كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Seperti keadaan keluarga Firaun dan orang-orang sebelum mereka, mereka mendustakan tanda-tanda Kami, maka Allah menyiksa mereka karena dosa-dosa mereka. Dan Allah keras hukuman-Nya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْka-da'bi aali fir'awna wa-lladziina min qablihimseperti keadaan keluarga Firaun dan orang-orang sebelum mereka
- كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْkadzdzabuu bi-aayaatinaa fa-akhadzahumu llaahu bi-dzunuubihimmereka mendustakan tanda-tanda Kami, maka Allah menyiksa mereka karena dosa-dosa mereka
- وَاللَّهُ شَدِيدُ الْعِقَابِwa-llaahu syadiidu l-'iqaabidan Allah keras hukuman-Nya
Terjemahan per kata (14 kata)
- كَدَأْبِka-da'biseperti kebiasaan
- آلِaalikeluarga
- فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- مِنْmindari
- قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
- كَذَّبُواkadzdzabuumendustakan
- بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
- فَأَخَذَهُمُfa-akhadzahumumaka menimpa mereka
- اللَّهُllaahuAllah
- بِذُنُوبِهِمْbi-dzunuubihimkarena dosa-dosa mereka
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- شَدِيدُsyadiidukeras
- الْعِقَابِl-'iqaabihukuman
Inti bacaan
Pola berulang: mereka yang 'mendustakan tanda-tanda' Allah mengalami konsekuensi seperti pengikut Fir'aun, kesamaan pola sejarah dijadikan peringatan lintas generasi. Konkretnya: mempelajari pola-pola kegagalan dalam sejarah (bukan hanya fakta-fakta terisolasi) membantu mengenali kapan pola yang sama sedang terulang di masa kini, sejarah sebagai cermin, bukan sekadar arsip.
Tafsiran
Ayat ini membandingkan orang-orang yang kufur dengan keluarga Firaun dan umat-umat terdahulu yang mendustakan tanda-tanda Allah: mereka disiksa karena dosa-dosa mereka sendiri, dan Allah keras dalam hukuman-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai keluarga Firaun sebagai ukuran. Yang sudah dikenal. Yang belum terjadi diterangkan lewat yang sudah pernah.
- Sebabnya disebut dosa-dosa mereka. Bukan pendustaannya saja. Yang menghukum bukan satu perbuatan, melainkan kumpulannya.
- Allah menyebut orang-orang sebelum mereka tanpa nama. Selain Firaun. Daftarnya dibiarkan terbuka, dan itu membuatnya berlaku ke depan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.