagi kalian
  3. وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْwa-yukaffiru 'ankum min sayyi'aatikumdan Dia akan menghapus sebagian kesalahan kalian
  4. وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌwa-llaahu bi-maa ta'maluuna khabiirundan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. إِنْinjika
  2. تُبْدُواtubduukalian tampakkan
  3. الصَّدَقَاتِsh-shadaqaatisedekah
  4. فَنِعِمَّاfa-ni'immaamaka itu baik
  5. هِيَhiyaia
  6. وَإِنْwa-indan jika
  7. تُخْفُوهَاtukhfuuhaakalian menyembunyikannya
  8. وَتُؤْتُوهَاwa-tu'tuuhaadan kalian memberikannya
  9. الْفُقَرَاءَl-fuqaraa'aorang-orang fakir
  10. فَهُوَfa-huwamaka dia
  11. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  12. لَكُمْlakumbagi kalian
  13. وَيُكَفِّرُwa-yukaffirudan Dia menghapus
  14. عَنْكُمْ'ankumdari kalian
  15. مِنْmindari
  16. سَيِّئَاتِكُمْsayyi'aatikumkeburukan kalian
  17. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  18. بِمَاbi-maapada apa yang
  19. تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
  20. خَبِيرٌkhabiirunmengetahui

Inti bacaan

Perbandingan eksplisit: menampakkan sedekah 'baik', tapi menyembunyikannya 'lebih baik', dua pilihan sah, namun dengan hierarki nilai yang jelas bagi yang mampu menjaga privasi kebaikannya. Konkretnya: memberi secara terbuka bisa memotivasi orang lain (sehingga tetap 'baik'), tapi memberi secara diam-diam menghindari risiko riya dan menjaga kehormatan penerima, pilihan tergantung konteks, namun kerahasiaan punya keunggulan spiritual yang diakui eksplisit.

Tafsiran

Ayat ini memberi ruang bagi dua cara memberi sedekah tanpa mewajibkan satu di atas yang lain secara mutlak: menampakkan tetap dinilai baik, namun menyembunyikan (terutama kepada yang benar-benar membutuhkan) dinilai lebih baik, kemungkinan karena melindungi martabat penerima dari sorotan publik. Janji penghapusan kesalahan menghubungkan tindakan memberi dengan pengampunan, bukan sekadar pahala tambahan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut menampakkan sedekah itu baik, bukan buruk. Tidak ada celaan pada yang terlihat orang. Sebelum membandingkan, ayat ini lebih dahulu mengamankan pilihan yang lebih rendah, sehingga yang memberi terang-terangan tak pulang membawa rasa bersalah.
  • Ketika menyebut yang lebih baik, kalimatnya menambahkan kepada siapa: orang-orang fakir. Rincian itu tidak muncul pada pilihan pertama. Yang membuat cara kedua lebih baik rupanya bukan sembunyinya saja, melainkan siapa yang dijaga oleh sembunyi itu.
  • Yang dijanjikan Allah menghapus sebagian kesalahan, bukan menambah pahala. Pemberian dihubungkan dengan pengampunan. Sesuatu yang keluar dari tangan ternyata mengurangi beban yang tak pernah ada hubungannya dengan harta.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). makna kedua 'TRIED, TESTED, proved by EXPERIENCE'; khabiir = 'pengetahuan luas atas perkara batin, seperti shahiid atas perkara lahir'; Jangkar: khabiir = petani penggarap.