وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ۖ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Dan takutlah kepada suatu hari yang padanya kalian dikembalikan kepada Allah. Kemudian disempurnakan bagi setiap diri apa yang telah ia usahakan, dan mereka tidak dizalimi.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِwa-ttaquu yawman turja'uuna fiihi ilaa llaahidan takutlah kepada suatu hari yang padanya kalian dikembalikan kepada Allah
  2. ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَtsumma tuwaffaa kullu nafsin maa kasabat wa-hum laa yuzhlamuunakemudian disempurnakan bagi setiap diri apa yang telah ia usahakan, dan mereka tidak dizalimi
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar w-q-y, y-w-m, r-j-', a-l-h, w-f-y, k-l-l, n-f-s, k-s-b, zh-l-m): ittaquu diterjemahkan 'takutlah kepada'; tuwaffaa diterjemahkan 'disempurnakan balasan'. Selaras.

Aplikasi

Ayat terakhir sebelum pasal utang-piutang detail: peringatan tentang 'hari kembali kepada Allah' di mana 'setiap diri disempurnakan balasan', ditempatkan tepat sebelum aturan finansial paling detail dalam Al-Qur'an, menghubungkan transaksi duniawi dengan akuntabilitas akhir. Konkretnya: setiap transaksi finansial (sekecil apa pun) terhubung dengan kerangka akuntabilitas yang lebih besar, kejujuran dalam urusan uang bukan sekadar etika bisnis, tapi bagian dari kesadaran spiritual yang menyeluruh.