يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تُحَاجُّونَ فِي إِبْرَاهِيمَ وَمَا أُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ وَالْإِنْجِيلُ إِلَّا مِنْ بَعْدِهِ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Wahai Ahlulkitab, mengapa kalian berhujah tentang Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan kecuali setelahnya? Apakah kalian tidak bernalar?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تُحَاجُّونَ فِي إِبْرَاهِيمَ وَمَا أُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ وَالْإِنْجِيلُ إِلَّا مِنْ بَعْدِهِyaa ahla l-kitaabi li-ma tuhaajjuuna fii ibraahiima wa-maa unzilati t-tawraatu wa-l-injiilu illaa min ba'dihiwahai Ahlulkitab, mengapa kalian berhujah tentang Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan kecuali setelahnya
  2. أَفَلَا تَعْقِلُونَa-fa-laa ta'qiluunaapakah kalian tidak bernalar

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. أَهْلَahlaahli
  3. الْكِتَابِl-kitaabiKitab
  4. لِمَli-mamengapa
  5. تُحَاجُّونَtuhaajjuunakalian membantah
  6. فِيfiitentang
  7. إِبْرَاهِيمَibraahiimaIbrahim
  8. وَمَاwa-maadan tidaklah
  9. أُنْزِلَتِunzilatiditurunkan
  10. التَّوْرَاةُt-tawraatuTaurat
  11. وَالْإِنْجِيلُwa-l-injiiludan Injil
  12. إِلَّاillaakecuali
  13. مِنْmindari
  14. بَعْدِهِba'dihisesudahnya
  15. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  16. تَعْقِلُونَta'qiluunakalian mengerti

Inti bacaan

Kritik terhadap Ahli Kitab yang berdebat soal Ibrahim padahal 'Taurat dan Injil tidak diturunkan kecuali setelahnya' menunjukkan kesalahan logis kronologis, mengklaim tokoh yang mendahului kitab mereka sendiri sebagai eksklusif milik tradisi tertentu. Konkretnya: kewaspadaan terhadap kesalahan kronologis dalam klaim historis (mengklaim eksklusif atas tokoh/peristiwa yang sebenarnya mendahului tradisi yang mengklaimnya) adalah kritik yang berlaku luas dalam analisis historis apa pun.

Tafsiran

Ayat ini mempertanyakan logika perdebatan Ahlulkitab tentang Ibrahim, padahal kitab-kitab mereka sendiri diturunkan jauh setelah zamannya: sebuah ajakan untuk bernalar.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membantah dengan menyebut Taurat dan Injil tidak diturunkan kecuali sesudah Ibrahim. Urutan waktunya. Bantahannya berupa hal yang bisa dihitung siapa pun.
  • Allah menyebut mereka berhujah tentang Ibrahim. Satu nama diperebutkan. Yang dipertengkarkan bukan ajarannya, melainkan siapa yang berhak mengakui.
  • Allah menutup dengan pertanyaan apakah kalian tidak bernalar. Bukan tidak beriman. Yang diminta perhitungan sederhana tentang urutan zaman.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-h-l, k-t-b, h-j-j, n-z-l, b-'-d, '-q-l): tuhaajjuun diterjemahkan 'berhujah' (keluarga-hujah); 'afalaa ta'qiluun diterjemahkan 'tidakkah kalian BERNALAR' (putaran 74, bukan terjemahan lain 'mengerti'); ahl al-kitaab diterjemahkan 'Ahli Kitab'.