كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Seperti keadaan keluarga Firaun dan orang-orang sebelum mereka, mereka mendustakan tanda-tanda Kami, maka Allah menyiksa mereka karena dosa-dosa mereka. Dan Allah keras hukuman-Nya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْka-da'bi aali fir'awna wa-lladziina min qablihimseperti keadaan keluarga Firaun dan orang-orang sebelum mereka
  2. كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْkadzdzabuu bi-aayaatinaa fa-akhadzahumu llaahu bidzunuubihimmereka mendustakan tanda-tanda Kami, maka Allah menyiksa mereka karena dosa-dosa mereka
  3. وَاللَّهُ شَدِيدُ الْعِقَابِwallaahu shadiidu l-iqaabidan Allah keras hukuman-Nya
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'Like the case of the house of Pharaoh and those before them: they denied Our proofs, so God seized them for their transgressions; and God is severe in retribution.'

Aplikasi

Pola berulang: mereka yang 'mendustakan tanda-tanda' Allah mengalami konsekuensi seperti pengikut Fir'aun, kesamaan pola sejarah dijadikan peringatan lintas generasi. Konkretnya: mempelajari pola-pola kegagalan dalam sejarah (bukan hanya fakta-fakta terisolasi) membantu mengenali kapan pola yang sama sedang terulang di masa kini, sejarah sebagai cermin, bukan sekadar arsip.