قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
Katakanlah kepada orang-orang yang kufur, “Kalian akan dikalahkan dan digiring ke Jahanam.” Dan seburuk-buruk hamparan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَqul li-lladziina kafaruu sa-tughlabuuna wa-tuhsyaruuna ilaa jahannamakatakanlah kepada orang-orang yang kufur, kalian akan dikalahkan dan digiring ke Jahanam
- وَبِئْسَ الْمِهَادُwa-bi'sa l-mihaadudan seburuk-buruk hamparan
Terjemahan per kata (9 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- سَتُغْلَبُونَsa-tughlabuunakalian akan dikalahkan
- وَتُحْشَرُونَwa-tuhsyaruunadan kalian dikumpulkan
- إِلَىٰilaakepada
- جَهَنَّمَjahannamaJahanam
- وَبِئْسَwa-bi'sadan seburuk-buruk
- الْمِهَادُl-mihaaduhamparan
Inti bacaan
Peringatan tegas kepada yang ingkar: 'kalian akan dikalahkan dan digiring ke neraka', sebuah pernyataan kepastian tentang hasil akhir konflik antara kebenaran dan penolakannya, meski secara temporal kekalahan tidak selalu tampak instan. Konkretnya: dalam perjuangan panjang melawan ketidakadilan, kepastian tentang arah akhir sejarah (meski jalannya berliku) bisa menjadi sumber ketahanan, kekalahan sementara bukan bukti kekalahan permanen.
Tafsiran
Ayat ini memerintahkan pemberitahuan kepada orang-orang kufur bahwa mereka akan dikalahkan dan digiring ke Jahanam: seburuk-buruk hamparan yang menanti mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh mengatakannya di depan mereka. Bukan mengabarkan kepada yang beriman. Kabarnya disampaikan kepada pihak yang bersangkutan.
- Dua hal disebut berurutan: dikalahkan, lalu digiring. Dunia dan sesudahnya. Yang satu belum berarti perkaranya selesai.
- Allah menutup dengan seburuk-buruk hamparan. Kata hamparan yang dipakai. Tempat berbaring yang disebut, bukan tempat disiksa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, k-f-r, gh-l-b, h-sh-r, b-a-s, m-h-d): tuhsharuun diterjemahkan 'digiring'; mihaad diterjemahkan 'tempat tinggal'; kaafir diterjemahkan 'ingkar'.