لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ
Kalian sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kalian menginfakkan sebagian dari apa yang kalian cintai. Dan apa pun yang kalian infakkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَlan tanaaluu l-birra hattaa tunfiquu mimmaa tuhibbuunakalian sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kalian menginfakkan sebagian dari apa yang kalian cintai
- وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌwa-maa tunfiquu min syay'in fa-inna llaaha bihi 'aliimundan apa pun yang kalian infakkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya
Terjemahan per kata (15 kata)
- لَنْlantidak akan
- تَنَالُواtanaaluukalian memperoleh
- الْبِرَّl-birrakebajikan
- حَتَّىٰhattaasampai
- تُنْفِقُواtunfiquukalian nafkahkan
- مِمَّاmimmaadari apa yang
- تُحِبُّونَtuhibbuunakalian mencintai
- وَمَاwa-maadan apa pun yang
- تُنْفِقُواtunfiquukalian nafkahkan
- مِنْmindari
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- بِهِbihipadanya
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
Inti bacaan
Kriteria kebajikan sejati: 'tidak akan memperoleh kebajikan sebelum menginfakkan sebagian yang kalian cintai', kedermawanan yang bernilai bukan dari sisa/kelebihan, melainkan dari yang benar-benar berharga bagi pemberinya. Konkretnya: kedermawanan sejati diukur dari kesediaan melepaskan sesuatu yang benar-benar bernilai bagi diri sendiri (waktu prioritas, harta yang dicintai), bukan sekadar memberi dari kelebihan yang tidak terlalu dirasakan kehilangannya.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa kebajikan sejati baru tercapai ketika seseorang menginfakkan sesuatu yang benar-benar dicintainya, bukan sekadar sisa, dan Allah mengetahui setiap infak yang dikeluarkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut kalian tak akan memperoleh kebajikan sebelum menginfakkan sebagian dari apa yang kalian cintai. Bukan dari yang berlebih. Yang diminta bukan jumlahnya, melainkan letaknya di hati.
- Kata yang dipakai sebagian. Bukan semua. Yang dituntut bukan melepaskan segalanya, melainkan melepaskan sesuatu yang benar-benar terasa.
- Penutupnya menyebut Dia mengetahui apa pun yang diinfakkan. Termasuk yang tak terlihat orang. Yang menenangkan pemberi diam-diam adalah kepastian bahwa ada yang tahu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').