إِنَّ اللَّهَ لَا يَخْفَىٰ عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ

Sesungguhnya Allah, tidak tersembunyi bagi-Nya sesuatu pun di bumi maupun di langit.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّ اللَّهَ لَا يَخْفَىٰ عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِinna llaaha laa yakhfaa 'alayhi syay'un fii l-ardhi wa-laa fii s-samaa'isesungguhnya Allah, tidak tersembunyi bagi-Nya sesuatu pun di bumi maupun di langit

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. اللَّهَllaahaAllah
  3. لَاlaatidak
  4. يَخْفَىٰyakhfaatersembunyi
  5. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  6. شَيْءٌsyay'unsesuatu
  7. فِيfiidi
  8. الْأَرْضِl-ardhibumi
  9. وَلَاwa-laadan tidak pula
  10. فِيfiidi
  11. السَّمَاءِs-samaa'ilangit

Inti bacaan

Penegasan bahwa 'tidak tersembunyi bagi-Nya sesuatu pun di bumi maupun di langit' menutup celah pemikiran bahwa tindakan tersembunyi luput dari akuntabilitas. Konkretnya: kesadaran akan cakupan pengetahuan yang menyeluruh ini menjadi dasar integritas yang konsisten, bertindak dengan standar yang sama baik saat diawasi maupun sendirian.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan pengetahuan Allah yang meliputi segala sesuatu tanpa terkecuali, baik di bumi maupun di langit.

Renungan dan Hikmah

  • Dua tempat disebut, bukan satu. Bumi dan langit. Allah menutup kemungkinan bersembunyi di antara keduanya.
  • Yang disangkal ketersembunyian, bukan pengetahuan. Bentuknya sangkalan. Ia lebih tegas daripada pernyataan.
  • Bumi disebut sebelum langit di ayat ini. Allah menaruh yang dekat lebih dahulu. Yang di depan mata pun tidak luput.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, kh-f-y, sh-y-a, a-r-d, s-m-w): laa yakhfaa diterjemahkan 'tidak tersembunyi'. Selaras.