يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُحْضَرًا وَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوءٍ تَوَدُّ لَوْ أَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ

Ingatlah pada hari setiap jiwa mendapati apa yang telah ia kerjakan berupa kebaikan dihadirkan, dan apa yang telah ia kerjakan berupa keburukan, ia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dirinya dan itu. Dan Allah memperingatkan kalian akan diri-Nya. Dan Allah penuh iba kepada hamba-hamba-Nya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُحْضَرًا وَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوءٍ تَوَدُّ لَوْ أَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًاyawma tajidu kullu nafsin maa amilat min khayrin muhdaran wa-maa amilat min suu'in tawaddu law anna baynahaa wa-baynahu amadan ba'iidaningatlah pada hari setiap jiwa mendapati apa yang telah ia kerjakan berupa kebaikan dihadirkan, dan apa yang telah ia kerjakan berupa keburukan, ia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dirinya dan itu
  2. وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُwa-yuhadzdzirukumu llaahu nafsahudan Allah memperingatkan kalian akan diri-Nya
  3. وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِwallaahu ra'uufun bi-l-ibaadidan Allah penuh iba kepada hamba-hamba-Nya
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “hari” diterjemahkan “(hari)”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “diri” DITAMBAH; “Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya.” diterjemahkan “penuh iba kepada hamba-hamba(-Nya).”. r-'-f: 10/13 berdampingan dgn rahiim, non-redundan; 'penuh iba lagi pengasih' = perasaan DAN tindakan. sebagian penerjemah: '“The day every soul will find what it did of good summoned, and what it did of evil,1 it will wish there were between it and that2 a great distance.” And God warns you of Himself; and God is kind to the servants.3' Corpus ayat ini: «ra'uwfN[, INDEFINIT».

Aplikasi

Gambaran hari di mana seseorang 'berharap ada jarak jauh' antara dirinya dan balasan kejahatannya sendiri, penyesalan yang datang terlambat, saat tidak ada lagi ruang untuk menghindar. Konkretnya: penyesalan yang paling menyakitkan adalah yang datang setelah momen bertindak telah lewat, kesadaran ini mendorong evaluasi jujur SEKARANG (bukan menunggu saat sudah terlambat) atas tindakan yang mungkin kelak disesali.