فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنْبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Maka Tuhannya menerimanya dengan penerimaan yang baik, dan menumbuhkannya dengan pertumbuhan yang baik, dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab, ia mendapati rezeki di sisinya. Ia berkata, "Wahai Maryam, dari mana ini bagimu?" Maryam menjawab, "Ia dari sisi Allah; sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan."
Terjemahan bertahap (48 jeda)
- فَfa-maka
- تَقَبَّلَtaqabbalamenerima
- هَا-haa-nya
- رَبُّrabbuTuhan
- هَا-haa-nya
- بِbi-dengan
- قَبُولٍqabuulinpenerimaan
- حَسَنٍhasaninyang baik
- وَwa-dan
- أَنْبَتَanbatamenumbuhkan
- هَا-haa-nya
- نَبَاتًاnabaatanpertumbuhan
- حَسَنًاhasananyang baik
- وَwa-dan
- كَفَّلَkaffalamenyerahkan pemeliharaan
- هَا-haa-nya
- زَكَرِيَّاZakariyyaakepada Zakaria
- كُلَّمَاkullamaasetiap kali
- دَخَلَdakhalamasuk
- عَلَيْ'alay-menemui
- هَا-haa-nya
- زَكَرِيَّاZakariyyaaZakaria
- الْal-–
- مِحْرَابَmihraabamihrab
- وَجَدَwajadamendapati
- عِنْدَ'indadi sisi
- هَا-haa-nya
- رِزْقًاrizqanrezeki
- قَالَqaalaia berkata
- يَاyaawahai
- مَرْيَمُMaryamuMaryam
- أَنَّىٰannaadari mana
- لَla-bagi
- كِ-ki-mu
- هَٰذَاhaadzaaini
- قَالَتْqaalatia menjawab
- هُوَhuwaia
- مِنْmindari
- عِنْدِ'indisisi
- اللَّهِAllaahiAllah
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَAllaahaAllah
- يَرْزُقُyarzuqumemberi rezeki
- مَنْmankepada siapa
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- بِbi-tanpa
- غَيْرِghayritanpa
- حِسَابٍhisaabinperhitungan
Terjemahan per kata (35 kata)
- فَتَقَبَّلَهَاfa-taqabbalahaamaka Tuhannya menerimanya
- رَبُّهَاrabbuhaaTuhannya
- بِقَبُولٍbi-qabuulindengan penerimaan
- حَسَنٍhasaninyang baik
- وَأَنْبَتَهَاwa-anbatahaadan menumbuhkannya
- نَبَاتًاnabaatantumbuhan
- حَسَنًاhasananyang baik
- وَكَفَّلَهَاwa-kaffalahaadan Dia menyerahkan pemeliharaannya
- زَكَرِيَّاZakariyyaaZakaria
- كُلَّمَاkullamaasetiap kali
- دَخَلَdakhalamasuk
- عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
- زَكَرِيَّاZakariyyaaZakaria
- الْمِحْرَابَal-mihraabamihrab
- وَجَدَwajadamendapati
- عِنْدَهَا'indahaadi sisinya
- رِزْقًاrizqanrezeki
- قَالَqaalaberkata
- يَاyaawahai
- مَرْيَمُMaryamuMaryam
- أَنَّىٰannaabagaimana
- لَكِlakibagimu
- هَٰذَاhaadzaaini
- قَالَتْqaalatia berkata
- هُوَhuwaitu
- مِنْmindari
- عِنْدِ'indisisi
- اللَّهِAllaahiAllah
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَAllaahaAllah
- يَرْزُقُyarzuqumemberi rezeki
- مَنْmanorang yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- بِغَيْرِbi-ghayritanpa
- حِسَابٍhisaabinperhitungan
Inti bacaan
Rezeki yang datang kepada Maryam 'tanpa perhitungan' dari sumber tak terduga menunjukkan bahwa penyediaan Ilahi tidak selalu mengikuti logika usaha-hasil linear yang biasa dipahami manusia. Konkretnya: kadang pertolongan atau rezeki datang dari sumber dan cara yang tidak terduga, di luar kalkulasi logis biasa, keterbukaan terhadap cara pertolongan yang tidak konvensional adalah sikap yang didukung kisah ini.
Penjelasan pilihan kata
Kata yang diterjemahkan 'menyerahkan pemeliharaan' berasal dari akar yang bermakna menjamin, menanggung, atau mengambil tanggung jawab penuh atas seseorang, bukan sekadar 'mengasuh' sesaat, melainkan pengambilan tanggung jawab berkelanjutan. Kata 'setiap kali' menandai bahwa kunjungan Zakaria ke mihrab tempat Maryam berada adalah rutinitas berkala, bukan kejadian sekali waktu.
Tafsiran
Ayat ini menetapkan dua hal penting untuk kisah yang mengikutinya: pertama, Zakaria diberi tanggung jawab berkelanjutan atas Maryam, dengan mihrab sebagai lokasi tetap pertemuan mereka; kedua, di lokasi itu dia berulang kali menyaksikan penyediaan yang tak bisa dijelaskan asal-usulnya secara wajar. Jawaban Maryam (bahwa rezeki datang tanpa perhitungan) bukan sekadar detail sampingan; ia menjadi alasan langsung yang mendorong permohonan Zakaria pada ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Penyediaan yang datang 'tanpa perhitungan' dari sumber tak terduga menunjukkan bahwa kecukupan tidak selalu mengikuti logika usaha-hasil yang linear.
- Lokasi (mihrab) dan rutinitas ('setiap kali') yang ditetapkan di sini menjadi kunci untuk memahami adegan beberapa ayat kemudian, ketika Zakaria kembali disebut berada di tempat yang sama dalam keadaan tekun beribadah, bukan kebetulan lokasi, melainkan kelanjutan tanggung jawab yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-b-l, r-b-b, h-s-n, n-b-t, k-f-l, k-l-l, d-kh-l, h-r-b, w-j-d, '-n-d, r-z-q, q-w-l, a-n-y, a-l-h, sh-y-a, gh-y-r, h-s-b): taqabbala diterjemahkan 'menerima'; anbata diterjemahkan 'menumbuhkan'; kaffala diterjemahkan 'menyerahkan pemeliharaan'; rizq diterjemahkan 'rezeki' ( '(makanan)' dibuang). Selaras.