خَالِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ

kekal di dalamnya; azab tidak diringankan bagi mereka, dan mereka tidak diberi penangguhan,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. خَالِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَkhaalidiina fiihaa laa yukhaffafu 'anhumu l-'adzaabu wa-laa hum yunzharuunakekal di dalamnya, azab tidak diringankan bagi mereka, dan mereka tidak diberi penangguhan

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. خَالِدِينَkhaalidiinakekal
  2. فِيهَاfiihaadi dalamnya
  3. لَاlaatidak
  4. يُخَفَّفُyukhaffafudiringankan
  5. عَنْهُمُ'anhumudari mereka
  6. الْعَذَابُl-'adzaabuazab
  7. وَلَاwa-laadan tidak pula
  8. هُمْhummereka
  9. يُنْظَرُونَyunzharuunadiberi penangguhan

Inti bacaan

Penangguhan tidak diberikan ('tidak diringankan. tidak diberi penangguhan') bagi yang tetap dalam kekufuran, penekanan pada batas waktu kesempatan yang tidak berlaku selamanya. Konkretnya: kesempatan untuk berubah memang berharga tapi tidak abadi, pengingat untuk tidak menunda perbaikan diri dengan asumsi kesempatan akan selalu tersedia.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan gambaran balasan: kekal dalam laknat tersebut, tanpa keringanan azab maupun penangguhan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua pintu yang tertutup: diringankan dan ditangguhkan. Bukan dikurangi. Bukan ditunda.
  • Kekekalannya disebut lebih dahulu. Lamanya sudah berat. Yang menyusul membuatnya lebih berat.
  • Kalimatnya menyambung dari ayat sebelumnya. Allah tidak memulai kalimat baru. Rinciannya melanjutkan vonisnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar kh-l-d, kh-f-f, '-dz-b, n-zh-r): yunzharuun diterjemahkan 'diberi penangguhan'. Selaras.