لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ

Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang-orang kafir sebagai pelindung, bukan orang-orang beriman; dan siapa yang berbuat demikian, maka ia tidak ada hubungan apa pun dengan Allah, kecuali untuk menjaga diri dari mereka sebagai kewaspadaan. Dan Allah memperingatkan kalian akan diri-Nya; dan kepada Allah tempat kembali.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَlaa yattakhidzi l-mu'minuuna l-kaafiriina awliyaa'a min duuni l-mu'miniinajanganlah orang-orang beriman menjadikan orang-orang kafir sebagai pelindung, bukan orang-orang beriman
  2. وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةًwa-man yaf'al dzaalika fa-laysa mina llaahi fii syay'in illaa an tattaquu minhum tuqaatandan siapa yang berbuat demikian, maka ia tidak ada hubungan apa pun dengan Allah, kecuali untuk menjaga diri dari mereka sebagai kewaspadaan
  3. وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُwa-yuhadzdzirukumu llaahu nafsahudan Allah memperingatkan kalian akan diri-Nya
  4. وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُwa-ilaa llaahi l-mashiirudan kepada Allah tempat kembali

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. لَاlaajanganlah
  2. يَتَّخِذِyattakhidzimengambil
  3. الْمُؤْمِنُونَl-mu'minuunaorang-orang beriman
  4. الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur
  5. أَوْلِيَاءَawliyaa'apara pelindung
  6. مِنْmindari
  7. دُونِduuniselain
  8. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
  9. وَمَنْwa-mandan orang yang
  10. يَفْعَلْyaf'almelakukan
  11. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  12. فَلَيْسَfa-laysamaka tidaklah
  13. مِنَminadari
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. فِيfiidalam
  16. شَيْءٍsyay'insesuatu
  17. إِلَّاillaakecuali
  18. أَنْanbahwa
  19. تَتَّقُواtattaquukalian bertakwa
  20. مِنْهُمْminhumdari mereka
  21. تُقَاةًtuqaatankarena takut
  22. وَيُحَذِّرُكُمُwa-yuhadzdzirukumudan Dia memperingatkan kalian
  23. اللَّهُllaahuAllah
  24. نَفْسَهُnafsahudirinya
  25. وَإِلَىwa-ilaadan kepada
  26. اللَّهِllaahiAllah
  27. الْمَصِيرُl-mashiirutempat kembali

Inti bacaan

Larangan menjadikan yang ingkar sebagai 'pelindung' disertai pengecualian eksplisit: 'kecuali untuk menjaga diri sebagai kewaspadaan', prinsip yang tegas tetap memberi ruang pragmatis untuk keselamatan dalam situasi tertekan. Konkretnya: menjaga prinsip dan batasan tidak berarti kaku tanpa mempertimbangkan konteks keselamatan, ada ruang untuk strategi bertahan yang bijak tanpa mengkhianati nilai inti, dibedakan dari kompromi yang mengorbankan prinsip demi kenyamanan.

Tafsiran

Ayat ini melarang orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pelindung utama selain sesama orang beriman, kecuali sebagai kewaspadaan demi keselamatan diri: Allah memperingatkan agar senantiasa waspada akan diri-Nya, karena kepada-Nyalah tempat kembali.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang menjadikan mereka pelindung, bukan melarang berhubungan. Katanya khusus. Yang dipersoalkan tempat bersandar, bukan pergaulan sehari-hari.
  • Allah menyebutkan sendiri kekecualiannya: menjaga diri dari mereka. Larangan itu diberi pintu. Aturan yang menyertakan keadaan darurat tidak dimaksudkan membahayakan yang menjalankannya.
  • Allah menutup dengan memperingatkan tentang diri-Nya. Bukan tentang musuh. Yang perlu diperhitungkan lebih dahulu bukan bahaya dari luar, melainkan kepada siapa semuanya kembali.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-kh-dz, a-m-n, k-f-r, w-l-y, d-w-n, f-'-l, l-y-s, a-l-h, sh-y-a, w-q-y, h-dz-r, n-f-s, s-y-r): awliyaa' diterjemahkan 'pelindung' (terjemahan lain 'wali'); tuqaah diterjemahkan 'kewaspadaan'; yuhadhdhirukum nafsah diterjemahkan 'memperingatkan akan diri-Nya' ( gloss '(siksa-Nya)' dibuang). kaafir diterjemahkan 'ingkar'.