قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

Katakanlah, “Taatilah Allah dan Rasul.” Maka jika kalian berpaling, sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang kafir.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَqul athii'uu llaaha wa-r-rasuulakatakanlah, taatilah Allah dan Rasul
  2. فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَfa-in tawallaw fa-inna llaaha laa yuhibbu l-kaafiriinamaka jika kalian berpaling, sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang kafir

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. أَطِيعُواathii'uutaatilah
  3. اللَّهَllaahaAllah
  4. وَالرَّسُولَwa-r-rasuuladan Rasul
  5. فَإِنْfa-inmaka jika
  6. تَوَلَّوْاtawallawmereka berpaling
  7. فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
  8. اللَّهَllaahaAllah
  9. لَاlaatidak
  10. يُحِبُّyuhibbumencintai
  11. الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur

Inti bacaan

Perintah 'taatilah Allah dan Rasul' dengan konsekuensi jelas bagi yang berpaling, struktur otoritas ganda (Allah dan utusan-Nya) menegaskan bahwa ketaatan spiritual memerlukan saluran konkret, bukan hanya keyakinan abstrak. Konkretnya: nilai-nilai abstrak (kebaikan, keadilan) sering butuh diwujudkan lewat teladan/otoritas konkret untuk benar-benar dijalankan, mengikuti contoh nyata melengkapi pemahaman prinsip abstrak.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian dengan perintah taat kepada Allah dan Rasul: jika berpaling, itu menunjukkan kekufuran yang tidak dicintai Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua yang ditaati: Dia dan Rasul. Berpasangan. Ketaatan kepada yang tak terlihat disalurkan lewat yang terlihat.
  • Yang berpaling disebut kafir di kalimat berikutnya. Diberi nama. Tak menjawab disebut sebagai jawaban juga.
  • Allah menutup dengan Dia tidak mencintai. Bukan akan menghukum. Yang disebut hubungan, bukan akibatnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).