اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang hidup lagi yang menegakkan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُallaahu laa ilaaha illaa huwa l-hayyu l-qayyuumuAllah, tidak ada tuhan selain Dia, yang hidup lagi yang menegakkan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-l-h, h-y-y, q-w-m): al-Hayy al-Qayyuum diterjemahkan 'Yang Hidup, Yang Menegakkan', honorifik 'Maha' terjemahan lain DIBUANG; qayyuum (akar q-w-m)='yang menegakkan (segala)', bukan '(mengurus makhluk) terus-menerus'. laa ilaaha illaa huwa diterjemahkan 'tidak ada tuhan selain Dia' (ilaah, rendering belum diputus, 'tuhan' dipertahankan).
Aplikasi
Pembukaan surah baru dengan penegasan keesaan Allah dan sifat-Nya sebagai 'Yang Hidup, Yang Menegakkan', jangkar teologis yang mengulang tema 2:255 (Ayat Kursi), menegaskan pentingnya prinsip ini diulang di berbagai tempat dalam Al-Qur'an. Konkretnya: prinsip-prinsip fundamental (di sini: keesaan dan keberadaan-diri Allah) memang layak diulang dalam berbagai konteks, pengulangan bukan redundansi, melainkan penegasan pentingnya sebuah fondasi.