قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَا ۖ فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأُخْرَىٰ كَافِرَةٌ يَرَوْنَهُمْ مِثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِ ۚ وَاللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِأُولِي الْأَبْصَارِ

Sungguh, telah ada tanda bagi kalian pada dua golongan yang bertemu: satu golongan berperang di jalan Allah dan yang lain kafir, mereka melihat golongan itu dua kali lipat jumlah mereka dengan mata kepala. Dan Allah menguatkan dengan pertolongan-Nya siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَاqad kaana lakum aayatun fii fi'atayni ltaqataasungguh telah ada tanda bagi kalian pada dua golongan yang bertemu
  2. فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأُخْرَىٰ كَافِرَةٌ يَرَوْنَهُمْ مِثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِfi'atun tuqaatilu fii sabiili llaahi wa-ukhraa kaafiratun yarawnahum mitslayhim ra'ya l-'aynisatu golongan berperang di jalan Allah dan yang lain kafir, mereka melihat golongan itu dua kali lipat jumlah mereka dengan mata kepala
  3. وَاللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهِ مَنْ يَشَاءُwa-llaahu yu'ayyidu bi-nashrihi man yasyaa'udan Allah menguatkan dengan pertolongan-Nya siapa yang Dia kehendaki
  4. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِأُولِي الْأَبْصَارِinna fii dzaalika la-'ibratan li-ulii l-abshaarisesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan

Terjemahan per kata (29 kata)

  1. قَدْqadsungguh
  2. كَانَkaanaada
  3. لَكُمْlakumbagi kalian
  4. آيَةٌaayatuntanda
  5. فِيfiipada
  6. فِئَتَيْنِfi'ataynidua golongan
  7. الْتَقَتَاltaqataakeduanya bertemu
  8. فِئَةٌfi'atungolongan
  9. تُقَاتِلُtuqaatiluengkau berperang
  10. فِيfiidi
  11. سَبِيلِsabiilijalan
  12. اللَّهِllaahiAllah
  13. وَأُخْرَىٰwa-ukhraadan yang lain
  14. كَافِرَةٌkaafiratunyang kafir
  15. يَرَوْنَهُمْyarawnahummereka melihat mereka
  16. مِثْلَيْهِمْmitslayhimdua kali lipat mereka
  17. رَأْيَra'yapandangan
  18. الْعَيْنِl-'aynimata
  19. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  20. يُؤَيِّدُyu'ayyidumenguatkan
  21. بِنَصْرِهِbi-nashrihidengan pertolongan-Nya
  22. مَنْmanorang yang
  23. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  24. إِنَّinnasesungguhnya
  25. فِيfiipada
  26. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  27. لَعِبْرَةًla-'ibratanbenar-benar pelajaran
  28. لِأُولِيli-uliibagi orang-orang yang memiliki
  29. الْأَبْصَارِl-abshaaripenglihatan

Inti bacaan

Kisah dua golongan yang bertemu di medan perang (satu berjuang di jalan Allah, satu tidak) disebut sebagai 'pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (mata hati)', peristiwa sejarah dimaksudkan untuk direfleksikan, bukan sekadar dikenang. Konkretnya: peristiwa besar dalam hidup atau sejarah (kemenangan tak terduga, kekalahan mengejutkan) mengandung pelajaran bagi yang mau benar-benar 'melihat' maknanya, bukan sekadar dicatat sebagai fakta tanpa refleksi.

Tafsiran

Ayat ini menunjuk pada peristiwa dua golongan yang bertemu dalam pertempuran sebagai tanda kekuasaan Allah: satu golongan berjuang di jalan-Nya sementara yang kafir menyaksikan dengan mata kepala sendiri jumlah yang tampak berlipat, dan Allah menguatkan siapa yang Dia kehendaki dengan pertolongan-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Yang disebut melihat jumlah itu berlipat justru pihak yang kufur, dengan mata kepala mereka sendiri. Bukan pihak yang beriman. Allah menaruh kesaksian itu pada pihak yang paling tidak berkepentingan membenarkannya.
  • Yang disebut Allah menguatkan dengan pertolongan-Nya siapa yang Dia kehendaki. Bukan yang paling banyak jumlahnya. Yang menentukan hasil disebut berada di luar hitungan yang bisa disusun sebelum bertemu.
  • Penutupnya menyebut pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan. Peristiwanya disaksikan banyak orang; pelajarannya tidak. Melihat kejadian dan membaca maknanya ternyata dua kemampuan yang berbeda.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.