قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Katakanlah, “Ya Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُquli llaahumma maalika l-mulki tu'tii l-mulka man tashaa'u wa-tanzi'u l-mulka mimman tashaa'u wa-tu'izzu man tashaa'u wa-tudzillu man tashaa'ukatakanlah, ya Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki
  2. بِيَدِكَ الْخَيْرُbiyadika l-khayrudi tangan-Mu segala kebajikan
  3. إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌinnaka alaa kulli shay'in qadiirunsesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu
Catatan pilihan kata (ringkas)

tu'izzu/tudhillu = pasangan antonim diterjemahkan 'Engkau jadikan digdaya… Engkau hinakan…' (terjemahan lain 'muliakan' menyembunyikan pasangan izz⟷dhull). Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). Lih.. sebagian penerjemah: 'Say thou: “O God, Master of Dominion: Thou givest dominion to whom Thou wilt, and Thou removest dominion from whom Thou wilt; Thou exaltest whom Thou wilt, and Thou abasest whom Thou wilt. Glos ilahi (Zajjaaj, 2032): al-'Aziiz = 'He who resists, or withstands, so that NOTHING OVERCOMES HIM'; jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.

Aplikasi

Doa 'Pemilik kekuasaan... Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki' menegaskan bahwa kekuasaan politik/status sosial bukan hak milik permanen siapa pun, melainkan pinjaman yang bisa dicabut. Konkretnya: pemegang kekuasaan (dalam skala apa pun) baik mengingat bahwa posisi mereka bersifat sementara dan bergantung pada faktor di luar kendali mutlak mereka, kerendahan hati dalam kekuasaan, bukan rasa memiliki permanen.