وَدَّتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يُضِلُّونَكُمْ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
Segolongan Ahlulkitab ingin sekiranya mereka dapat menyesatkan kalian, padahal mereka tidak menyesatkan kecuali diri mereka sendiri, dan mereka tidak menyadari.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَدَّتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يُضِلُّونَكُمْ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَwaddat thaa'ifatun min ahli l-kitaabi law yudhilluunakum wa-maa yudhilluuna illaa anfusahum wa-maa yasy'uruunasegolongan Ahlulkitab ingin sekiranya mereka dapat menyesatkan kalian, padahal mereka tidak menyesatkan kecuali diri mereka sendiri, dan mereka tidak menyadari
Terjemahan per kata (13 kata)
- وَدَّتْwaddatmenginginkan
- طَائِفَةٌthaa'ifatunsegolongan
- مِنْmindari
- أَهْلِahlikalangan
- الْكِتَابِl-kitaabiKitab
- لَوْlawsekiranya
- يُضِلُّونَكُمْyudhilluunakummereka menyesatkan kalian
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يُضِلُّونَyudhilluunamereka menyesatkan
- إِلَّاillaakecuali
- أَنْفُسَهُمْanfusahumdiri mereka sendiri
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يَشْعُرُونَyasy'uruunamenyadari
Inti bacaan
Peringatan bahwa upaya 'menyesatkan' orang lain sebenarnya 'hanya menyesatkan diri mereka sendiri', tindakan jahat terhadap orang lain berbalik merugikan pelakunya sendiri, meski mereka 'tidak sadar'. Konkretnya: upaya merugikan atau menyesatkan orang lain seringkali memiliki efek bumerang yang tidak disadari pelakunya, kerusakan moral yang ditimbulkan pada diri sendiri saat berusaha merusak orang lain adalah konsekuensi tersembunyi yang layak direnungkan.
Tafsiran
Ayat ini mengungkap keinginan tersembunyi segolongan Ahlulkitab untuk menyesatkan orang-orang beriman, padahal tanpa disadari mereka hanya menyesatkan diri mereka sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka ingin menyesatkan kalian, padahal mereka tak menyesatkan kecuali diri sendiri. Sasarannya berbalik. Usaha itu mengenai yang mengerjakannya.
- Yang Allah sebut segolongan, bukan semuanya. Ketelitian itu dijaga. Kecaman yang menyebutkan sendiri batasnya tak bisa dipakai menuduh sembarang orang.
- Penutupnya menyebut mereka tidak menyadari. Bukan sengaja merugikan diri. Yang paling menyulitkan bukan kerugiannya, melainkan bahwa ia tak terasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
verba wadda (cabang 'ingin') = pemakaian diteruskan terjemahan lain; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; lih. kerangka utk dua-cabang akar. Konvensi wdd: waduud diterjemahkan 'penyayang' (takrif 'Sang Penyayang' 85:14); mawaddah/wudd diterjemahkan 'rasa sayang'; yuwaadduuna diterjemahkan 'saling menyayangi'; wadda (ingin) diterjemahkan pemakaian diteruskan (cabang keinginan); Wadd 71:23=nama. Registri kolisi kasih: pengasih=rahiim, penyayang=waduud, iba=ra'uuf, rahmat=rahmah, cinta=h-b-b (belum dibedah), sayang=w-d-d.