قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
Katakanlah kepada orang-orang yang kufur, “Kalian akan dikalahkan dan digiring ke Jahanam.” Dan seburuk-buruk hamparan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَqul lilladziina kafaruu satughlabuuna wa-tuhsharuuna ilaa jahannamakatakanlah kepada orang-orang yang kufur, kalian akan dikalahkan dan digiring ke Jahanam
- وَبِئْسَ الْمِهَادُwa-bi'sa l-mihaadudan seburuk-buruk hamparan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, k-f-r, gh-l-b, h-sh-r, b-a-s, m-h-d): tuhsharuun diterjemahkan 'digiring'; mihaad diterjemahkan 'tempat tinggal'; kaafir diterjemahkan 'ingkar'..
Aplikasi
Peringatan tegas kepada yang ingkar: 'kalian akan dikalahkan dan digiring ke neraka', sebuah pernyataan kepastian tentang hasil akhir konflik antara kebenaran dan penolakannya, meski secara temporal kekalahan tidak selalu tampak instan. Konkretnya: dalam perjuangan panjang melawan ketidakadilan, kepastian tentang arah akhir sejarah (meski jalannya berliku) bisa menjadi sumber ketahanan, kekalahan sementara bukan bukti kekalahan permanen.