الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

Juga orang-orang yang sabar, yang benar, yang taat, yang berinfak, dan yang memohon ampunan pada akhir malam.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِash-shaabiriina wa-sh-shaadiqiina wa-l-qaanitiina wa-l-munfiqiina wa-l-mustaghfiriina bi-l-ashaariorang-orang yang sabar, yang benar, yang taat, yang berinfak, dan yang memohon ampunan pada akhir malam

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. الصَّابِرِينَash-shaabiriinaorang-orang yang sabar
  2. وَالصَّادِقِينَwa-sh-shaadiqiinadan orang-orang yang benar
  3. وَالْقَانِتِينَwa-l-qaanitiinadan orang-orang yang taat
  4. وَالْمُنْفِقِينَwa-l-munfiqiinadan orang-orang yang menafkahkan
  5. وَالْمُسْتَغْفِرِينَwa-l-mustaghfiriinadan orang-orang yang memohon ampun
  6. بِالْأَسْحَارِbi-l-ashaaripada waktu sahur

Inti bacaan

Lima kualitas orang bertakwa: sabar, benar, taat, berinfak, dan 'memohon ampunan pada akhir malam', sebuah kombinasi karakter yang menggabungkan ketahanan, kejujuran, ketaatan, kedermawanan, dan kerendahan hati spiritual di waktu paling sunyi. Konkretnya: momen sunyi menjelang fajar (waktu yang jarang disaksikan orang lain) disebutkan eksplisit sebagai waktu introspeksi, sebuah pengingat bahwa kualitas spiritual sejati teruji justru di saat tak ada yang menyaksikan.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi gambaran orang-orang bertakwa: sabar, jujur, taat, gemar berinfak, dan memohon ampunan pada waktu-waktu terakhir malam.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut lima sifat berurutan, dan yang terakhir memohon ampunan pada akhir malam. Di waktu paling sunyi. Yang menutup daftar bukan yang terlihat orang.
  • Empat yang pertama tentang perbuatan, yang kelima tentang waktunya. Berbeda jenis. Yang terakhir menyebut kapan, bukan apa.
  • Allah menaruh sabar di urutan pertama. Sebelum benar dan taat. Yang menopang semuanya disebut lebih dahulu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… berinfak, serta memohon ampunan pada akhir malam.…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'mustaghfiriin' bertakrif (memakai kata sandang al-).