فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Ketika melahirkannya, dia berkata, "Wahai Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan." Padahal, Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan. "Laki-laki tidak sama dengan perempuan. Aku memberinya nama Maryam serta memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari setan yang terkutuk."

Terjemahan bertahap (42 jeda)

  1. فَfa-maka
  2. لَمَّاlammaaketika
  3. وَضَعَتْwadha'atmelahirkan
  4. هَا-haa-nya
  5. قَالَتْqaalatberkata
  6. رَبِّrabbiTuhanku
  7. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  8. وَضَعْتُwadha'tumelahirkan
  9. هَا-haa-nya
  10. أُنْثَىٰuntsaaperempuan
  11. وَwa-dan
  12. اللَّهُAllaahuAllah
  13. أَعْلَمُa'lamulebih tahu
  14. بِbi-akan
  15. مَاmaaapa yang
  16. وَضَعَتْwadha'atdia lahirkan
  17. وَwa-dan
  18. لَيْسَlaysatidaklah
  19. الadz-
  20. ذَّكَرُdzakarulaki-laki
  21. كَka-seperti
  22. الْal-
  23. أُنْثَىٰuntsaaperempuan
  24. وَwa-dan
  25. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  26. سَمَّيْتُsammaytumenamai
  27. هَا-haa-nya
  28. مَرْيَمَMaryamaMaryam
  29. وَwa-dan
  30. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  31. أُعِيذُu'iidzumemohonkan perlindungan
  32. هَا-haabaginya
  33. بِbi-kepada
  34. كَ-ka-Mu
  35. وَwa-dan
  36. ذُرِّيَّتَdzurriyyataketurunan
  37. هَا-haa-nya
  38. مِنَminadari
  39. الasy-
  40. شَّيْطَانِsyaithaanisetan
  41. الar-
  42. رَّجِيمِrajiimiyang terkutuk

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. وَضَعَتْهَاwadha'athaaia melahirkannya
  3. قَالَتْqaalatia berkata
  4. رَبِّrabbiTuhan
  5. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  6. وَضَعْتُهَاwadha'tuhaaaku melahirkannya
  7. أُنْثَىٰuntsaaperempuan
  8. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  9. أَعْلَمُa'lamulebih mengetahui
  10. بِمَاbi-maapada apa yang
  11. وَضَعَتْwadha'atia melahirkan
  12. وَلَيْسَwa-laysadan bukanlah
  13. الذَّكَرُadz-dzakarulaki-laki
  14. كَالْأُنْثَىٰka-al-untsaaseperti perempuan
  15. وَإِنِّيwa-inniidan sesungguhnya aku
  16. سَمَّيْتُهَاsammaytuhaaaku menamainya
  17. مَرْيَمَmaryamaMaryam
  18. وَإِنِّيwa-inniidan sesungguhnya aku
  19. أُعِيذُهَاu'iidzuhaaaku melindunginya
  20. بِكَbikakepada-Mu
  21. وَذُرِّيَّتَهَاwa-dzurriyyatahaadan keturunannya
  22. مِنَminadari
  23. الشَّيْطَانِsy-syaythaanisetan
  24. الرَّجِيمِar-rajiimiyang terkutuk

Inti bacaan

Meski awalnya kecewa mendapat anak perempuan (dalam konteks budaya saat itu), istri Imran tetap memberi nama dan memohon perlindungan penuh bagi Maryam, kekecewaan awal tidak menghalangi komitmen penuh pada anak yang diberikan. Konkretnya: harapan yang tidak sesuai ekspektasi (hasil yang berbeda dari yang diinginkan) tidak perlu mengurangi komitmen penuh terhadap apa yang benar-benar diterima, penerimaan penuh meski awalnya kecewa adalah sikap dewasa yang dicontohkan di sini.

Penjelasan pilihan kata

Frasa 'laki-laki tidak sama dengan perempuan' diterjemahkan langsung tanpa menambah keterangan tentang arah perbandingannya (lebih baik/lebih buruk), karena teks Arabnya sendiri tidak menspesifikasi arah itu: ia bisa dibaca sebagai kekecewaan sesaat maupun sebagai penegasan bahwa anak yang lahir tidak kalah penting.

Tafsiran

Nazar di 3:35 diucapkan tanpa mengetahui jenis kelamin anak; di sini terungkap bahwa yang lahir adalah perempuan, sementara pengabdian jenis yang dinazarkan umumnya dipahami sebagai peran yang lazimnya dijalani laki-laki pada masanya. Kalimat 'laki-laki tidak sama dengan perempuan' berdiri di persimpangan makna: bisa dibaca sebagai ungkapan kekhawatiran sang ibu tentang bagaimana nazarnya akan terpenuhi, atau sebagai bantahan implisit bahwa perbedaan itu akan menghalangi. Ayat-ayat berikutnya (Maryam diterima dengan baik, diberi rezeki tak terduga, melahirkan Isa) berpihak pada pembacaan kedua: apa yang dikhawatirkan tidak setara justru menjadi luar biasa.

Renungan dan Hikmah

  • Arah kalimat 'laki-laki tidak sama dengan perempuan', apakah ungkapan kekecewaan atau penegasan kesetaraan pentingnya, tidak ditentukan tegas oleh teks itu sendiri. Kejujuran membaca ayat ini berarti mengakui ambiguitas itu, alih-alih memaksakan satu tafsir sebagai satu-satunya yang benar.
  • Bila dibaca dalam alur penuh kisah ini, ketidaksetaraan yang dikhawatirkan pada 3:36 dibantah oleh apa yang terjadi setelahnya: Maryam diterima dengan baik, mendapat rezeki tak terduga, dan menjadi ibu dari salah satu nabi. Kekhawatiran awal tidak terbukti menghalangi apa pun.
  • Terlepas dari bagaimana kalimat 'laki-laki tidak sama dengan perempuan' itu dimaksudkan, tindakan sang ibu setelahnya tidak berubah: dia tetap menamai anaknya dan memohon perlindungan penuh baginya. Nazar yang diucapkan sebelum hasil diketahui tetap dijalankan penuh setelah hasil itu diketahui.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.