إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِمْ مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوِ افْتَدَىٰ بِهِ ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan mati sedang mereka masih kufar, maka sekali-kali tidak akan diterima dari seorang pun di antara mereka sepenuh bumi emas, sekiranya ia menebus diri dengannya. Mereka itulah yang bagi mereka azab yang pedih, dan tidak ada bagi mereka penolong.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِمْ مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوِ افْتَدَىٰ بِهِinna lladziina kafaruu wa-maatuu wa-hum kuffaarun fa-lan yuqbala min ahadihim mil'u l-ardhi dzahaban wa-lawi ftadaa bihisesungguhnya orang-orang yang kufur dan mati sedang mereka masih kufar, maka sekali-kali tidak akan diterima dari seorang pun di antara mereka sepenuh bumi emas, sekiranya ia menebus diri dengannya
- أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَulaa'ika lahum 'adzaabun aliimun wa-maa lahum min naashiriinamereka itulah yang bagi mereka azab yang pedih, dan tidak ada bagi mereka penolong
Terjemahan per kata (24 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- وَمَاتُواwa-maatuudan mati
- وَهُمْwa-humdan mereka
- كُفَّارٌkuffaarunorang-orang kufar
- فَلَنْfa-lanmaka tidak akan
- يُقْبَلَyuqbaladiterima
- مِنْmindari
- أَحَدِهِمْahadihimsalah seorang mereka
- مِلْءُmil'usepenuh
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- ذَهَبًاdzahabanemas
- وَلَوِwa-lawidan sekiranya
- افْتَدَىٰftadaamenebus
- بِهِbihidengannya
- أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
- لَهُمْlahumbagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنْmindari
- نَاصِرِينَnaashiriinapara penolong
Inti bacaan
Peringatan bahwa 'sepenuh bumi emas' tidak akan diterima sebagai tebusan bagi yang mati dalam kekufuran, kekayaan materi, sebesar apa pun, tidak bisa membeli pengampunan atau membalikkan konsekuensi spiritual. Konkretnya: kekayaan dan sumber daya material memiliki batas jelas dalam menyelesaikan masalah, beberapa hal (integritas, hubungan yang rusak, konsekuensi moral) tidak bisa dibeli kembali dengan uang sebanyak apa pun.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa bagi orang yang mati dalam keadaan kufur, tidak ada tebusan sebesar apa pun, bahkan sepenuh bumi emas, yang dapat diterima; azab pedih menanti tanpa penolong.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut ukurannya sepenuh bumi emas. Bukan sekadar banyak. Jumlah yang tak terbayangkan pun ditolak sebelum sempat ditawarkan.
- Syaratnya mati sedang mereka masih kufar. Bukan pernah kufur. Yang menentukan keadaan pada saat terakhir, bukan sepanjang hidup.
- Allah menutup dengan tak ada penolong bagi mereka. Sesudah menolak tebusan. Yang tak bisa dibeli juga tak bisa dimintakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-f-r, m-w-t, q-b-l, a-h-d, m-l-a, a-r-d, dz-h-b, f-d-y, '-dz-b, a-l-m, n-s-r): kaafir diterjemahkan 'ingkar'; iftadaa diterjemahkan 'menebus diri'; mil'u l-ard dhahaban diterjemahkan 'sepenuh bumi emas'. Selaras.