لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُونَ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ

Bukanlah kewajibanmu memberi mereka petunjuk, tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, maka itu untuk diri kalian sendiri. Dan tidaklah kalian menafkahkan selain karena mencari wajah Allah. Dan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, niscaya disempurnakan balasannya kepada kalian, dan kalian tidak dizalimi.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُlaysa alayka hudaahum wa-laakinna llaaha yahdii man yashaa'ubukanlah kewajibanmu memberi mereka petunjuk, tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki
  2. وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلِأَنْفُسِكُمْwa-maa tunfiquu min khayrin fa-li-anfusikumdan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, maka itu untuk diri kalian sendiri
  3. وَمَا تُنْفِقُونَ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِwa-maa tunfiquuna illaa btighaa'a wajhi llaahidan tidaklah kalian menafkahkan selain karena mencari wajah Allah
  4. وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَwa-maa tunfiquu min khayrin yuwaffa ilaykum wa-antum laa tuzhlamuunadan kebaikan apa pun yang kalian nafkahkan, niscaya disempurnakan balasannya kepada kalian, dan kalian tidak dizalimi
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar l-y-s, h-d-y, a-l-h, sh-y-a, n-f-q, kh-y-r, n-f-s, b-gh-y, w-j-h, w-f-y, zh-l-m): ibtighaa'a wajhi llaah diterjemahkan 'mencari WAJAH Allah', BEDA dari terjemahan lain ('mencari rida Allah'). wajh Allaah=maksud yang dituju saat memberi tanpa pamrih (akar w-j-h putaran 72, jangkar 76:9).: gloss '(berdasarkan kesiapannya)' dibuang.

Aplikasi

Penegasan 'bukan kewajibanmu memberi mereka petunjuk' membebaskan dari beban memaksakan hasil pada orang lain, tugas menyampaikan selesai pada penyampaian, hasil akhir bukan tanggung jawab penyampai (echo 2:119). Konkretnya: dalam usaha mempengaruhi/mendidik orang lain (anak, murid, rekan), hasil akhir keputusan mereka bukan sepenuhnya di tangan kita, melepaskan beban untuk mengontrol hasil membebaskan dari frustrasi berlebihan saat usaha tidak membuahkan perubahan yang diharapkan.