إِذْ قَالَتِ امْرَأَتُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Ketika istri Imran berkata, "Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu apa yang ada di dalam kandunganku, dibaktikan. Maka, terimalah dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mendengar lagi Sang Berilmu."
Terjemahan bertahap (25 jeda)
- إِذْidzketika
- قَالَتِqaalatiberkata
- امْرَأَتُimra'atuistri
- عِمْرَانَImraanaImran
- رَبِّrabbiTuhan
- ي-ii-ku
- إِنِّinniisesungguhnya
- ي-iiaku
- نَذَرْتُnadzartubernazar
- لَla-kepada
- كَ-ka-Mu
- مَاmaaapa yang
- فِيfiidi
- بَطْنِيbatniikandunganku
- مُحَرَّرًاmuharrarandibaktikan
- فَfa-maka
- تَقَبَّلْtaqabbalterimalah
- مِنِّيminniidariku
- إِنَّinnasesungguhnya
- كَ-kaEngkau
- أَنْتَantaEngkau
- الْal-–
- سَمِيعُsamii'uYang Mendengar
- الْal-–
- عَلِيمُaliimuSang Berilmu
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'Sang Berilmu' (takrif corpus); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..
Aplikasi
Nazar istri Imran ('apa yang di kandunganku murni untuk-Mu') menunjukkan kesediaan mempersembahkan yang paling berharga (anak yang dikandung) untuk tujuan yang lebih besar, pengorbanan yang direncanakan bahkan sebelum hasil (jenis kelamin anak) diketahui. Konkretnya: komitmen pada tujuan besar terkadang perlu dibuat sebelum mengetahui semua detail hasilnya, kesediaan untuk mempersembahkan yang berharga tanpa syarat penuh adalah bentuk kepercayaan yang mendalam.