رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

Wahai Tuhan kami, kami beriman kepada apa yang Engkau turunkan, dan kami mengikuti Rasul, maka tuliskanlah kami bersama orang-orang yang bersaksi.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَrabbanaa aamannaa bimaa anzalta wa-ttaba'naa r-rasuula fa-ktubnaa ma'a sh-shaahidiinawahai Tuhan kami, kami beriman kepada apa yang Engkau turunkan, dan kami mengikuti Rasul, maka tuliskanlah kami bersama orang-orang yang bersaksi
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar r-b-b, a-m-n, n-z-l, t-b-', r-s-l, k-t-b, sh-h-d): uktubnaa ma'a sh-shaahidiin diterjemahkan 'tuliskanlah kami bersama orang-orang yang bersaksi'. Selaras.

Aplikasi

Permohonan para hawari 'tuliskanlah kami bersama orang-orang yang bersaksi' menunjukkan kesadaran bahwa kesaksian atas kebenaran adalah identitas yang diinginkan dan dimohonkan secara aktif. Konkretnya: menjadi saksi kebenaran (dalam pengertian aktif membela dan menyuarakannya) adalah aspirasi yang layak dikejar, bukan peran pasif yang kebetulan didapat, permohonan aktif untuk tercatat sebagai 'saksi' menunjukkan komitmen yang disengaja.