يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Wahai Ahlulkitab, mengapa kalian mencampuradukkan yang hak dengan yang batil dan kalian menyembunyikan kebenaran, padahal kalian mengetahui?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَyaa ahla l-kitaabi lima talbisuuna l-haqqa bi-l-baatili wa-taktumuuna l-haqqa wa-antum ta'lamuunawahai Ahlulkitab, mengapa kalian mencampuradukkan yang hak dengan yang batil dan kalian menyembunyikan kebenaran, padahal kalian mengetahui
Catatan pilihan kata (ringkas)
C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..
Aplikasi
Kritik 'mencampuradukkan yang hak dengan yang batil' menyoroti strategi manipulasi yang lebih licik daripada kebohongan terang-terangan, mencampur kebenaran dan kepalsuan agar sulit dibedakan. Konkretnya: kewaspadaan ekstra dibutuhkan terhadap klaim yang mencampur fakta benar dengan distorsi (bukan kebohongan murni), jenis manipulasi ini lebih sulit dideteksi karena sebagian isinya memang benar.