إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, beramal saleh, menegakkan salat, dan memberikan zakat, bagi mereka pahala mereka di sisi Tuhan mereka. Dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak bersedih.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَinna lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati wa-aqaamuu sh-shalaata wa-aatawu z-zakaata lahum ajruhum 'inda rabbihim wa-laa khawfun 'alayhim wa-laa hum yahzanuunasesungguhnya orang-orang yang beriman, beramal saleh, menegakkan salat, dan memberikan zakat, bagi mereka pahala mereka di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak bersedih

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. آمَنُواaamanuuberiman
  4. وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
  5. الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
  6. وَأَقَامُواwa-aqaamuudan mereka mendirikan
  7. الصَّلَاةَsh-shalaatasalat
  8. وَآتَوُاwa-aatawudan mereka menunaikan
  9. الزَّكَاةَz-zakaatazakat
  10. لَهُمْlahumbagi mereka
  11. أَجْرُهُمْajruhumpahala mereka
  12. عِنْدَ'indadi sisi
  13. رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
  14. وَلَاwa-laadan tidak pula
  15. خَوْفٌkhawfunrasa takut
  16. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  17. وَلَاwa-laadan tidak pula
  18. هُمْhummereka
  19. يَحْزَنُونَyahzanuunabersedih

Inti bacaan

Empat elemen disatukan sebagai syarat pahala: iman, amal saleh, salat, zakat, paket lengkap yang mengulang pola surah ini (lih. 2:3, 2:82) bahwa keyakinan-batin dan tindakan-nyata (vertikal maupun horizontal) tidak terpisahkan. Konkretnya: pengulangan formula ini di seluruh surah menegaskan bukan kebetulan, kombinasi keempat elemen adalah standar konsisten yang layak dijadikan checklist evaluasi diri berkala.

Tafsiran

Ayat ini memberi jaminan penuh bagi kombinasi empat elemen (iman, amal saleh, salat, dan zakat), sebagai penyeimbang langsung terhadap ancaman bagi pemakan riba yang baru saja disebutkan. Penyebutan zakat secara eksplisit di sini, tepat setelah pembahasan riba, menegaskan kontras antara ekonomi yang dibangun di atas eksploitasi dan ekonomi yang dibangun di atas kewajiban berbagi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut empat hal: beriman, beramal saleh, menegakkan salat, memberikan zakat. Dua di dalam diri, dua keluar dari diri. Susunan yang sama berulang di banyak tempat, dan pengulangannya menjadikannya ukuran, bukan sekadar daftar.
  • Ayat ini datang persis sesudah ancaman bagi pemakan riba. Yang dijanjikan diletakkan berdampingan dengan yang diancamkan. Dua cara memperlakukan harta disandingkan dalam ruang sesempit ini, dan pembacanya diminta memilih di antara keduanya.
  • Yang dijanjikan Allah bukan tambahan harta, melainkan tidak ada ketakutan dan tidak ada kesedihan. Dua rasa yang justru paling lekat pada urusan harta. Yang ditawarkan ternyata lawan langsung dari apa yang dicari orang lewat riba.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “menunaikan” diterjemahkan “memberikan”. Dalam ayat ini, 'salaah' dan 'zakaah' sama-sama bertakrif (memakai kata sandang al-). salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.