يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُحْضَرًا وَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوءٍ تَوَدُّ لَوْ أَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
Ingatlah pada hari setiap jiwa mendapati apa yang telah ia kerjakan berupa kebaikan dihadirkan, dan apa yang telah ia kerjakan berupa keburukan, ia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dirinya dan itu. Dan Allah memperingatkan kalian akan diri-Nya. Dan Allah penuh iba kepada hamba-hamba-Nya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُحْضَرًا وَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوءٍ تَوَدُّ لَوْ أَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًاyawma tajidu kullu nafsin maa 'amilat min khayrin muhdharan wa-maa 'amilat min suu'in tawaddu law anna baynahaa wa-baynahu amadan ba'iidaningatlah pada hari setiap jiwa mendapati apa yang telah ia kerjakan berupa kebaikan dihadirkan, dan apa yang telah ia kerjakan berupa keburukan, ia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dirinya dan itu
- وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُwa-yuhadzdzirukumu llaahu nafsahudan Allah memperingatkan kalian akan diri-Nya
- وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِwa-llaahu ra'uufun bi-l-'ibaadidan Allah penuh iba kepada hamba-hamba-Nya
Terjemahan per kata (26 kata)
- يَوْمَyawmahari
- تَجِدُtajiduengkau mendapati
- كُلُّkullusetiap
- نَفْسٍnafsinjiwa
- مَاmaaapa yang
- عَمِلَتْ'amilatdikerjakan
- مِنْmindari
- خَيْرٍkhayrinkebaikan
- مُحْضَرًاmuhdharanyang dihadirkan
- وَمَاwa-maadan apa yang
- عَمِلَتْ'amilatdikerjakan
- مِنْmindari
- سُوءٍsuu'inkeburukan
- تَوَدُّtawaddumenginginkan
- لَوْlawsekiranya
- أَنَّannabahwa
- بَيْنَهَاbaynahaadi antaranya
- وَبَيْنَهُwa-baynahudan antaranya
- أَمَدًاamadanmasa
- بَعِيدًاba'iidanyang jauh
- وَيُحَذِّرُكُمُwa-yuhadzdzirukumudan Dia memperingatkan kalian
- اللَّهُllaahuAllah
- نَفْسَهُnafsahudirinya
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- رَءُوفٌra'uufunpenyantun
- بِالْعِبَادِbi-l-'ibaadipada para hamba
Inti bacaan
Gambaran hari di mana seseorang 'berharap ada jarak jauh' antara dirinya dan balasan kejahatannya sendiri, penyesalan yang datang terlambat, saat tidak ada lagi ruang untuk menghindar. Konkretnya: penyesalan yang paling menyakitkan adalah yang datang setelah momen bertindak telah lewat, kesadaran ini mendorong evaluasi jujur sekarang (bukan menunggu saat sudah terlambat) atas tindakan yang mungkin kelak disesali.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan hari ketika setiap jiwa menyaksikan sendiri kebaikan dan keburukan yang telah dikerjakannya dihadirkan: bagi keburukan, ia berharap sekiranya jarak yang amat jauh memisahkannya darinya. Allah memperingatkan agar senantiasa waspada akan diri-Nya, namun Dia tetap penuh iba kepada hamba-hamba-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut amal itu dihadirkan, bukan dibacakan. Barangnya ada di depan mata. Yang dihadapi bukan catatan tentang perbuatan, melainkan perbuatannya sendiri.
- Allah menggambarkan ia berharap ada jarak yang jauh antara dirinya dan keburukannya. Bukan berharap itu terhapus. Yang diinginkan sekadar tidak berdekatan, dan bahkan itu tak dikabulkan.
- Allah memperingatkan tentang diri-Nya, lalu menutup dengan menyebut Dia penyantun kepada hamba-hamba-Nya. Dua sisi dalam satu ayat. Peringatan itu sendiri disebut sebagai bentuk kasih sayang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “hari” diterjemahkan “(hari)”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “diri” DITAMBAH; “Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya.” diterjemahkan “penuh iba kepada hamba-hamba(-Nya).”. r-'-f: 10/13 berdampingan dgn rahiim, non-redundan; 'penuh iba lagi pengasih' = perasaan DAN tindakan.