وَقَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمِنُوا بِالَّذِي أُنْزِلَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَجْهَ النَّهَارِ وَاكْفُرُوا آخِرَهُ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Dan segolongan dari Ahlulkitab berkata, “Berimanlah kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang yang beriman pada awal siang, dan ingkarlah pada akhirnya, agar mereka kembali,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَقَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمِنُوا بِالَّذِي أُنْزِلَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَجْهَ النَّهَارِ وَاكْفُرُوا آخِرَهُ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَwa-qaalat thaa'ifatun min ahli l-kitaabi aaminuu bi-lladzii unzila 'alaa lladziina aamanuu wajha n-nahaari wa-kfuruu aakhirahu la'allahum yarji'uunadan segolongan dari Ahlulkitab berkata, berimanlah kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang yang beriman pada awal siang, dan ingkarlah pada akhirnya, agar mereka kembali
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَقَالَتْwa-qaalatdan ia berkata
- طَائِفَةٌthaa'ifatunsegolongan
- مِنْmindari
- أَهْلِahlikalangan
- الْكِتَابِl-kitaabiKitab
- آمِنُواaaminuuberimanlah kalian
- بِالَّذِيbi-lladziidengan yang
- أُنْزِلَunziladiturunkan
- عَلَى'alaaatas
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- وَجْهَwajhawajah
- النَّهَارِn-nahaarisiang
- وَاكْفُرُواwa-kfuruudan kafirlah kalian
- آخِرَهُaakhirahuakhirnya
- لَعَلَّهُمْla'allahumagar mereka
- يَرْجِعُونَyarji'uunakembali
Inti bacaan
Strategi licik: 'berimanlah di awal, ingkarlah di akhir, agar mereka (yang lain) ikut kembali', taktik psikologis memanfaatkan kesan awal untuk mempengaruhi orang lain menuju keraguan. Konkretnya: waspadai taktik manipulasi sosial yang memanfaatkan kredibilitas awal untuk menyebarkan keraguan kemudian, pola 'mendukung lalu menarik dukungan secara strategis' adalah bentuk pengaruh negatif yang perlu dikenali.
Tafsiran
Ayat ini mengungkap taktik licik segolongan Ahlulkitab: berpura-pura beriman pada pagi hari lalu murtad pada sore hari, dengan harapan orang-orang beriman ikut goyah dan kembali kepada kekufuran.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam rencana itu sampai ke jadwal harinya. Awal siang dan akhirnya. Kelicikan itu disebut sedetail itu.
- Maksud yang mereka sebut agar mereka kembali. Bukan agar kami menang. Sasarannya keyakinan orang lain, bukan kemenangan sendiri.
- Allah merekam mereka merancang berpura-pura beriman. Iman dijadikan alat. Yang dipakai menyerang justru bentuk luar dari yang diserang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, t-w-f, a-h-l, k-t-b, a-m-n, n-z-l, w-j-h, n-h-r, k-f-r, a-kh-r, r-j-'): taa'ifah diterjemahkan 'segolongan'; wajh an-nahaar diterjemahkan 'awal siang'; kafara diterjemahkan 'ingkar'. gloss '(pada kekufuran)' dibuang.