لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُونَ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ
Bukanlah kewajibanmu memberi mereka petunjuk, tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, maka itu untuk diri kalian sendiri. Dan tidaklah kalian menafkahkan selain karena mencari wajah Allah. Dan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, niscaya disempurnakan balasannya kepada kalian, dan kalian tidak dizalimi.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُlaysa 'alayka hudaahum wa-laakinna llaaha yahdii man yasyaa'ubukanlah kewajibanmu memberi mereka petunjuk, tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki
- وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلِأَنْفُسِكُمْwa-maa tunfiquu min khayrin fa-li-anfusikumdan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, maka itu untuk diri kalian sendiri
- وَمَا تُنْفِقُونَ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِwa-maa tunfiquuna illaa btighaa'a wajhi llaahidan tidaklah kalian menafkahkan selain karena mencari wajah Allah
- وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَwa-maa tunfiquu min khayrin yuwaffa ilaykum wa-antum laa tuzhlamuunadan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, niscaya disempurnakan balasannya kepada kalian, dan kalian tidak dizalimi
Terjemahan per kata (28 kata)
- لَيْسَlaysabukanlah
- عَلَيْكَ'alaykaatasmu
- هُدَاهُمْhudaahumpetunjuk mereka
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- اللَّهَllaahaAllah
- يَهْدِيyahdiimemberi petunjuk
- مَنْmanorang yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- وَمَاwa-maadan apa pun yang
- تُنْفِقُواtunfiquukalian nafkahkan
- مِنْmindari
- خَيْرٍkhayrinkebaikan
- فَلِأَنْفُسِكُمْfa-li-anfusikummaka untuk diri kalian
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- تُنْفِقُونَtunfiquunakalian infakkan
- إِلَّاillaakecuali
- ابْتِغَاءَbtighaa'amencari
- وَجْهِwajhiwajah
- اللَّهِllaahiAllah
- وَمَاwa-maadan apa pun yang
- تُنْفِقُواtunfiquukalian nafkahkan
- مِنْmindari
- خَيْرٍkhayrinkebaikan
- يُوَفَّyuwaffadisempurnakan
- إِلَيْكُمْilaykumkepada kalian
- وَأَنْتُمْwa-antumpadahal kalian
- لَاlaajanganlah
- تُظْلَمُونَtuzhlamuunakalian dizalimi
Inti bacaan
Penegasan 'bukan kewajibanmu memberi mereka petunjuk' membebaskan dari beban memaksakan hasil pada orang lain, tugas menyampaikan selesai pada penyampaian, hasil akhir bukan tanggung jawab penyampai (echo 2:119). Konkretnya: dalam usaha mempengaruhi/mendidik orang lain (anak, murid, rekan), hasil akhir keputusan mereka bukan sepenuhnya di tangan kita, melepaskan beban untuk mengontrol hasil membebaskan dari frustrasi berlebihan saat usaha tidak membuahkan perubahan yang diharapkan.
Penjelasan pilihan kata
Draf sudah bersih sesuai morfologi.
Tafsiran
Ayat ini melepaskan penerima wahyu dari tanggung jawab atas hasil akhir petunjuk orang lain: tugasnya menyampaikan, bukan memaksa hati berubah, karena petunjuk sepenuhnya kehendak Allah. Pergeseran ke topik infak menegaskan bahwa manfaat sedekah kembali kepada pemberi sendiri, bukan sebagai jasa kepada penerima, sehingga motivasi yang benar (mencari wajah Allah) menjadi penentu nilai sesungguhnya, bukan penerima yang dituju.
Renungan dan Hikmah
- Kalimatnya melepaskan sesuatu: 'bukanlah kewajibanmu memberi mereka petunjuk'. Yang dicabut Allah bukan tugas menyampaikan, melainkan tanggung jawab atas hasilnya. Orang yang memikul hasil yang bukan bagiannya akan lelah pada perkara yang memang tak pernah diserahkan kepadanya.
- Sedekah disebut kembali kepada pemberinya, bukan kepada penerimanya. Arah manfaatnya dibalik. Selama seseorang merasa sedang berjasa kepada yang menerima, ia belum membaca kalimat ini; dan selama itu pula pemberiannya menuntut sesuatu sebagai balasannya.
- Ayat ini berpindah dari petunjuk ke infak tanpa jeda. Hubungannya baru terlihat kalau keduanya dibaca bersama: yang tak boleh dipaksakan dan yang tak boleh diungkit sama-sama soal melepaskan hasil dari tangan sendiri. Allah menyandingkan keduanya, dan susunannya yang menjelaskan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-y-s, h-d-y, a-l-h, sh-y-a, n-f-q, kh-y-r, n-f-s, b-gh-y, w-j-h, w-f-y, zh-l-m): ibtighaa'a wajhi llaah diterjemahkan 'mencari WAJAH Allah', BEDA dari terjemahan lain ('mencari rida Allah'). wajh Allaah=maksud yang dituju saat memberi tanpa pamrih (akar w-j-h putaran 72, jangkar 76:9).: gloss '(berdasarkan kesiapannya)' dibuang.