إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran atas seisi alam.
Terjemahan bertahap (15 jeda)
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَAllaahaAllah
- اصْطَفَىٰistafaamemilih
- آدَمَAadamaAdam
- وَwa-dan
- نُوحًاNuuhanNuh
- وَwa-dan
- آلَaalakeluarga
- إِبْرَاهِيمَIbraahiimaIbrahim
- وَwa-dan
- آلَaalakeluarga
- عِمْرَانَImraanaImran
- عَلَىalaaatas
- الْal-–
- عَالَمِينَaalamiinseisi alam
Catatan pilihan kata (ringkas)
aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (terjemahan lain: semesta/seluruh alam, diseragamkan); perubahan lain hanya /lem catatan kaki bila ada; sebutan pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU rendering; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = loanword aalam). Probe 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. ⚠ naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. Lih. C2.
Aplikasi
Pemilihan Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran 'atas seisi alam' menunjukkan pola pemilihan lintas generasi dan garis keturunan berbeda, keistimewaan spiritual tidak terbatas pada satu bangsa/masa tunggal. Konkretnya: pengakuan bahwa kebaikan dan keistimewaan spiritual muncul lintas berbagai kelompok dan zaman (bukan monopoli satu golongan) mendukung sikap inklusif terhadap kebaikan di mana pun ditemukan.